POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 223
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L) Di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman
10 months ago
Armaferdi (Medan, 2025)

Armaferdi. NIRM. RPL.01.01.22.590. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat presentase penerimaan petani terhadap penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan dan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, Keterampilan dan sikap petani dalam rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung ( Zea mays.L) di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Alahan Mati Hilia Kecamatan Simpang Alahan Mati pada akhir bulan Oktober sampai dengan akhir bulan Desember 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner yang telah mengalami uji validitas dan reliabilitas dengan jenis pengkajian deskripitif kuantitatif dan analisis data menggunakan skala likert setelah pelaksanaan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian meliputi beberapa potensi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan adalah anggota kelompoktani yang membudidayakan jagung yang terdiri dari 6 kelompoktani dengan populasi sebanyak 240 orang dan sampel yang didapat sebanyak 70 orang dengan sistem propotional random sampling. Tingkat persentase penerimaan, sasaran sebesar 90,16%, materi sebesar 90,71%, metode sebesar 90,12%, Media sebesar 90,13%, volume sebesar 90,07%, lokasi sebesar 90,77%, waktu sebesar 90,01% dan sebesar 89,77%. Rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung di Kecamatan Simpang Alahan Mati mendapatkan skor rata-rata 90,25% dengan kriteria sangat efektif untuk diterapkan di lapangan.

2025-10-21 08:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari Di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
10 months ago
Amlis (Medan, 2025)

Amlis. NIRM: RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni wanita tani yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita tani dalam pemanfaatan pekarangan lestari sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan pekarangan lestari”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 81,07%, 82,20%, 80,79%, 82,99%, 84,79%, 83,49%,82,25%, 78,87%, dan 80,77%

2025-10-21 08:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun
11 months ago
Serephia Natalie Hutasoit (Medan, 2025)

Serephia Natalie Hutasoit, NIRM. 01.01.21.264. Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah sesuai dengan prinsip SMART dan ABCD di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (3) menganalisis penetapan sasaran penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial dan ekonomi di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (5) mengetahui jumlah petani yang melaksanakan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) identifikasi potensi wilayah menggunakan metode RRA menunjukkan terdapatnya limbah tongkol jagung yang tidak dimanfaatkan, (2) tujuan penyuluhan untuk meningkatkan sikap petani membuat dan mengaplikasikan biochar di lahan usaha tani jagung dalam satu musim tanam sesuai anjuran awalnya 15 orang (26%) menjadi 20 orang (35,09%), (3) sasaran penyuluhan yaitu pengurus kelompok tani yang melakukan budidaya tanaman jagung, (4) hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Purba sebesar 83,42% dan kriteria sangat efektif, (5) jumlah petani yang melakukan pembuatan dan pengaplikasian biochar yaitu sebanyak 20 orang (35,09%). 

2025-10-15 04:10:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang Pada Petani Bengkuang
11 months ago
Putri Fadillah Muthmainah (Medan, 2025)

Putri Fadillah Muthmainah, Nirm 01.01.21.256. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji formulasi soft cookies tepung bengkuang terbaik yang dapat diterima responden. (2) Mengkaji persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan soft cookies tepung bengkuang. (3) Mendesain rancangan penyuluhan pembuatan soft cookies tepung bengkuang tervalidasi. Penelitian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung bengkuang terhadap mutu soft cookies yang terdiri dari 5 perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2024 sampai dengan Juli 2025. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data pada uji kadar air menggunakan uji anova dengan software SPSS 26 serta dilakukan uji organoleptik kepada 20 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil terbaik dari pembuatan soft cookies tepung bengkuang ada pada perlakuan P2 dengan konsentrasi tepung terigu 75% dan tepung bengkuang 25%. (2) Persepsi petani terhadap inovasi pembuatan soft cookies tepung bengkuang, masyarakat belum mengetahui inovasi olahan dari bengkuang ini dan menilai inovasi ini sebagai suatu pengembangan baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan baik bagi petani maupun konsumen. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang sebesar 79,3% dan tergolong sangat efektif.

2025-10-07 08:10:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Kerupuk Kentang (Solanum Tuberosum L.) Di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
11 months ago
Izati Rida (Medan, 2025)

Izati Rida. Nirm 01.01.21.212. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Kerupuk Kentang Di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah 1.) Mengetahui cara pembuatan kerupuk kentang yang baik dan efektif. 2.) Mengetahui tingkat persepsi petani terhadap pembuatan kerupuk kentang di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. 3.) Membuat desain rancangan penyuluhan pembuatan kerupuk kentang di Kecamatan Bukit Kabupaten bener Meriah. Pengkajian teknis mengunakan metode eksperimental yang mana untuk mengukur formulasi yang terbaik dalam pembuatan kerupuk kentang yang mana terdiri dari 3 perlakukan dan untuk pengujian teknis nya yaitu ada Uji Kadar Air, Uji Daya Kembang, dan Uji Organoleptik. Kajian penyuluhan menggunakan metode kualitatif sederhana, snowball dengan melakukan observasi dan dokumentasi. Pengkajian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2025. Hasil dari pengkajian ini menunjukan bahwa 1.) konsentrasi terbaik dalam pembuatan kerupuk kentang adalah pada perlakukan 1 dengan komposisi 50% kentang dan 45% tepung tapioka dan 5% bahan lainnya. 2.) tingkat persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan kerupuk kentang yang diperoleh dengan melalui wawancara kepada key informan yaitu inovasi teknologi pembuatan kerupuk kentang ini efektif dan dapat diterima serta dipahami oleh petani yang di Kecamatan Bukit. 3.) Hasil validasi menunjukan bahwa tingkat keefektifan rancangan penytuluhan di Kecamatan Bukit sebesar 90,44% dan tergolong sangat efektif. 

2025-10-07 08:10:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Keripik Singkong Simulasi Andaliman
11 months ago
Primakanda, Fadhilah (Medan, 2025)

Fadhilah Primakanda, NIRM. 01.01.21.209. Singkong merupakan komoditas pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bumbu andaliman terhadap kualitas dari keripik singkong simulasi, untuk mengetahui persepsi petani terhadap pembuatan keripik singkong simulasi andaliman, dan untuk merancang penyuluhan tentang pembuatan keripik singkong simulasi andaliman yang tervalidasi. Penelitian ini terdiri dari kajian teknis, analisis persepsi petani terhadap inovasi, dan validasi rancangan penyuluhan. Kajian teknis menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan konsentrasi bubuk andaliman (1,5%, 2%, dan 2,5%) dan dilakukan pengujian kadar air serta uji organoleptik. Analisis persepsi dilakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan reduksi data. Validasi rancangan penyuluhan dilakukan menggunakan skala likert dengan lima alternatif jawaban yaitu sangat tidak afektif, tidak efektif, sedang, efektif, dan sangat efektif. Penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi bubuk andaliman terbaik diperoleh pada konsentrasi 2% yang memiliki cita rasa dan mutu paling disukai panelis. Persepsi terhadap inovasi pembuatan keripik singkong simulasi andaliman tergolong dapat diterima dengan positif. Hasil validasi rancangan penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan tergolong efektif. 

2025-10-07 08:10:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) di Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu
11 months ago
Iskandar Widayanto (Medan, 2025)

Iskandar Widayanto, Nirm 01.01.22.604. Rancangan penyuluhan pertanian penerapan pemupukan berimbang pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt). Kajian ini bertujuan untuk merancang suatu penyuluhan pertanian yang sesuai dengan kondisi lokal guna meningkatkan pemahaman dan praktik petani terkait pemupukan berimbang pada tanaman jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt) di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu pada bulan September sampai dengan Desember 2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya produktivitas jagung manis akibat penerapan pemupukan yang belum optimal oleh petani. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, dengan penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling. Rancangan penyuluhan yang disusun mencakup tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan ini diterima sangat baik oleh petani, dengan tingkat penerimaan mencapai 91,25% dan termasuk dalam kategori sangat efektif. Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui metode ceramah, diskusi kelompok, dan demonstrasi lapangan, didukung oleh media leaflet dan presentasi visual. Rancangan ini diharapkan mampu mendorong petani untuk menerapkan prinsip pemupukan berimbang 5T (tepat jenis, dosis, waktu, cara, dan tempat) secara konsisten demi mendukung peningkatan produktivitas serta keberlanjutan budidaya jagung manis.

2025-10-07 07:10:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tumpang Sari Padi Gogo (Oryza Sativa) Dengan Pisang Barangan (Musa Acuminata Linn) Di Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun
1 year ago
Sarpidin Simangunsong (Medan, 2025)

Sarpidin Simangunsong NIRM. RPL.01.01.22.627. Jurusan Pertanian Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan.” Rancangan Penyuluhan Pertanian Tumpang Sari Padi Gogo (Oryza sativa) dengan Pisang Barangan (Musa acuminata Linn) di Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang kegiatan penyuluhan tentang tumpang sari padi gogo dengan pisang barangan (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Raya Kahean untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan tumpang sari padi gogo dengan pisang barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara terhadap petani dan data sekunder yang dikumpulkan dari pihak ketiga atau literatur terdahulu, sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Metode yang digunakan yaitu ceramah diskusi dan demonstrasi cara, dan untuk media yang digunakan yaitu berupa leaflet, volume penyampaian materi dilaksanakan sebanyak 1 kali pertemuan, lokasi pelaksanaan dilakukan di rumah ketua poktan yang memiliki lahan padi gogo dan pisang barangan, waktu pelaksanaan penyuluhan dilakukan sekitar jam 09.00 WIB s/d 11.00 WIB, dan biaya penyuluhan pertanian berkisan Rp. 200.000. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan tugas akhir, tingkat kesesuaian dari rancangan penyuluhan yang dilakukan maka hasilnya adalah sebagai berikut untuk sasaran penyuluhan sebesar 83,59%, materi penyuluhan sebesar 81,69%, metode penyuluhan sebesar 84,67%, media penyuluhan sebesar 89,22%, volume penyuluhan sebesar 86,44%, lokasi penyuluhan sebesar 88,81%, waktu penyuluhan sebesar 88,40%, biaya penyuluhan sebesar 86,84%, dan pelaksana penyuluhan pertanian 84,54%. 

2025-09-10 02:09:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Kebutuhan Sayur Keluarga Tani Di Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu
1 year ago
Muhamad Nijam (Medan, 2025)

Muhamad Nijam. NIRM. RPL.01.01.22.616.”Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Kebutuhan Sayur Keluarga Tani Di Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang kegiatan penyuluhan (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Kabun untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Kebutuhan Sayur Keluarga Tani Di Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu pada bulan September-februari 2025. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara terhadap petani dan data sekunder yang dikumpulkan dari pihak ketiga atau literatur terdahulu, sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan tugas akhir, tingkat kesesuaian dari rancangan penyuluhan yang dilakukan maka hasilnya adalah sebagai berikut penerimaan petani terhadap tujuan penyuluhan tergolong sangat efektif (96,31%), Sasaran penyuluhan tergolong sangat efektif (97,15%), Materi penyuluhan tergolong sangat efektif (95,31%), Metode penyuluhan tergolong sangat efektif (91,92%), Media penyuluhan tergolong sangat efektif ( 93,54%), Volume penyuluhan tergolong sangat efektif ( 91,85%), Lokasi penyuluhan tergolong sangat efektif (90,92%), Waktu penyuluhan tergolong sangat efektif (92,31%), Biaya penyuluhan tergolong sangat efektif (92,23%).

2025-09-10 01:09:05 admin@polbangtanmedan.ac.id