POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 42
Sikap Petani Terhadap Inovasi Pengolahan Lidi Kelapa Sawit Di Kecamatan Rengat Barat
2 weeks ago
Maulana, Mhd Iqbal (Medan, 2022)

Mhd. Iqbal Maulana, Nirm. 01.02.18.024. Sikap Petani Terhadap Inovasi Lidi Kelapa

Sawit di Kecamatan Rengat Barat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat

sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit dan untuk mengkaji faktorfaktor

yang mempengaruhi sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu pada

bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini

adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode

menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya,

sementara metode analisis data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat sikap petani terhadap inovasi pengolahan

lidi kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu berada pada

katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 86,7%. Secara simultan variabel umur

(X1), Pendidikan (X2), kekosmopolitan (X3), harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5)

berpengaruh secara simultan terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi

kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat. Sedangkan secara partial variabel umur (X1),

harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5) berpengaruh terhadap sikap petani terhadap

inovasi pengolahan lidi kelapa sawit. Variabel pendidikan (X2), dan kekosmopolitan

(X3) tidak berpengaruh terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa

sawit di Kecamatan Rengat Barat.

2026-02-12 09:02:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Petani Terhadap Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt) Jagung Di Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman
1 month ago
Hayati Helmi (Medan, 2025)

Helmi Hayati, NIRM: 01.01.22.552 Sikap Petani Terhadap Penerapan Pengelolaan

Tanaman Terpadu (PTT) Jagung di Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung.

Pengkajian ini bertujuan (1) Untuk menganalisis sikap petani terhadap penerapan

Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) jagung di Nagari Aie Tajun Kecamatan

Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor

yang mempengaruhi sikap petani terhadap penerapan Pengelolaan Tanaman

Terpadu (PTT) jagung di Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten

Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Nagari Aie Tajun Kecamatan

Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman pada bulan Mei 2024. Metode

pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner

yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data

menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengakjian

menunjukkan bahwa : (1) Tingkat Sikap Petani Terhadap Penerapan Pengelolaan

Tanaman Terpadu (PTT) Jagung di Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung

termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar

(72,64%). (2) Secara bersamaan (simultan) variabel Pendidikan Formal (X2),

Pendidikan non Formal (X3), Peran Penyuluh (X5), Ketersediaan Sarana dan

Prasarana (X6) memiliki dampak yang signifikan terhadap Sikap Petani Terhadap

Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Jagung di Nagari Aie Tajun

Kecamatan Lubuk Alung, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar

(6,209) yang melibihi F tabel (2,21). Secara individual (parsial), variabel

Pendidikan Formal (X2) nilai T hitung (3,054) yang melibihi T tabel (1,662),

Pendidikan non Formal (X3) T hitung (2,152) yang melibihi T tabel (1,662) , Peran

Penyuluh (X5) T hitung (2,551) yang melibihi T tabel (1,662), Ketersediaan Sarana

dan Prasarana (X6) T hitung (3,198) yang melibihi T tabel (1,662) Sikap Petani

Terhadap Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Jagung di Nagari Aie

Tajun Kecamatan Lubuk Alung. Dengan persamaan regresi Y =18.948 - 0.142X1

+ 0.091X2 + 0.021X3 - 0.100X4 + 0.054X5 + 0.148X6+ e

dan nilai R Square sebesar 0,679.

2026-02-02 02:02:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
1 month ago
Tampubolon, Sarah Cecilia (Medan, 2024)

Sarah Cecilia Tampubolon, Nirm 01.02.20.189. Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji sikap pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika yaitu 80,01 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun dalam pada penerapan Good Agriculture Practice (GAP) pada tanaman kopi arabika terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun diperoleh persamaan berikut Y = 198.610 -0,619X1 + 0,117X2 + 0,603X3 + 4,507X4 + 0,158X5 + 0,752X6 + 1,372X7. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor umur, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersedian sarana dan prasarana, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

2026-01-23 09:01:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Strategi Pengembangan Regenerasi Petani Milenial Di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat
4 months ago
Putri, Dona (Medan, 2025)

Dona Putri, Nirm. 01.01.21.207. Strategi Pengembangan Regenerasi Petani Milenial di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi regenerasi petani milenial di Kecamatan Lembah Gumanti. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi selama Maret–Mei 2025. Analisis menggunakan skala Likert, regresi linear berganda, dan SWOT. Hasil regresi berganda menunjukkan persamaan Y = 4,679 + 0,157X1 + 0,110X2 + 0,127X3 + 0,154X4 + 0,096X5 + 0,317X6 + e. Secara simultan, seluruh variabel (motivasi, pendapatan, modal, pelatihan, akses teknologi, dan peran lembaga) berpengaruh terhadap strategi regenerasi. Namun, secara parsial hanya motivasi, pelatihan, akses teknologi, dan peran lembaga yang signifikan, sedangkan pendapatan dan modal tidak berpengaruh nyata. Strategi pengembangan yang dihasilkan meliputi pemanfaatan teknologi dan media sosial, peningkatan pelatihan dan akses informasi, pengaktifan kelompok tani milenial, serta penguatan citra petani sebagai profesi modern. Strategi prioritas adalah optimalisasi teknologi dan media sosial dalam usaha tani dengan dukungan lembaga terkait, seperti Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta program Kementerian Pertanian. Kelompok tani milenial juga berperan sebagai wadah sosialisasi, pertukaran informasi, dan akses inovasi. 

2025-10-15 02:10:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Petani Terhadap Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu ( Ptt) Padi Sawah Di Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman
4 months ago
Harun, Edi Murfi (Medan, 2023)

Edi Murfi Harun. Nirm. RPL 010121378. Sikap Petani terhadap Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah di Kecamatan 2 × 11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian bertujuan (1) Untuk mengetahui sikap petani terhadap penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah di Kecamatan 2 × 11 Enam Lingkung Kabupaten Pariaman, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah di Kecamatan 2 × 11 Enam Lingkung Kabupaten Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan 2 × 11 Enam Lingkung Kabupaten Pariaman pada bulan Februari 2023 sampai dengan selesai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingka l t sika l p peta l ni terha l da l p penera l pa l n teknologi m n 2 x 11 Ena l ta l ma l h di Keca l wa l di sa l du (PTT) pa l n Terpa l ma l na l n Ta l a l Pengelola l ng terma l r 77,97 % ya l n sebesa l ma l ria l ng Pa l da l ten Pa l bupa l Lingkung Ka l ka l la l suk keda l m tegori tinggi. Persamaan regresi linear berganda yang menunjukkan pengaruh faktor Umur Petani, Tingkat Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pengalaman Berusahatani, Kekosmopolitan, Peranan Penyuluh, dan Ketersediaan Sarana Produksi yaitu Y = 11,400 – 0,011X1 + 0,067X2 + 0,163X3 – 0,140X4 + 0,014X5 + 0,027X6 + 0,101X7+ e

2025-10-14 04:10:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Petani Dalam Melakukan Pengendalian Gulma Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
6 months ago
Syahiruddin (Medan, 2024)

Syahiruddin, Nirm. RPL. 01.02.22.393, Sikap Petani dalam Melakukan Pengendalian Gulma pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat sikap petani dalam melakukan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan dan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani dalam melakukan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sebelumnya metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sikap petani dalam melakukan pengendalian gulma pada tanaman tanaman kelapa sawit belum menghasilkan berada dalam kategori tinggi (80,79%). Selanjutnya hasil analisis linear berganda menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap sikap petani yaitu pendidikan formal, pengalaman, luas lahan, dan peran penyuluh, sedangkan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap petani dalam melakukan pengendalian gulma pada tanaman tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di lokasi penelitian.  

2025-08-29 06:08:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Terhadap Penerapan Pruning ( Penunasan ) Tanaman Kelapasawit (Elais Guineensi Jacq) Di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan
8 months ago
Musliadi 295 (Medan, 2023)

Musliadi, Nirm: RPL. 01. 02. 21. 295, Sikap Pekebun Terhadap Penerapan Pruning (Penunasan) Tanaman Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) Di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengkaji Sikap Pekebun terhadap Penerapan Pruning (penunasan) Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan dan Untuk mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi Sikap Pekebun terhadap Penerapan Pruning (penunasan) Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan. Peneltian ini dilaksanakan di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten aceh selatan pada bulan april sampai dengan juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara menggunakan kuisoner yang telah diuji validitas dan reabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Jumlah sampel dalam peneltian ini adalah 58 orang yang ditentukan dengan purposive sampling dari pekebun yang tergabung dalam kelompok tani kelapa sawit dengan luas lahan yang bervariasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sikap Pekebun Terhadap Penerapan Pruning (Penunasan) Tanaman Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) Di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan berada pada katagori tinggi (81,3%), sementara hasil analisis korelasi linier berganda terdapat faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sikap Pekebun Terhadap Penerapan Pruning (Penunasan) Tanaman Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) di Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan adalah Pengalaman dengan nilai t hitung (3,142) > t tabel (1,675), Pendapatan dengan nilai t hitung (2,311) > t tabel (1,675), Luas Lahan dengan nilai t hitung (2,085) > t tabel (1,675), Lingkungan Masyarakat dengan nilai t hitung (1,876) > t tabel (1,675), Peran Penyuluh dengan nilai t hitung (2,559) > t tabel (1,675) dan Peran Kelompok Tani dengan nilai t hitung (2,807) > t tabel (1,675).

2025-06-24 01:06:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Strategi Entrepreneur Dalam Mempertahankan Eksistensi Coffee Shop Pada Masa Covid- 19 Di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Pulungan, Haniful Pasca (Medan, 2022)

Haniful Pasca Pulungan, Nirm 01.02.18.050. Strategi Entrepreneur Dalam Mempertahankan Eksistensi Coffee Shop Pada Masa Covid-19 di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat eksistensi coffee shop pada masa Covid-19, mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi strategi entrepreneur dalam mempertahankan eksistensi coffee shop pada masa Covid-19, dan strategi entrepreneur dalam mempertahankan eksistensi coffee shop pada masa Covid-19 di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 40 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat eksistensi coffee shop pada masa Covid-19 menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi eksitensi coffee shop pada masa Covid-19 menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat eksistensi coffee shop pada masa Covid-19 di Kecamatan Sidikalang sebesar 92,3% dan dikategorikan sangat tinggi. Selanjutnya secara simultan ada pengaruh signifikan variabel-variabel bebas (produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, dan lingkungan fisik) terhadap variabel terikat (eksistensi coffee shop). Selanjutnya secara parsial (produk, harga, promosi, lokasi, dan orang) berpengaruh nyata terhadap (eksistensi coffee shop). Sedangkan proses, dan lingkungan fisik tidak berpengaruh terhadap eksistensi coffee shop. Selanjutnya Strategi yang dilakukan pengusaha coffee shop pada masa Covid-19 yaitu melakukan inovasi baru dalam membuat produk nya, melakukan penjualan produk secara online di berbagai platform dan juga sosial media, melakukan sistem take away untuk mempermudah konsumen dalam melakukan pembelian, mempersingkat shift operasional kerja karyawan.

2025-02-07 08:02:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Tampubolon, Sarah Cecilia (Medan, 2024)

Sarah Cecilia Tampubolon, Nirm 01.02.20.189. Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji sikap pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika yaitu 80,01 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun dalam pada penerapan Good Agriculture Practice (GAP) pada tanaman kopi arabika terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun diperoleh persamaan berikut Y = 198.610 -0,619X1 + 0,117X2 + 0,603X3 + 4,507X4 + 0,158X5 + 0,752X6 + 1,372X7. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor umur, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersedian sarana dan prasarana, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. 

2025-01-21 02:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Monika Sales (Medan, 2023)

Sales Monika Br Simanjuntak, NIRM. 01.01.19.125 Sikap Pekebun Dalam Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah Mengkaji sikap pekebun dalam penggunaan pupuk organik pada tanaman kelapa sawit. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pekebun dalam penggunaan pupuk organik pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara bulan April sampai juli 2023. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk mengetahui sikap pekebun, digunakan teknik penentuan skor Skala Likert dan interval Selanjutnya faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pekebun digunakan model analisis regresi linear berganda yaitu Y = 45,219+ 0,321 X1 + 0,396 X2 – 0,053 X3 - 0,089 X4 + 0,479 X5. Hasil pengkajian ini menunjukkan sikap pekebun dalam penggunaan pupuk organik pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara positif 87,24 persen. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan sikap pekebun dalam penggunaan pupuk organik pada tanaman kelapa sawit adalah Karakteristik petani (X1), Pengalaman Berusahatani (X2), dan Peran Penyuluh (X5)

2024-11-26 07:11:13 admin@polbangtanmedan.ac.id