POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 51
Sikap Petani Dalam Pengendalian Jamur Akar Putih (Rigidoporus Lignosus) Pada Tanaman Karet (Hevea Brassiliensis) Di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang
4 years ago
Windri Safitri (Medan, 2019)

Windri Safitri, NIRM. 01.4.3.15.0374, Sikap petani dalam pengendalian jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) pada tanaman karet (Hevea brassiliensis) di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sikap petani, untuk mengetahui tingkat faktorfaktor pembentuk sikap, dan untuk mengetahui hubungan antara faktor pembentuk sikap dan tingkat sikap dalam pengendalian jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) pada tanaman karet (Hevea brassiliensis). Pengkajian ini dilaksanakan pada wilayah Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 25 Maret-24 Mei 2019. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan pencatatan. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas pada kuisioner, serta uji hubungan dengan menggunakan skala likert. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat sikap petani dalam pengendalian jamur akar putih (Rigidoporus lignosus) pada tanaman karet (Hevea brassiliensis) dalam kategori tinggi yaitu 79,8 persen, hasil tingkat faktor internal pembentuk sikap petani dalam kategori sedang yaitu 51,2 persen dan hasil tingkat faktor eksternal pembentuk sikap petani dalam kategori tinggi yaitu 77,7 persen, sementara ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, pengalaman pribadi, ketersediaan saprodi, dan penyuluhan dalam tingkat sikap petani Dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman karet di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang.

2022-05-23 07:05:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Masyarakat Tentang Keamanan Pangan Produk Olahan Pertanian Di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat
4 years ago
Herman, Sri Wahyuni (Medan, 2021)

Sri Wahyuni Herman. NIRM 01.1.3.17.0607. Sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertania di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat adalah umur, pendidikan, pekerjaan, perilaku konsumsi, lingkungan masyarakat dan sosial budaya. Pengkajian ini bertujuan untuk bagaimana sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertanian. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat pada mulai Maret 2021 sampai dengan Mei 2021. Metode analisis yang digunakan yaitu skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh kemudian dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menggunakan analisis regresi linier. Diketahui hasil pengkajian menunjukkan bahwa sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertanian adalah sebesar 87,3% dengan kategori sangat tinggi. Secara parsial variabel yang berpengaruh nyata terhadap sikap masyarakat tentang keamanan pangan yaitu umu, pendidikan, dan pekerjaan sedangkan secara simultan variabel umur, pendidikan, pekerjaan, perilaku konsumsi, lingkungan masyarakat, dan sosial budaya berpengaruh nyata terhadap sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertanian di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

2022-04-26 02:04:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Masyarakat Terhadap Keamanan Pangan Produk Olahan Pertanian Di Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Duha, Selestinus Sandry Farma (Medan, 2021)

Selestinus Sandry Farma Duha, NIRM. 01.1.3.17.0567. Sikap Masyarakat terhadap Keamanan Pangan pada Produk Olahan Pertanian di Kabupaten Nias Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui bagaimana sikap masyarakat terhadap keamanan pangan produk olahan pertanian di Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. (2) Untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi sikap masyarakat terhadap keamanan pangan produk olahan pertanian di Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kabupaten Nias Selatan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2021. Metode pengkajian yang dilakukan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data yaitu penyebaran kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya dengan teknik wawancara. Untuk mengetahui sikap masyarakat digunakan teknik penentuan skor model likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sikap masyarakat digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan sikap masyarakat terhadap keamanan pangan produk olahan pertanian di Kabupaten Nias Selatan tergolong sangat Baik (82,87%). Faktor-faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap sikap masyarakat terhadap keamanan pangan produk olahan pertanian di Kabupaten Nias Selatan adalah Lingkungan dan Media Informasi sedangakan Pendidikan Pendapatan dan Sosial Budaya berpengaruh tidak nyata.

2022-04-20 02:04:53 admin@polbangtanmedan.ac.id
Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan Pada Masa Normal Baru (New Normal) Pasca Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Hayati, Indah (Medan, 2021)

Indah Haryati, Nirm 01.4.3.17.0554. Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pada Masa Normal Baru Pasca Pandemi Covid-19. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyuluhan dan Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pada masa normal baru pasca pandemi Covid-19. Pengkajian ini dilakukan di Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Populasi pada pengkajian ini berjumlah 122 orang penyuluh dengan sampel 55 orang penyuluh, jenis pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dan analisis SWOT. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa variabel yang digunakan berpengaruh 49,3% secara simultan, dengan persamaan regresi linear yakni Y = 4,538-0,98 X1+0,328X2+0,135X3+0,390X4-0,001X5+0,334X6+0,156X7, Uji lanjut menggunakan t-hitung yang menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh yaitu media penyuluhan, PSBB, metode penyuluhan dan sarana dan prasarana. Adapun strategi komunikasi yang digunakan adalah strategi SO (Strategi Agresif) yaitu memanfaatkan peluang untuk mengoptimalkan kekuatan.

2022-04-18 04:04:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Strategi Adaptasi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Perubahan Iklim Dalam Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit Di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat
4 years ago
Harahap, Andi Syahputra (Medan, 2021)

Strategi Adaptasi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Perubahan Iklim Dalam Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit Di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah Menganalisis strategi adaptasi pekebun kelapa sawit terhadap perubahan iklim dalam meningkatkan produksi kelapa sawit di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat dan menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi strategi adaptasi pekebun kelapa sawit terhadap perubahan iklim dalam meningkatkan produksi kelapa sawit di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat pada tanggal 29 April s/d 23 Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara dan pencatatan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, instrument menggunakan skala likert dan analisis data menggunakan Regresi Linerar Berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi pekebun kelapa sawit sebesar 86,3% tergolong sangat tinggi sementara hasil regresi linear berganda menyimpulkan bahwa secara simultan keseluruhan variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi adaptasi pekebun kelapa sawit. Secara parsial, pemahaman perubahan iklim (X1) dan pengalaman Bertani (X3) berpengaruh signifikan, sedangkan strategi adaptasi (X2) dan Peran Penyuluh (X4) tidak berpengaruh secara signifikan.

2022-02-07 02:02:01 admin@polbangtanmedan.ac.id