POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 34
Tingkat Adopsi Petani Menggunakan Tanaman Pelindung Terhadap Teknologi Budidaya Kopi (Coffea Sp) Di Kecamatan Sibanggor Kabupaten Mandailing Natal
3 years ago
Aulia, Riadoh (Medan, 2021)

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi petani menggunakan tanaman pelindung terhadap teknologi budidaya kopi (coffea sp) adalah pengalaman bertani dan peran penyuluh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung di Kecamatan Sibanggor Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung kopi (coffea sp) di Kecamatan Sibanggor Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sibanggor Kabupaten Mandailing Natal pada bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kusioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara itu untuk metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan tingkat adopsi petani menggunakan tanaman pelindung terhadap teknologi budidaya kopi (coffea sp) tinggi yaitu 76,85 persen, sementara itu hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi petani menggunakan tanaman pelindung terhadap teknologi budidaya kopi (coffea sp) diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 18.070 + 0,695 X1 + 0,142 X2 + -0,127 X3 + -0,050 X4 + 0,547 X5. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor tingkat adopsi petani menggunakan tanaman pelindung kopi (coffea sp) memiliki pengaruh yang signifikan bahwa dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2022-01-31 09:01:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Pengetahuan Pekebun Terhadap Pengendalian Hama Pbko Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Gultom, Veronika Sanjes (Medan, 2021)

Tingkat pengetahuan pekebun terhadap pengendalian hama PBKo pada tanaman kopi arabika. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pekebun dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan pekebun terhadap pengendalian hama PBKo. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan pekebun terhadap pengendalian hama PBKo ialah 58% dengan kategori sedang, sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= -11,111 + 0, 728X1 + 0,302X2 - 0,021X3 + 0,685X4 + 0,276X5 +0,304X6. Secara parsial variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap pengetahuan pekebun yaitu variabel pendidikan formal dan media informasi dan variabel yang berpengaruh nyata terhadap pengetahuan pekebun yaitu pendidikan nonformal, keaktifan kelompok tani dan peran penyuluh, sedangkan secara simultan variabel pendidikan formal, pendidikan nonformal, pengalaman berusahatani, media informasi, keaktifan kelompok tani dan peran penyuluh berpengaruh secara bersama-sama terhadap pengetahuan pekebun.

2022-01-28 09:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Keputusan Petani Dalam Penggunaan Benih Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Bersertifikat Di Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu
3 years ago
Efendi, Ifran (Medan, 2021)

Tingkat Keputusan Petani dalam Menggunakan Benih Kelapa Sawit Bersertifikat di Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengkaji tingkat keputusan petani dalam penggunaan benih kelapa sawit bersertifikat. Untuk mengkaji faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi petani dalam pengunaan benih kelapa sawit bersretifikat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis datanya menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat tingkat faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi tingkat keputusan petani dalam penggunaan benih kelapa sawit bersertifikat di Kecamatan Pondok Suguh dengan persentase 85,04% terletak pada kategori sangat tinggi, dimana nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (19,927>2,36). Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan mempengaruhi Tingkat keputusan petani dalam pengguanan benih kelapa sawit berertifikat di Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko ialah variabel harga benih, variabel pendapatan, variabel luas lahan dan variabel modal.

2022-01-28 04:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id