POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1221
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
21 hours ago
Saragih Tiarmaida (Medan, 2026)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
21 hours ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
21 hours ago
Nirdos (Medan, 2025)

Nirdos, Nirm RPL.01.01.22.569. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau (Acorus calamus L.) di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan pestisida nabati oleh petani di daerah tersebut, padahal jerangau merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa aktif seperti asaron yang efektif sebagai insektisida alami. Penyuluhan pertanian diposisikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan pengendali hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penyuluhan berbasis partisipatif. Sampel diambil dari 86 petani anggota kelompok tani menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi sebanyak 614 orang. Instrumen berupa kuesioner disusun berdasarkan indikator validitas dan reliabilitas. Penyuluhan dilaksanakan lima kali menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan media leaflet, benda nyata, dan kuesioner. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap berbagai komponen rancangan penyuluhan tergolong tinggi: tujuan (93%), sasaran (95%), materi (94%), metode (92%), media (90%), volume (89%), lokasi (91%), waktu (87%), biaya (88%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan diterima sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman petani mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model penyuluhan serupa pada wilayah lain yang memiliki potensi tanaman lokal dengan kandungan insektisida alami. 

2026-01-09 02:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Pertanian Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
21 hours ago
Yutenti Irma (Medan, 2025)

Irma Yutenti, Nirm: RPL 01.02.21.388. Studi ini mengkaji faktor-faktor yang memotivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk keperluan pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menilai motivasi petani di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian. (2) Tujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kapur IX antara Maret dan Juni 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari melakukan wawancara dan mendistribusikan kuesioner yang telah menjalani pengujian yang ketat untuk memastikan validitas dan keandalannya. Pendekatan analisis data melibatkan pemanfaatan skala likert dan regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota adalah 79,22%, yang termasuk dalam kategori tinggi, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian, sebagaimana ditentukan oleh analisis uji-t, adalah karakteristik petani dan peran penyuluh, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana tidak berdampak signifikan. Dengan persamaan regresi Y = 23,732 + 0,187 X1 + 0,403 X2 +0,083 X3 + e dan nilai R Square sebesar 0,748.  

2026-01-09 02:01:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
21 hours ago
Nafran Indra (Medan, 2025)

Indra Nafran. NIRM. RPL 01.01.22.603. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 83,38%, 83,79%, 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,88%%.

2026-01-09 02:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Unggul Berlabel Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Vii Koto Kabupaten Padang Pariaman
21 hours ago
Basri Hasan (Medan, 2025)

Hasan Basri, NIRM. RPL. 01.01.22.601. Pengkajian yang saya lakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah (Oriza sativa L.) di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di nigari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto pada bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Januari 2025 dengan menggunakan metode pengumpulan data secara wawancara dan kuesioner yang sudah diuji Validitas dan Reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala linkert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yang terdiri dari anggota kelompok tani sebagai petani padi sawah yang sesuai keriteria yaitu petani padi sawah yang terdapat pada 6 kelompok tani dengan jumlah populasi sebanyak 245 orang maka didapatkan sampel sebanyak 38 orang dengan metode random sampling. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan dan sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,47 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,1 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan nilai skor rata-rata 89,1 % atau sangat efektif untuk diterapkan. 

2026-01-09 02:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Hortikultura Di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara
21 hours ago
Manalu, Anny Nerawat (Medan, 2025)

Anny Nerawaty Manalu, NIRM: RPL.01.01.22.540, Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara. Tugas Akhir. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. 2024. Alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain seperti perkebunan, pemukiman, dan fasilitas umum merupakan fenomena yang semakin marak terjadi khususnya di Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif dalam mengatasi permasalahan alih fungsi lahan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Pengkajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuisioner dibantu software SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barus yakni Kelurahan Padang Masiang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Subjek penelitian adalah 53 petani yang berasal dari 3 kelompok tani di Kelurahan Padang Masiang yaitu Kelompok tani Saoloan, Bina Guna, dan Maduma. Berdasarkan tahapan dalam proses pengkajian, maka dapat disimpulkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian tentang alih fungsi lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara sebesar 89,24% yang termasuk dalam kriteria sangat efektif. 

2026-01-09 02:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L) Di Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deli Serdang
3 weeks ago
Simarmata, Riswanri (Medan, 2025)

Riswanri Simarmata, Nirm. 01.01.21.226. Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. 2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini dipilih karena menjadi penghasil pisang barangan terbesar di Kabupaten Deli Serdang, dan yang telah menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 88 petani yang merupakan petani pisang barangan di Kecamatan STM Hulu, dengan penarikan sampel pengkajian menggunakan propotional random sampling. Untuk menganalisis Tingkat minat petani digunakan teknik skor model likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis Tingkat Minat petani yaitu sebesar 55%, pada kategori sedang. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi petani adalah pengalaman, kualitas benih, modal dan ketersediaan benih.

2025-12-15 03:12:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Dalam Penerapan Agroforestri Di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir
3 weeks ago
Situmorang, Lazando Matinus (Medan, 2025)

Lasando Martinus Situmorang, Nirm. 01.01.21.214. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi petani serta faktor-faktor yang memengaruhinya dalam penerapan sistem pertanian agroforestri di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Agroforestri merupakan sistem pertanian yang menggabungkan tanaman kehutanan dan pertanian, serta berpotensi meningkatkan pendapatan petani dan menjaga keberlanjutan lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 82 petani diambil dari tiga desa melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam penerapan agroforestri berada pada kategori tinggi, yang mencakup dimensi pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani adalah motivasi, kemampuan, dan kesempatan. Variabel motivasi, kemampuan, dan kesempatan serta dukungan eksternal seperti informasi, pasar, dan pemerintah, berperan penting dalam meningkatkan partisipasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan agroforestri tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif petani dan lingkungan pendukungnya. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif dan pemberdayaan petani menjadi kunci dalam pengembangan sistem agroforestri yang berkelanjutan di wilayah ini. 

2025-12-15 03:12:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Program Gratieks Pada Tanaman Wortel (Daucus Carota Linn.) Di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo
3 weeks ago
Siregar, Erikson Efendi (Medan, 2025)

Erikson Efendi Siregar, NIRM. 01.01.21.208. Penelitian ini menganalisis faktor faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap Program Gratieks pada tanaman wortel (Daucus carota Linn.) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Latar belakang penelitian ini didorong oleh potensi besar komoditas wortel di Sumatera Utara sebagai produk ekspor, namun produktivitasnya yang rendah di wilayah penelitian menjadi hambatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada para petani wortel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap Program Gratieks berada pada kategori sedang (66%). Analisis lebih lanjut mengidentifikasi bahwa persepsi ini secara signifikan dipengaruhi oleh empat faktor utama: karakteristik petani, akses informasi, dukungan pemerintah, dan peran penyuluh. Menariknya, faktor sarana dan prasarana tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi petani. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan Program Gratieks lebih bergantung pada faktor-faktor non-fisik, seperti aspek sosial dan informasional, daripada ketersediaan infrastruktur. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi petani, diperlukan strategi yang berfokus pada penguatan sosialisasi, peningkatan peran penyuluh, dan penguatan dukungan pemerintah.

2025-12-15 03:12:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Dalam Berwirausahatani Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
3 weeks ago
Purnamasari, Desttryana (Medan, 2025)

Destryana Purnamasari, NIRM. 01.01.21.238. Sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan nasional, namun menghadapi tantangan serius akibat menurunnya minat generasi muda dalam berwirausahatani. Minat generasi muda dalam Berwirausahatani Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat minat generasi muda dalam berwirausahatani tanaman padi sawah serta faktor faktor yang mempengaruhi minat generasi muda dalam berwirausahatani tanaman padi sawah di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April-Mei 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM PLS) yang diolah menggunakan software Smart-PLS. Responden diambil menggunakan metode Cochran dan Convenience Sampling sebanyak 100 responden berusia 20-29 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda tergolong sedang dengan persentase 67,0%. Variabel pendidikan, pendapatan, dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap minat generasi muda dalam berwirausahatani tanaman padi sawah di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh signifikan adalah lingkungan sosial. 

2025-12-15 02:12:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
P Ersep Si P Etani Wortel Terhadap Good Agricultu Re Practices ( Gap ) Di Kecam Atan Dolat Rayat Kabup Aten Karo P Rovinsi Sum Atera Utara
3 weeks ago
Laowo,alvin Teopilus (Medan, 2025)

Alvin Teopilus Laowo NIRM 01.01.21.236. Sektor hortikultura, termasuk produksi wortel, memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Kabupaten Karo, sebagai salah satu daerah penghasil utama wortel di Sumatera Utara, mencatat produksi sebesar 136.080 pada tahun 2024. Namun, tingginya penggunaan bahan kimia seperti pestisida dan pupuk sintetis yang tidak sesuai prosedur menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kualitas hasil pertanian. Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi solusi strategis untuk mendukung pertanian berkelanjutan, meskipun tingkat persepsi nya masih rendah akibat persepsi petani dan kendala teknis.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani wortel terhadap GAP di Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan software SmartPLS digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap GAP tergolong tinggi (73%). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah karakteristik petani, dukungan pemerintah, dan lingkungan sosial, sementara sarana dan prasarana tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi GAP dalam mendukung kualitas dan keberlanjutan produk hortikultura.

2025-12-15 01:12:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (Ruk) Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Hamparan Perak
2 months ago
Pujiono, Sugit (Medan, 2025)

Sugit Pujiono, Nirm. 01.01.21.232. Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (RUK) Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan RUK padi sawah dan yang mempengaruhi unsur unsur dinamika kelompok tani terhadap penerapan RUK padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada bulan Maret s.d Mei 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diambil secara purposive dari (5) desa dengan kelas kelompok tani pemula. Metode pengumpulan data melalui observasi. Metode analisis data menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan RUK padi sawah sebesar 54,12% dalam kategori sedang. Secara simultan variabel bebas (tujuan kelompok, kekompakan kelompok, struktur kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok, tekanan kelompok) berpengaruh signifikan. Secara parsial (tujuan kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok dan tekanan kelompok) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (penerapan RUK padi sawah). Sedangkan (kekompakan kelompok, struktur kelompok) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (penerapan RUK padi sawah). 

2025-11-03 07:11:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Damanik, Fauziah Khairani (Medan, 2025)

Fauziah Khairani Damanik. Nirm. 01.01.21.244. Minat Petani dalam Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. Eceng gondok (Eichornia crassipes) sebagai gulma invasif di Danau Toba berpotensi dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk mengatasi masalah lingkungan dan ketergantungan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dalam pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, penyebaran kuesioner kepada 78 orang responden, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik mencapai 79,8% termasuk dalam kategori tinggi. Hasil dari regresi linear berganda terhadap factor-faktor yang mempengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -1,866+ 0,577 X1 + 0,620 X2 + 0,327 X3 + 0,230 X4 + 0,259 X5 + e. Secara simultan (Uji F) semua variable bebas (lingkungan sosial (X1), relevansi pribadi (X2), peran penyuluh (X3), sarana dan prasarana (X4), serta keaktifan kelompok tani (X5)) berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Y). Selanjutnya secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variable lingkungan sosial (X1), relevansi pribadi (X2), peran penyuluh (X3), sarana dan prasarana (X4), serta keaktifan kelompok tani (X5) berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Y)

2025-11-03 07:11:23 admin@polbangtanmedan.ac.id