POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1522
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
2 months ago
Gabriella Taraja Elizabeth (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5.

2026-07-16 09:07:19 Injuniar
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Varietas Adira 1 Pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Sahid Rahardi (Medan, 2024)

Sahid Rahardi, Nirm. 01.01.20.196. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Petanidalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner dan wawancara. Metode pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara adalah sangat tinggi dengan persentase 86,05% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) ialah lingkungan sosial (X2), lingkungan ekonomi (X3), pemasaran (X4) dan intensitas penyuluhan (X5. Sedangkan karakteristik petani (X1) tidak berpengaruh signifikan.

2026-07-16 04:07:53 Injuniar
Perilaku Pekebun Kelapa Sawit Dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Aldo Nero Silitonga (Medan, 2025)

Aldo Nero Silitonga, Nirm. 01.02.21.200. Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program peremajaan Sawit Rakyat di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku dan faktor-faktor yang memengaruhi pekebun dalam pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan Agustus 2025 di Polbangtan Medan dan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku pekebun dalam pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat dengan tingkat perilaku sebesar 56,67 %. Hasil regresi linear berganda terhadap factor-faktor yang memengaruhi perilaku pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 41,786+0,434 X1+0,169 X2-0,885 X3+0,301 X4+0,460 X5+0,269 X6 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan formal, pengalaman bertani, jumlah tanggungan keluarga, sumber infromasi, dan bantuan modal memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t tabel. Sedangkan faktor intensitas mengikuti kegiatan penyuluhan tidak berpengaruh signifikan dengan t-hitung lebih kecil dari t tabel.

2026-07-15 04:07:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Mutu Fisik Buah Hasil Panen Dan Losses Brondolan Kelapa Sawit Pada Topografi Berbeda (Studi Kasus di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara)
2 months ago
Hariyanto (Medan, 2024)

Hariyanto, NIRM. 01.04.20.149 Analisis Mutu Fisik Buah Hasil Panen dan Losses Brondolan Kelapa Sawit pada Topografi Berbeda (Studi kasus di PT. SMART Tbk Padang Halaban Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara). Masalah mutu fisik buah dan losses brondolan kelapa sawit di PT. SMART Padang Halaban Labuhanbatu Utara menghadapi tantangan yang kompleks terkait mutu fisik buah kelapa sawit dan losses di berbagai topografi. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis jumlah rata-rata mutu fisik buah kelapa sawit pada topografi berbeda dan menganalisis jumlah rata-rata losses brondolan kelapa sawit pada topografi berbeda. Pengkajian dilakukan mulai dari Oktober 2023 sampai dengan Februari 2024 yang berlokasi di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara. Setiap topografi diambil 2 blok sampel pada topografi datar dan miring. Pengkajian melakukan observasi lapangan dengan titik pengamatan di batang pohon, pasar pikul, piringan dan TPH. Analisis data hasil pengkajian yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Jumlah rata-rata buah matang pada topografi datar yaitu 536 tandan/blok/rotasi panen. Pada topografi miring adalah 464,5 tandan/blok/rotasi panen. Hasil panen buah mentah yang dipanen 5,3 tandan/blok/rotasi panen pada topografi miring dan hasil panen buah mentah pada topografi datar yaitu 0,3 tandan/blok/rotasi panen. Jumlah rata-rata losses brondolan yang ditemukan pada beberapa titik dibatang pokok, pasar pikul, piringan pada topografi datar sebanyak 80 butir dengan berat 1,326 Kg/blok/rotasi panen atau 0,010 persen, lebih kecil bila dibandingkan dengan topografi miring sebanyak 180 butir dengan berat 2,995 Kg/blok/rotasi panen atau 0,026 persen. Kegiatan pemanenan kelapa sawit harus memperhatikan mutu fisik  buah kelapa sawit sehingga dapat menghasilkan kualitas buah kelapa sawit yang tinggi. Cara kerja panen harus sesuai dengan Standar Operational Prosedure (SOP) perusahaan pada topografi yang berbeda.

2026-07-14 03:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Rayap Tanah (Coptotermes Curvignathus) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Menggunakan Fipronil Pada Divisi 6 PT. Abdi Budi Mulia Labuhanbatu Selatan
2 months ago
Elena Dwi Putri Pakpahan (Medan, 2024)

Elena Dwi Putri Pakpahan, Nirm. 01.04.20.145. Efektivitas Pengendalian Hama Rayap Tanah (Coptotermes Curvignathus) pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Menggunakan Fipronil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas setiap dosis fipronil dalam mengendalikan hama rayap pada tanaman kelapa sawit menghasilkan dan untuk menganalisis perbedaan waktu dan biaya yang dikeluarkan dalam setiap dosis yang digunakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024. Metode pengumpulan data dilakukan melalui sensus tanaman kelapa sawit yang terserang hama rayap dan menghitung jumlah rayap mati pada tanaman kelapa sawit yang terserang setelah perlakuan. Data sekunder didapat dari kantor perusahaan. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik rancangan percobaan non faktorial menggunakan uji analisis varian (Anova) taraf 0.05 membandingkan perlakuan pada setiap dosis 3 ml, 6 ml an 9 ml per 3 liter air. Kemudian dilakukan perhitungan biaya pada setiap dosisnya. Hasil penelitian menunjukan setiap dosis berpengaruh tidak nyata dengan kata lain, percobaan tidak mendeteksi adanya perbedaan yang nyata dari perlakuan artinya setiap dosis bisa digunakan dalam mengendalikan hama rayap tanah yang menyerang tanaman kelapa sawit menghasilkan kategori serangan ringan ke sedang. Biaya paling murah ditunjukan pada dosis 3 ml yaitu Rp1.200/pokok untuk harga dosis dengan total biaya pengendalian Rp86.792/pokok.

2026-07-14 02:07:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbedaan Penggunaan Fogging Dan High Pressure Sprayer Dalam Pengendalian Hama Ulat Bulu (Calliteara Horsfieldii Saunders) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di PT. Socfindo Kebun Aek Loba
2 months ago
Santa Clara Konstantina Sinuhaji (Medan, 2024)

Santa Clara Konstantina Sinuhaji, Nirm 01.04.20.169. Perbedaan Penggunaan Fogging dan High Preasure Sprayer dalam Pengendalian Hama Ulat Bulu (Calliteara horsfieldii Saunders) pada Tanaman Kelapa Sawit di PT. Socfindo Kebun Aek Loba. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan pengendalian hama ulat bulu menggunakan fogging dan High Pressure Sprayer pada tanaman kelapa sawit di PT. Socfindo Kebun Aek Loba berdasarkan tingkat efektivitas, biaya, dan dampak terhadap lingkungan. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji two independent sample t-test. Adapun hasil yang diperoleh dari pengkajian ini, pertama ada perbedaan rata-rata tingkat efektivitas penggunaan alat fogging dan High Pressure Sprayer terhadap pengendalian hama ulat bulu (Calliteara horsfieldii Saunders). Dimana perbedaan tingkat efektivitas penggunaan alat High Pressure Sprayer sebesar 12,25% lebih tinggi daripada fogging. Kedua, ada perbedaan rata-rata biaya penggunaan fogging dan High Pressure Sprayer dengan selisih sebesar Rp 281.884 dimana biaya penggunaan High Pressure Sprayer lebih murah daripada menggunakan fogging. Ketiga, ada perbedaan dampak terhadap lingkungan dari fogging dan High Pressure Sprayer dimana dampak terhadap lingkungan yang ditimbulkan oleh High Pressure Sprayer lebih rendah daripada fogging.

 

2026-07-14 02:07:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Implementasi Pengendalian Hama Tikus Dengan Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto Alba) Di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. UMADA Kebun Pernantian Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara)
2 months ago
Azi Kurnawan (Medan, 2024)

Azi Kurnawan, NIRM 01.04.20.143. Pengkajian Implementasi Pengendalian Hama Tikus Dengan Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto alba) di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. Umada Kebun Pernantian Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara). Tujuan Pengkajian ini adalah mengetahui keberadaan burung hantu di perkebunan kelapa sawit PT. Umada, dan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu di perkebunan kelapa sawit  PT. Umada, dan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu di PT. Umada. Kegiatan Tugas Akhir ini dilaksanakan mulai Februari 2024 sampai dengan Juni 2024. Pada Divisi 1 dan Divisi 2 PT. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode pengkajian yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa keberadaan populasi burung hantu di PT.Umada masih sedikit dari 31 sarang burung hantu yang sudah terpasang, hanya 10 sarang burung hantu yang telah dihuni burung hantu di PT.Umada dan Implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) di PT. Umada dengan melihat populasi keberadaan burung hantu yang masih sedikit. Sedangkan permasalahan yang utama dalam implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) di PT.Umada adalah adanya persaingan habitat burung hantu, banyaknya aktivitas pekerjaan seperti alat berat, tanaman kelapa sawit yang masih rendah, penggunaan bahan kimia yang berlebihan disekitar sarang burung hantu.

2026-07-13 09:07:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Metode Pengaplikasian Dan Konsentrasi Pupuk Npk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Bibit Batang Bawah (Under Stump) Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis)
2 months ago
Fadhil Abdurrahman (Medan, 2024)

Fadhil Abdurrahman (01.04.20.146), penelitian dengan judul “Pengaruh metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik terhadap pertumbuhan batang bawah (under stump) pada pembibitan tanaman karet (Hevea brasiliensis). Dibimbing oleh Silvia Nora, SP. MP dan Hadi Wijoyo, MP. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan bibit batang bawah (understump) tanaman karet (Hevea brasiliensis) terhadap metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik sebagai bahan tanaman untuk melakukan okulasi hijau (green budding) pada pembibitan tanaman karet. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi kebun pembibitan PT. Bridgestone rubber estate (BSRE)  dari bulan November sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan percobaan dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan perlakuan metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik yang di susun dengan 2 faktor yaitu : (P) faktor pertama metode pengaplikasian  pupuk yang terdiri dari : P1 = tabur, P2 = tugal, P3 = kocor. Dan faktor kedua (K) konsentrasi pemupukan per tanaman yang terdiri dari :  k1 = 3 gr, K2 = 4 gr, K3 = 5 gr, K4 = 6 gr dan  K5 = 7 gr. setiap perlakuan diberikan ulangan sebanyak 3 kali. Metode pengaplikasian pupuk NPK anorganik dengan taraf P3 (kocor) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit batang bawah tanaman karet pada parameter tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Konsentrasi pupuk dengan taraf K4 (6 gr) berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang, sedangkan untuk parameter jumlah helai daun terdapat pada taraf perlakuan K1 (3 gr/tanaman), Kemudian untuk parameter bobot basah tanaman berpengaruh nyata pada taraf konsentrasi (5 gr) dan untuk parameter bobot kering tanaman berpengaruh nyata pada taraf perlakuan K4 dengan konsentrasi (6 gr). Tidak adanya pengaruh interaksi terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, sedangkan pada bobot basah berpengaruh nyata pada taraf perakuan terbaik  P3K3 (kocor/ 5 gr) dan bobot kering berpengaruh nyata pada taraf perakuan terbaik  P3K3 (tugal/ 5 gr).

2026-07-13 08:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer Dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa
2 months ago
Rizkina Rikeniate (Medan, 2024)

Rizkina Rikeniate, Nirm 010420166, Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa. Pengkajian ini di lakukan sendiri di PT. Asam Jawa dengan tujuan untuk mengkaji perbedaan efektiviitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) pada tanaman kelapa sawit menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer dan ntuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) di PT. Asam Jawa. Adapun parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu mengamati hama ulat kantung yang mati, curah hujan dan vigor tanaman. Pengkajian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai bulan Januari 2024 dengan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan uji independent sampel t-test dengan bantuan SPSS 22. Hasil pengkajian menunjukan bahwa adanya perbedaan hasil signifikan yang menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata efektivitas pengendalian hama ulat kantung menggunakan Sprayer sebesar 80,52% dan High Pressure Sprayer (HPS) sebesar 87,14% yang dimana selisih penggunaan HPS sebesar 6,6% lebih tinggi daripada Sprayer dan faktor yang mempengaruhi efektivitas Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) yaitu curah hujan dan keterampilan pekerja.

2026-07-13 08:07:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) Dan Plant Cover Crop (PCC) Pada TBM Kelapa Sawit Di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan
2 months ago
Muhammad Rihandi (Medan, 2024)

Muhammad Rihandi, Nim 01.04.20.156. Melakukan penelitian tentang Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) dan Plant Cover Crop (PCC) pada TBM Kelapa Sawit di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Legune Cover Crop (lCC) dan Plant Cover Crop (PCC) terhadap kesuburan tanah, dan pertumbuhan vegetatif TBM kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data  menggunakan Uji Independent Sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji- T didapat nilai signifikasi < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara penggunaan LCC dan PCC pada tanaman kelapa sawit. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa kesuburan tanah pada TBM menggunakan LCC lebih subur daripada menggunakan PCC, hal ini bisa dilihat dari kandungan unsur hara N, P, K dan C-organik lebih tinggi pada TBM menggunakan LCC. Selain itu pada pengamatan pertumbuhan vegetatif  tanaman, jumlah helai daun pada pelepah ke 17 dan jumlah pelepah lebih banyak TBM menggunakan LCC daripada TBM menggunakan PCC.

 

2026-07-13 08:07:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis jacq) Di Divisi Vi Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia
2 months ago
Muliadi (Medan, 2024)

Muliadi, Nirm 01.04.20.158. Premi pemanen merupakan tambahan upah atau gaji untuk pemanen, premi panen diberikan kepada pemanen apabila jumlah janjang yang dipanen melebihi basis panen. Kurangnya tenaga kerja, curah hujan yang tinggi serta hari libur dapat mengganggu rotasi panen yang mengakibatkan produksi tidak stabil sehingga pendapatan premi pemanen juga tidak menentu. Oleh karena itu dilakukan pengkajian tentang Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan premi pemanen kelapa sawit. Pengkajian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 sampai Juni 2024 di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Metode pengumpulan data dengan mengambil data sekunder dari arsip perusahaan berupa data rotasi panen 6/7, curah hujan, tenaga kerja, hari kerja, denda panen dan premi panen sebanyak 30 bulan. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan premi yaitu rotasi panen 6/7 dan tenaga kerja, dedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan yaitu curah hujan, hari kerja, dan denda panen.

2026-07-13 08:07:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery
2 months ago
Nasrur Rizqi G (Medan, 2024)

Nasrur Rizqi G, Nirm 01.04.20.159. Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang dan Pupuk NPK pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC Batang pisang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery , dan untuk mencari kombinasi terbaik POC batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari – Maret 2024 di Pembibitan Polbangtan Medan dan Laboratorium Polbangtan Medan. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama konsentrasi POC batang pisang terdiri dari 3 taraf yaitu, kontrol (P0), 80 ml/l (P1), 160ml/l (P2). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 3 taraf, kontrol (N0), 1,25 gram/polybag (N1), 2,5 gram/polybag (N2). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering akar. Konsentrasi POC batang pisang 160 ml/l dan dosis pupuk NPK 2,5 gram/polybag merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya interaksi kombinasi POC batang pisang dan pupuk NPK 160 ml/l dan 1,25 gram/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

 

2026-07-13 07:07:08 admin@polbangtanmedan.ac.id