POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1436
Analisis Uji Organoleptik Dan Sifat Fisikokimia Margarin Berbahan Baku Minyak Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dengan Tambahan Minyak Kelapa
3 months ago
Hutauruk, Wella Maria Goretha (Medan, 2025)

Wella Maria Goretha Hutauruk, Nirm 01.04.21.197. Analisis Uji organoleptic Dan Sifat Fisikokimia Margarin Berbahan Baku Minyak Kelaoa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan Tambahan Minyak Kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji uji organoleptik dan sifat fisikokimia margarin berbahan baku minyak kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan penambahan minyak kelapa. Minyak kelapa sawit merupakan komoditas utama penghasil minyak nabati di Indonesia, sedangkan minyak kelapa dikenal memiliki aroma khas serta kandungan asam lemak jenuh rantai sedang yang dapat memengaruhi cita rasa dan tekstur produk akhir. Margarin dalam penelitian ini dibuat dengan empat perlakuan dengan perbandingan formulasi minyak kelapa sawit dan minyak kelapa 70:30, 50:50, 30:70, dan 0:100. Data disajikan dengan mean ± stdev, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Uji organoleptik dilakukan dengan menilai warna, bau, dan rasa menggunakan uji hedonik skala 1–9 oleh panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan proporsi 50% minyak kelapa sawit dan 50% minyak kelapa memberikan hasil terbaik dari segi warna, bau, dan rasa. Kemudian margarin diuji untuk mengetahui kadar air, kadar lemak, kandungan vitamin A dan D, serta angka lempeng total dan hasilnya dibandingan dengan SNI 3541:2014. Parameter yang memenuhi 3541:2014 yaitu kadar air, kadar lemak, dan angka lempeng total. Sementara parameter yang belum memenuhi SNI 3541:2014 yaitu vitamin A dan D. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua minyak nabati lokal tersebut berpotensi menghasilkan margarin dengan karakteristik sensori yang baik dan lebih sehat.

2026-05-04 06:05:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Volume Air Siraman Dan Pemberian Pupuk Npk Emcote 15.15.6.4 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery Di Pt. Abdi Budi Mulia
3 months ago
Tarigan, Salni Pagit Dewita (Medan, 2025)

Salni Pagit Dewita Tarigan, Nirm 01.04.21.222. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh volume air siraman yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery, mengkaji pengaruh Pemberian pupuk NPK dengan taraf yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery, dan mengkaji kombinasi manakah yang optimal antara volume air siraman dan dosis pupuk NPK untuk pertumbuhan yang efektif bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Februari 2025. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama volume air siraman terdiri dari 6 taraf A1 (50 ml), A2 (100 ml), ,A3 (150 ml),, A4 (200 ml), A5 (250 ml), A6 (300 ml). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK terdiri dari 3 taraf yaitu P1 (5 gr), P2 (10 gr), P3 (15 gr). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter diamati meliputi tingg tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah akar, berat kering akar. Data dianalisismenggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan Volume mir siraman 100 ml/tanaman dan perlakuan pemberian pupuk NPK 5 gr/polybag merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya interaksi antara perlakuan volume air siraman dan pemberian pupuk NPK 100 ml/tanaman dan 5 gr/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

2026-05-04 03:05:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Orynettrap Dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit
3 months ago
Junaidi, Maulana Fakhrrurrozy (Medan, 2025)

Pakhrurrozy Maulana Junaidi, NIRM 01.04.21.189. “Efektivitas Penggunaan Orynettrap dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa sawit ( Studi Kasus di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara)“. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua jenis perangkap, yaitu Orynettrap dan Ferotrap, dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) pada tanaman kelapa sawit fase belum menghasilkan (TBM). Serangan kumbang tanduk yang tinggi menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga produktivitas tanaman, khususnya pada tahap awal pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Divisi 5 PT SMART Tbk, Kebun Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan dengan pendekatan mixed methods. Perlakuan yang diuji meliputi penggunaan Orynettrap (perangkap berbahan jaring dipadukan dengan feromon) dan Ferotrap (perangkap ember dilengkapi dengan feromon). Parameter yang diamati mencakup jumlah tangkapan imago O. rhinoceros L. serta efisiensi biaya operasional masing-masing jenis perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ferotrap memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam menangkap imago O. rhinoceros L. serta lebih efisien secara ekonomi dibandingkan Orynettrap. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Ferotrap dapat menjadi alternatif strategi pengendalian hama yang lebih optimal pada areal TBM kelapa sawit.

2026-05-04 03:05:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Aplikasi Dosis Feromon Fermentasi Sari Buah Nanas Dan Bonggol Pisang Sebagai Pemikat Oryctes Rhinoceros L . Pada Tanaman Menghasilkan Kelapa Sawit Di Pt Bina Jaya Abadi
3 months ago
Ilham, M (Medan, 2025)

M.Ilham, Nirm 01.04.21.214. Analisis Aplikasi Dosis Feromon Fermentasi Sari Buah Nanas dan Bonggol Pisang Sebagai Pemikat Oryctes rhinoceros L. pada Tanaman Menghasilkan Kelapa Sawit di PT Bina Jaya Abadi. Tujuan pengkajian ini untuk melihat efektivitas pengendalian hama kumbang tanduk dengan metode pengendalian pestisida nabati dari tujuh perlakuan dosis yang berbeda dengan pengulangan empat kali. Parameter yang diamati meliputi hasil jumlah kumbang tanduk terperangkap dan jangka waktu daya tahan feromon alami. Pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan berlandaskan literatur penelitian terdahulu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan pendekatan gabungan varian teknik analisis data yaitu menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance) untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila terdapat perbedaan yang nyata maka diuji pada taraf 5% dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan sedangkan teknik analisis deskriptif merupakan analisis statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah dikumpulkan. Uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) mengindikasikan bahwa perlakuan P0 berbeda nyata dengan perlakuan P1 dan lainnya. Perlakuan P6 menunjukan hasil tertinggi dalam jumlah kumbang tanduk terperangkap dengan rataan 8.50 pada 7 HSP, 8.00 pada 14 HSP, dan 9.50 pada 21 HSP. Pada daya tahan perlakuan dengan dosis lebih tinggi P6 dapat bertahan 10 hari, P5 dan P4 dapat bertahan 8 hari, P3 dapat bertahan 7 hari, P2 dan P1 dapat bertahan 6 hari. Data ini dapat menjadi acauan untuk menentukan waktu rotasi pergantian bahan feromon secara lebih efisien dan tepat guna dan merupakan alternatif yang ramah lingkungan.

2026-05-04 03:05:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sifat Kimia Tanah Serapan Hara Daun Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica) Pada Lahan Dengan Rorak Dan Tanpa Rorak
3 months ago
Setiawan, Joko (Medan, 2025)

Joko Setiawan, NIRM 01.04.21.212 melakukan penelitian tentang Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica) Pada Lahan yang Menggunakan Rorak dan Tidak Menggunakan Rorak (Studi Kasus Kebun Kopi Arabika di Instalasi Pengujian dan Penerapan Standar Instrumen Pertanian (IP2SIP) Gayo Kabupaten Bener Meriah). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat kimia tanah, pertumbuhan, dan hasil tanaman kopi Arabika pada lahan yang menggunakan rorak dan yang tidak menggunakan rorak. Penelitian dilakukan di kebun IP2SIP Gayo menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 50 tanaman sampel dari Kebun 1 dan Kebun 2. Parameter yang diamati meliputi pH tanah, Unsur N, P, K, dan C-organik, diameter batang, diameter buah dan berat buah, luas daun, serta kandungan unsur hara daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan yang menggunakan rorak memiliki sifat kimia tanah yang meliputi pH tanah, N,P,K dan C-Organik yang lebih stabil, serta pertumbuhan tanaman yang lebih baik ditandai dengan diameter batang, luas daun dan hasil kopi buah kopi arabika yaitu berat buah dan diameter buah yang lebih besar dibanding lahan yang tidak menggunakan rorak. Selain itu, serapan hara daun seperti unsur N,P,K juga lebih tinggi pada tanaman di lahan yang menggunakan rorak. Oleh sebab itu dalam budidaya kopi arabika sebaiknya penggunaan rorak digunakan supaya produktivitas tanaman kopi arabika dapat optimal.

2026-05-04 03:05:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Pengaruh Pengunaan Pupuk Organik Kotoran Sapi Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Larva Oryctes Rhinoceros Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit
3 months ago
Aditya, Ibnu (Medan, 2025)

Ibnu Aditya, Nirm 01.04.21.182. Melakukan penelitian tentang “Kajian Pengaruh Pengunaan Pupuk Organik Kotoran Sapi Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Larva Oryctes rhinoceros Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit”. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji pengaruh penerapan pupuk organik kotoran sapi terhadap pertumbuhan larva Oryctes rhinoceros pada tanaman belum menghasilkan kelapa sawit. Penelitian dilakukan pada bulan Januari s/d Febuari 2025. Penelitian ini dilaksanakan di kebun TPA Pasir Panjang Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 7 perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati meliputi populasi larva, dan pertumbuhan larva pada media perlakuan breeding seat. Pengambilan data diambil melalui metode Stratified random sampling. Data di uji menggunakan analisis statistik uji Annova dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil Penelitian penghambatan pertumbuhan larva terbaik terdapat pada perlakuan pupuk organik kotoran sapi cair dengan dosis 10 liter kotoran sapi cair (C1) dengan pertumbuhan populasi rata-rata terdapat 9 ekor larva dan pertumbuhan panjang, lebar dan berat larva pada perlakuan ini mencapai rerata panjang 2,88 cm, lebar 0,68 cm, dan berat 7,81 gr.

2026-05-04 02:05:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami Dan Sintetik Pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna Bracteata Di Pt Smart Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara
3 months ago
Siregar, Desy Fitriana (Medan, 2025)

Desy Fitriana Siregar, Nirm 01.04.21.176. Perbedaan Pemberian Zat Pengatur

Tumbuh (ZPT) Alami dan Sintetik pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna

bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu

Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan pemberian ZPT

dan dosis yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata.

Pengkajian ini dilaksanakan di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten

Labuhanbatu Utara pada bulan Desember 2024 sampai dengan Maret 2025.

Pengkajian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial

dengan 9 (sembilan) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Perlakuan berupa Z0 (kontrol),

ZA1 (10cc/100ml air), ZA2 (20cc/100ml air), ZA3 (30cc/100ml air), ZA4 (40cc/100

ml air), ZS1 (0,2cc/1.000 ml air), ZS2 (0,4 cc/ 1.000ml air), ZS3 (0,6 cc/ 1.000ml

air), ZS4 (0,8cc/1.000ml air). Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, tinggi

tanaman, panjang sulur, panjang akar, dan bobot basah akar. Analisis data dilakukan

menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil

pengkajian terdapat perbedaan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dan

sintetik pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk

Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dosis Zat Pengatur

Tumbuh (ZPT) yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata

sebesar 10 cc/100 ml air untuk ZPT alami dan 0,4cc/1.000ml untuk ZPT sintetik.

2026-05-04 02:05:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Benih Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Bpm 24 Pada Persemaian Di Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir Kabupaten Simalungun
3 months ago
Sihombing, Christofer Paulinus (Medan, 2025)

Christofer Paulinus Sihombing, Nirm 01.04.21.175. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan benih tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) klon BPM 24 di persemaian PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun. Penelitian dilakukan dari Oktober 2024 hingga Maret 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang mencakup beberapa media tanam, yaitu pasir, tanah, pupuk kompos, arang sekam, dan cocopeat dan dikombinasikan menjadi 8 taraf perlakuan. Parameter yang dianalisis meliputi usia munculnya plumula, persentase perkecambahan, tinggi tanaman, diameter batang, serta berat basah dan kering batang, panjang akar, dan berat basah serta kering akar. Hasil penelitian menampilkan bahwa media tanam memberikan dampak signifikan terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan. Perlakuan media tanam yang mengombinasikan cocopeat, pasir, dan kompos (M5) menunjukkan hasil terbaik dalam pertumbuhan benih tanaman karet, terlihat dari rata-rata tertinggi yang berbeda signifikan dicapai pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat bsah dan kering batang, panjang akar, serta berat basah dan kering akar. Dengan demikian, pemilihan media tanam yang tepat dapat menjadi strategi kunci untuk meningkatkan keberhasilan pada tahap persemaian karet.

2026-05-04 02:05:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Ramadansyah Rizky (Medan, 2025)

Rizky Ramadansyah, Nirm. 01.02.21.258. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025. Lokasi yang dipilih karena kecamatan tersebut adalah salah satu kecamatan yang banyak membudidayakan kopi arabika di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam menentukan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja sesuai dengan kriteria pengkajian yang diinginkan untuk menjadi sampel pengkajian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebar angket/kuesioner dan wawacara. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk mengetahui tingkat pengaruh dan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi kopi arabika di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara simultan variabel bebas pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), motivator (X4), dan katalisator (X5) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika adalah pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), dan katalisator (X5) sedangkan motivator (X4) tidak berpengaruh signifikan.

2026-04-28 03:04:12 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Produk Kreatif Anyaman Lidi Di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat
3 months ago
Pandiangan Irwanti Wina (Medan, 2025)

Wina Irwanti Br Pandiangan, NIRM. 01.02.21.229 Minat Kelompok Wanita Tani

(KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif

anyaman lidi di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini

adalah mengkaji tingkat minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dan mengkaji

faktor-faktor yang memengaruhi minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam

pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi.

Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode

pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket menggunakan

kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel

menggunakan proportional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data

menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa tingkat minat Kelompok Wanita Tani dalam pemanfaatan

limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi sebesar 81,98%

dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda

menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi minat Kelompok Wanita Tani

(KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif

anyaman lidi di Kecamatan Hinai yaitu pendidikan nonformal, penerimaan,

pemasaran, harga jual, sarana dan prasarana dan lingkungan masyarakat.

2026-04-28 02:04:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Pemanenan Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawit Sesuai Standar Panen Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
3 months ago
Erika Sona Tasya (Medan, 2025)

Tasya Erika Sona, Nirm. 01.02.21.227. Motivasi Pekebun dalam Pemanenan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit sesuai Standar Panen di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang banyak dibudidayakan oleh pekebun di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Salah satu tahapan penting dalam budidaya kelapa sawit adalah pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) yang apabila tidak dilakukan sesuai standar dapat menurunkan kualitas hasil panen dan berdampak pada pendapatan pekebun. Oleh karena itu, motivasi pekebun memegang peranan penting dalam mendorong penerapan standar panen yang tepat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor faktor yang memengaruhi motivasi pekebun dalam menerapkan pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai standar panen. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Stabat pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai standar panen tergolong tinggi dengan persentase sebesar 77,81%. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel variabel bebas umur (X1), pendidikan formal (X2), luas lahan (X3), pengalaman usahatani (X4), pendapatan(X5), intensitas penyuluhan (X6) serta sarana dan prasarana (X7) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X1), (X2), (X5) dan (X7) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel (X3), (X4) dan (X6) tidak berpengaruh signifikan terhadap (Y).

2026-04-28 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung (Zea Mays L) Menjadi Briket Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat
3 months ago
Rizaldi, Restu Bima (Medan, 2025)

Restu Bima Rizaldi, Nirm. 01.01.21.259. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat

Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Briket di Kecamatan

Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini

adalah untuk melihat tingkat minat dan faktor- faktor yang mempengaruhinya

terhadap pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket. Pengkajian ini

dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan

data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner, wawancara dan

dokumentasi yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya dan wawancara.

Sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear

berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat minat petani terhadap

pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket tergolong tinggi dengan minat

sebesar 70,2%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang

mempengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 30,279 + -

0,045X1 + 0,086X2 + 0,006X3 + -0,059X4 + -0,100X5 + 0,053X6 Secara simultan

variabel pendidikan, teknologi, pengalaman, modal, pendapatan dan pemasaran

berpengaruh terhadap minat petani. Secara parsial variabel teknologi, modal,

pendapatan, serta pemasaran berpengaruh signifikan terhadap minat petani,

sedangkan variabel pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh signifikan

terhadap minat petani.

2026-04-27 04:04:39 admin@polbangtanmedan.ac.id