POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1522
Respon Petani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok Di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
D, Lindawati (Medan, 2023)

Lindawati. D, Nirm RPL 01.02.21.289. Respon Petani Nilam Pogostemon cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang ditentukan dengan purposive sampling dari petani nilam yang mengalami serangan penyakit budok pada tanaman nilam. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori baik, yaitu sebesar 69,6%. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, luas lahan dan pendapatan berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua, sedangkan faktor pendidikan, dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan.

 

2026-06-17 03:06:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Peningkatan Pendapatan Dengan Usaha Budidaya Pala Sambung Pucuk Di Kecamatan Tapaktuankabupaten Aceh Selatan
3 months ago
Junaidi (Medan, 2023)

Junaidi, Nirm. 01.02.21.287. Motivasi Pekebun dalam meningkatan Pendapatan dengan Usaha Budidaya Pala Sambung Pucuk di Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan. Pengkajian dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat motivasi pekebun dalam peningkatan pendapatan dengan usaha budidaya pala sambung pucuk di Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan dan faktor yang memiliki hubungan dengan pendapatan dengan usaha budidaya pala sambung pucuk di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 67 orang yang dipilih dari 200 pekebun pala dengan purposive sampling dari pekebun pada tanaman pala dan telah mendapatkan penyuluhan tentang budidaya pala sambung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun tinggi yaitu 70%. Hasil uji regresi linear berganda yaitu faktor yang mempengaruhi pendapatan pekebun dan usaha budidaya pala sambung pucuk yang berpengaruh signifikan adalah produksi pala sambung pucuk, luas lahan produksi pala sambung pucuk, dan modal produksi pala sambung pucuk sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun.

2026-06-17 03:06:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Petani Dalam Melakukan Pemupukan Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Belum Menghasilkan Di Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
Irwan (Medan, 2023)

Irwan, NIRM RPL.01.02.21.283, Sikap para petani dalam melakukan pemupukan pada tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan di Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, masih perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat sikap petani terhadap pemupukan pada tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan di wilayah tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi sikap mereka terhadap praktik pemupukan ini. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, selama periode April hingga Juni 2023. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji untuk validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan skala likert dan analisis linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sikap petani terhadap pemupukan pada tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan di Kecamatan Kluet Tengah berada dalam kategori tinggi, dengan persentase sebesar 83,04%. Selain itu, hasil analisis linier berganda juga mengidentifikasi beberapa faktor yang memengaruhi sikap petani terhadap pemupukan pada tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan, termasuk pengaruh media massa, pengaruh dari orang lain, pengaruh budaya, dan peran penyuluh. Semua faktor-faktor ini memiliki dampak yang seimbang terhadap sikap petani dalam melaksanakan praktik pemupukan tersebut.

2026-06-17 03:06:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor - Faktor Yang Memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Pemeliharaan Tanaman Pala Muda(Myristica Fragrans Houtt) Di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
Sahmi, Fazli (Medan, 2023)

Fazli Sahmi, NIRM. RPL.01.02.2.278. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Sikap  Pekebun dalam Pemeliharaan Tanaman Pala Muda di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sikap  pekebun dalam melakukan pemeliharaan tanaman pala muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pekebun dalam melakukan pemeliharaan tanaman pala muda. Peneltian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Jumlah sampel dalam peneltian ini adalah 67 orang yang ditentukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert serta regresi linear berganda melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat sikap pekebun berada pada kategori tinggi 79,8%. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap sikap pekebun antara lain pengalaman, umur, pendidikan, kosmopolitan, peran kelompok tani, dan peran penyulun dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan untuk faktor luas lahan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap pekebun dalam pemeliharaan tanaman pala muda.

2026-06-17 03:06:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
Syah, Ayub (Medan, 2023)

Ayub Syah, Nirm. RPL.01.02.21.273. Perilaku Pekebun Dalam Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan termasuk dalam kategori tinggi 77,48%, sementara hasil regresi linear terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yaitu pengalaman bertani, kosmopolitan, penghasilan dan peran penyuluh, sementara tidak ada pengaruh signifikan variabel luas lahan dan umur tanaman terhadap perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Kata Kunci: Perilaku, Pemeliharaan 

2026-06-17 02:06:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengetahuan Dan Sikap Pekebun Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Nilam Dikecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
Asnawati (Medan, 2023)

Asnawati, Nirm RPL. 01.02.21.271. Pengetahuan dan Sikap  pekebun Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Nilam Di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Desember sampai Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap  Pekebundalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam berada pada kategori tinggi yaitu 80 %, sementara hasil regresi linear berganda terhadap pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam sebagai berikut Y = 42.584 - 0,991X1 + 8.887 X2 – 8.149 X3 + 4.146 X4 - 0,058 X5 + 0,626 X6. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan (X2), pengalaman (X3), dan lingkungan sekitar (X6) memiliki pengaruh  yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pemupukan Berimbang, Regresi 

2026-06-17 02:06:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Yeny Widianata Manurung (Medan, 2024)

Yeny Widianata Manurung, Nirm. 01.02.20.194. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan GAP tanaman kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,04%. Selanjutnya hasil analisis regresi linier berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP secara simultan antara lain pendapatan(X1), pengalaman berusahatani (X2), pendidikan formal (X3), jumlah tanggungan keluarga (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP antara lain pengalaman berusahatani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Sedangkan variabel bebas pendapatan (X1), pendidikan formal (X3), dan jumlah tanggungan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi (Y).

2026-06-04 04:06:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Sarah Cecilia Tampubolon (Medan, 2024)

Sarah Cecilia Tampubolon, Nirm 01.02.20.189. Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji sikap pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika yaitu 80,01 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun dalam pada penerapan Good Agriculture Practice (GAP) pada tanaman kopi arabika terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun diperoleh persamaan berikut Y = 198.610 -0,619X1 + 0,117X2 + 0,603X3 + 4,507X4 + 0,158X5 + 0,752X6 + 1,372X7. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor umur, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersedian sarana dan prasarana, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

2026-06-04 04:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Sitinjak, Paulina Sondang (Medan, 2024)

Sondang Paulina Br Sitinjak, Nirm. 01.02.20.190. Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat adopsi petani dan faktor- faktor yang memengaruhi tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan April sampai dengan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu dokuemntasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 54 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan dalam kategori sedang dengan persentase 66,48 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y= 2.287+ 0,130X1+ 0,323X2+ 0,287X3+ 0,266X4+ 0,634X5 + e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani adalah kosmopolitan, karakteristik inovasi, peran penyuluh dan peran kelompok tani. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-03 08:06:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
3 months ago
Jaiusman Riva’i Harahap (Medan, 2024)

Jaiusman Riva’i Harahap, Nirm 01.02.20.177. Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pengolahan kopi arabika menjadi grean bean di daerah pengkajian. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang adalah sangat tinggi dengan persentase 92%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut. Y = 45.415 + 0,002X1 - 0,039X2 + 0,145X3 + 0,031X4 + +0,065X5 + 0,126X6 + e. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa luas lahan, pengalaman, peran kelompok tani dan pemasaran berpengaruh signifikan dan untuk umur dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di daerah pengkajian.

2026-06-03 06:06:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Pekebun Terhadap Penerapan Good Agriculture Practice (Gap) Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara Sumatera Utara
3 months ago
Simanjuntak, Christianson (Medan, 2024)

Christianson Simanjuntak 01.05 20 141 Tingkat Adopsi Pe kebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practice (GAP) Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Ut ara. Tujuan dari pengkajian ini antara lain untuk mengkaji tingkat adopsi pekebun dan faktor faktor yang memengaruhi tingkat adopsi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practice (GAP) tanaman kopi arabika. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sipah utara Kabupaten Tapanuli Utara pada bulan April sampai dengan Mei 202 4 . Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 7 9 orang. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practice (GAP) tanaman kopi arabika di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara dalam kategori sedang dengan persentase 6 0 98 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni secara parsial Y= 40,858 0,016X1+ 0,117X2 4,268X3 +5,632X4 +0,007X5 +0,342X6 +0,435X7 + 0,169X8 + , variabel bebas yang berpenga ruh signifikan terhadap adopsi petani adalah luas lahan, pendapatan, karakteristik inovasi , kosmopolitan dan peran penyuluh Sedangkan variabel bebas usia, pendidikan formal, dan pengalaman tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-02 01:06:03 admin@polbangtanmedan.ac.id