POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1522
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineessis Jacq) Di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya
3 months ago
Nur Yasin, Ahmad (Medan, 2024)

Ahmad Nur Yasin, NIRM. RPL. 01.02.22.383, Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi dan factor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya pada bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripstif kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 118 orang dengan sampel sebanyak 54 orang yang ditentukan dengan Purposive Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi sebesar 73,89%. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit antara lain pendidikan nonformal, pengalaman, pendapatan, luas lahan, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal, tingkat hasil produktifitas, dan tingkat kesesuaian dengan budaya setempat.

2026-05-26 04:05:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Diversifikasi Pangan Untuk Mengatasi Krisis Pangan Beras Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Padang, Santiasa (Medan, 2023)

Santiasa Padang, Nirm RPL 01.01.21.308. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengkajian ini yaitu  deskripsi kuantitatif dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persentase persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras tergolong sangat tinggi yaitu 86,26%. Secara simultan, variabel karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan. Secara parsial variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras yaitu karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh.

2026-05-25 07:05:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Damanik, Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

2026-05-25 06:05:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Bioinsektisida Bacillus Thuringiensis Terhadap Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Pt Umada Kebun Pernantian
4 months ago
Christanta P Yitzak (Medan, 2025)

Yitzak Christanta P, NIRM 01.04.21.227. Ulat kantung (Metisa plana) merupakan salah satu hama yang dapat menurunkan tingkat produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan insektisida kimia berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan seperti bioinsektisida Bacillus thuringiensis. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh bioinsektisida Bacillus thuringiensis terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik serta mengetahui efektivitas bioinsektisida Bacillus thuringiensis dalam mengendalikan hama ulat kantung. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Penangkaran Sycanus PT Umada Kebun Pernantian, dimulai dari bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan yaitu kontrol (tanpa perlakuan), tiga dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis (10g/L, 15g/L dan 20 g/L) serta satu perlakuan sebagai pembanding menggunakan insektisida kimia (3 ml/L). Masing-masng ulangan terdiri dari lima ekor hama ulat kantung yang diamati selama 7 hari. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioinsektisida Bacillus thuringiensis memberikan pengaruh terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Penggunaan dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis pada dosis tertinggi (20 g/L) efektif dalam mengendalikan hama ulat kantung walaupun cara kerjanya tidak secepat insektisida kimia.

2026-05-21 04:05:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Uji Organoleptik Dan Sifat Fisikokimia Margarin Berbahan Baku Minyak Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dengan Tambahan Minyak Kelapa
4 months ago
Hutauruk, Maria Goretha Wella (Medan, 2025)

Wella Maria Goretha Hutauruk, Nirm 01.04.21.197. Analisis Uji organoleptic Dan Sifat Fisikokimia Margarin Berbahan Baku Minyak Kelaoa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan Tambahan Minyak Kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji uji organoleptik dan sifat fisikokimia margarin berbahan baku minyak kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan penambahan minyak kelapa. Minyak kelapa sawit merupakan komoditas utama penghasil minyak nabati di Indonesia, sedangkan minyak kelapa dikenal memiliki aroma khas serta kandungan asam lemak jenuh rantai sedang yang dapat memengaruhi cita rasa dan tekstur produk akhir. Margarin dalam penelitian ini dibuat dengan empat perlakuan dengan perbandingan formulasi minyak kelapa sawit dan minyak kelapa 70:30, 50:50, 30:70, dan 0:100. Data disajikan dengan mean ± stdev, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Uji organoleptik dilakukan dengan menilai warna, bau, dan rasa menggunakan uji hedonik skala 1–9 oleh panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan proporsi 50% minyak kelapa sawit dan 50% minyak kelapa memberikan hasil terbaik dari segi warna, bau, dan rasa. Kemudian margarin diuji untuk mengetahui kadar air, kadar lemak, kandungan vitamin A dan D, serta angka lempeng total dan hasilnya dibandingan dengan SNI 3541:2014. Parameter yang memenuhi 3541:2014 yaitu kadar air, kadar lemak, dan angka lempeng total. Sementara parameter yang belum memenuhi SNI 3541:2014 yaitu vitamin A dan D. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua minyak nabati lokal tersebut berpotensi menghasilkan margarin dengan karakteristik sensori yang baik dan lebih sehat.

2026-05-21 04:05:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Implementasi Kebijakan Responsif Gender Dalam Mendukung Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Di PT Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara
4 months ago
Tamara Sisilia Tarigan (Medan, 2025)

Kesetaraan gender merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit, terutama pada dimensi sosial  dan kelembagaan. PT Umada Kebun Pernantian sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini melibatkan pekerja perempuan dalam kegiatan operasional, nnamun belum memiliki kebijakan yang sepenuhnya responsif terhadap kebutuhan dan perlindungan perempuan. Fasilitas seperti klinik kebun dan penitipan anak telah tersedia, serta prinsip kesetaraan upah mulai n  diterapkan. Meski demikian, belum terdapat SOP kesetaraan gender, anggaran berbasis gender, forum pekerja perempuan, maupun jaminan kerja pasca melahirkan. Selain itu, akses perempuan terhadap pelatihan dan keterlibatan dalam manajemen juga masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode SWOT. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi strategi agresif (kuadran I), yang membuka peluang penguatan kebijakan melalui pemanfaatan kekuatan internal dan dukungan eksternal seperti regulasi pemerintah dan sertifikasi ISPO. Strategi yang dikembangkan diarahkan pada peningkatan kapasitas kelembagaan dan integrasi isu gender dalam sistem kerja perusahaan sebagai bagian dari upaya menciptakan tata kelola perkebunan yang inklusif dan berkelanjutan.

2026-05-21 03:05:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Potensi Pakisan Pada Tanaman Kelapa Sawit Sebagai Tanaman Konservasi Predator Sycanus Sp. Di PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat
4 months ago
Putri Patricia (Medan, 2025)

Putri Patricia, NIRM 01.04.21.190. Potensi Pakisan pada Tanaman Kelapa Sawit Sebagai Tanaman Konservasi Predator Sycanus sp. di PTPN IV Regional 1 Kebun  andar Selamat. Sycanus sp. merupakan musuh alami yang dapat mengendalikan hama ulat pemakan daun pada tamanan kelapa sawit (Setothosea asigna). Oleh sebab itu, vegetasi alami yang mendukung keberadaan Sycanus sp. di perkebunan seperti pakisan perlu diberdayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pakisan sebagai tanaman konservasi yang mendukung keberadaan predator alami Sycanus sp. pada tanaman kelapa sawit di PTPN IV Regional 1 Kebun Bandar Selamat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perlunya pendekatan pengendalian hayati yang ramah lingkungan dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, serta optimalisasi vegetasi alami seperti pakisan yang selama ini dianggap sebagai gulma. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data primer melalui observasi lapangan terhadap jenis vegetasi, populasi, dan stadia Sycanus sp. yang ditemukan pada berbagai jenis pakisan dan lokasi tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakisan yang paling dominan adalah Nephrolepis biserrata dan Diplazium esculentum. Ditemukan pula bahwa populasi Sycanus sp. tersebar lebih banyak pada LDP0 dengan area dataran dan dominasi Nephrolepis biserrata dan Diplazium esculentum. Sebaran stadia Sycanus sp. menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan jenis pakis dan kondisi habitat. Faktor-faktor seperti ketersediaan mangsa, suhu, kelembaban, serta kepadatan vegetasi turut memengaruhi keberadaan Sycanus sp. Temuan ini menunjukkan bahwa pakisan dapat berperan penting dalam konservasi predator alami dan mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

2026-05-21 02:05:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Orynettrap Dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit
4 months ago
Junaidi, Fakhrurrozi Maulana (Medan, 2025)

Pakhrurrozy Maulana Junaidi, NIRM 01.04.21.189. “Efektivitas Penggunaan Orynettrap dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa sawit ( Studi Kasus di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara)“. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua jenis perangkap, yaitu Orynettrap dan Ferotrap, dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) pada tanaman kelapa sawit fase belum menghasilkan (TBM). Serangan kumbang tanduk yang tinggi menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga produktivitas tanaman, khususnya pada tahap awal pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Divisi 5 PT SMART Tbk, Kebun Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan dengan pendekatan mixed methods. Perlakuan yang diuji meliputi penggunaan Orynettrap (perangkap berbahan jaring dipadukan dengan feromon) dan Ferotrap (perangkap ember dilengkapi dengan feromon). Parameter yang diamati mencakup jumlah tangkapan imago O. rhinoceros L. serta efisiensi biaya operasional masing-masing jenis perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ferotrap memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam menangkap imago O. rhinoceros L. serta lebih efisien secara ekonomi dibandingkan Orynettrap. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Ferotrap dapat menjadi alternatif strategi pengendalian hama yang lebih optimal pada areal TBM kelapa sawit.

2026-05-21 01:05:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Benih Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Bpm 24 Pada Persemaian Di Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir Kabupaten Simalungun
4 months ago
Sihombing, Paulinus Christofer (Medan, 2025)

Christofer Paulinus Sihombing, Nirm 01.04.21.175. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan benih tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) klon BPM 24 di persemaian PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun. Penelitian dilakukan dari Oktober 2024 hingga Maret 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang mencakup beberapa media tanam, yaitu pasir, tanah, pupuk kompos, arang sekam, dan cocopeat dan dikombinasikan menjadi 8 taraf perlakuan. Parameter yang dianalisis meliputi usia munculnya plumula, persentase perkecambahan, tinggi tanaman, diameter batang, serta berat basah dan kering batang, panjang akar, dan berat basah serta kering akar. Hasil penelitian menampilkan bahwa media tanam memberikan dampak signifikan terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan. Perlakuan media tanam yang mengombinasikan cocopeat, pasir, dan kompos (M5) menunjukkan hasil terbaik dalam pertumbuhan benih tanaman karet, terlihat dari rata-rata tertinggi yang berbeda signifikan dicapai pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat bsah dan kering batang, panjang akar, serta berat basah dan kering akar. Dengan demikian, pemilihan media tanam yang tepat dapat menjadi strategi kunci untuk meningkatkan keberhasilan pada tahap persemaian karet.

2026-05-20 02:05:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami Dan Sintetik Pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna Bracteata Di Pt Smart Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara
4 months ago
Siregar, Fitriana Desy (Medan, 2025)

Desy Fitriana Siregar, Nirm 01.04.21.176. Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami dan Sintetik pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan pemberian ZPT dan dosis yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata. Pengkajian ini dilaksanakan di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara pada bulan Desember 2024 sampai dengan Maret 2025. Pengkajian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 9 (sembilan) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Perlakuan berupa Z0 (kontrol), ZA1 (10cc/100ml air), ZA2 (20cc/100ml air), ZA3 (30cc/100ml air), ZA4 (40cc/100 ml air), ZS1 (0,2cc/1.000 ml air), ZS2 (0,4 cc/ 1.000ml air), ZS3 (0,6 cc/ 1.000ml air), ZS4 (0,8cc/1.000ml air). Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, panjang sulur, panjang akar, dan bobot basah akar. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil pengkajian terdapat perbedaan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dan sintetik pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dosis Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata sebesar 10 cc/100 ml air untuk ZPT alami dan 0,4cc/1.000ml untuk ZPT sintetik.

2026-05-20 02:05:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Produk Kreatif Anyaman Lidi Di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat
4 months ago
Irwanti, Wina Pandiangan (Medan, 2025)

Wina Irwanti Br Pandiangan, NIRM. 01.02.21.229 Minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji tingkat minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel menggunakan proportional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat Kelompok Wanita Tani dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi sebesar 81,98% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit menjadi produk kreatif anyaman lidi di Kecamatan Hinai yaitu pendidikan nonformal, penerimaan, pemasaran, harga jual, sarana dan prasarana dan lingkungan masyarakat.

2026-05-18 08:05:40 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Pemanenan Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawit Sesuai Standar Panen Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
4 months ago
Erika, Tasya Sona (Medan, 2025)

Tasya Erika Sona, Nirm. 01.02.21.227. Motivasi Pekebun dalam Pemanenan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit sesuai Standar Panen di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang banyak dibudidayakan oleh pekebun di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Salah satu tahapan penting dalam budidaya kelapa sawit adalah pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) yang apabila tidak dilakukan sesuai standar dapat menurunkan kualitas hasil panen dan berdampak pada pendapatan pekebun. Oleh karena itu, motivasi pekebun memegang peranan penting dalam mendorong penerapan standar panen yang tepat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor faktor yang memengaruhi motivasi pekebun dalam menerapkan pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai standar panen. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Stabat pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sesuai standar panen tergolong tinggi dengan persentase sebesar 77,81%. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel variabel bebas umur (X1), pendidikan formal (X2), luas lahan (X3), pengalaman usahatani (X4), pendapatan(X5), intensitas penyuluhan (X6) serta sarana dan prasarana (X7) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X1), (X2), (X5) dan (X7) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel (X3), (X4) dan (X6) tidak berpengaruh signifikan terhadap (Y).

Kata kunci : Motivasi, Pekebun, Tandan Buah Segar

2026-05-18 08:05:38 admin@polbangtanmedan.ac.id