POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1436
Hubungan Dinamika Kelompok Dengan Efektivitas Kelompok Tani Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara
5 months ago
Nurfatonah, Ahmalia (Medan, 2022)

Ahmalia Nurfatonah, NIRM. 01.02.18.004. Hubungan Dinamika Kelompok dengan Efektivitas Kelompok Tani di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dinamika kelompok tani, tingkat efektivitas kelompok tani, dan hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam kelompok tani berada pada kategori tinggi yaitu 79,15%, tingkat efektivitas kelompok tani juga berada pada kategori tinggi yaitu 81,74%, sementara hasil korelasi Rank Spearman antara hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tujuan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,766 (kategori hubungan kuat), struktur kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,242 (kategori hubungan sangat lemah/dianggap tidak berkorelasi), fungsi tugas dengan nilai correlation coefficient 0,331 (kategori hubungan cukup), pengembangan dan pembinaan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,381 (kategori hubungan cukup), kekompakan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,328 (kategori hubungan cukup), dan suasana kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,319 (kategori hubungan cukup) dengan efektivitas kelompok tani.

2026-02-12 03:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Damanik , Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

Kata

2026-02-09 02:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
5 months ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian Di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil
6 months ago
Yudi Siswandar (Medan, 2025)

Yudi Siswandar, NIRM.RPL.01.01.22.634. Minat Petani dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 83,22%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanain diperoleh persamaan Y = 15,621 + 0,154X1 + 0,253X2 -0,243X3 + 0,642X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa usia, ketersediaan informasi, ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lahan berpengaruh nyata terhadap minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

2026-02-05 09:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Menggunakan Pupuk Organik Pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo
6 months ago
Suyono (Medan, 2025)

Suyono. NIRM. RPL. 01.22.584. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi tersebut dalam konteks budidaya padi sawah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, selama bulan April hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Variabel independen (X) yang digunakan untuk mengukur pengaruh terhadap motivasi petani (Y) meliputi: karakteristik petani (X1), ketersediaan sarana dan prasarana (X2), pendapatan (X3), peran penyuluh pertanian (X4), serta peran kelompok tani (X5). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan pupuk organik tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 89,7%. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi petani. Selanjutnya, hasil uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan bahwa secara bersama-sama kelima variabel tersebut memberikan pengaruh yang nyata terhadap motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik untuk budidaya padi sawah di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

2026-02-05 08:02:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
6 months ago
Rahmad Firdaus (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Paisal Tamrin (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Mus Mulyadi, (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani. Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%), metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya (84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
6 months ago
Eflina Pasaribu (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%, 83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
6 months ago
Rajoki Sitepu (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu)
6 months ago
Santoso (Medan, 2025)

Santoso. NIRM. RPL. 01.01.22.578. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Petani dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu). Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis sikap petani dalam budidaya padi gogo dan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sikap petani dalam budidaya padi gogo. Metode pengkajian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Variabel bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis sikap petani (Y) adalah ekonomi (X1), sosial (X2), lingkungan (X3), kebijakan pemerintah (X4), dan sumber daya (X5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani dalam budidaya padi gogo baik yaitu 77,75%. Berdasarkan uji T variabel ekonomi, sosial, lingkungan, kebijakan pemerintah, dan sumber daya berpengaruh secara signifikan terhadap sikap petani. Berdasarkan uji F variabel ekonomi, lingkungan, kebijakan pemerintah, dan sumber daya secara simultan berpengaruh nyata, sementara factor social tidak berpengaruh nyata terhadap sikap petani dalam budidaya padi gogo di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.

2026-02-05 06:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
6 months ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%, 83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
6 months ago
Machdalena (Medan, 2025)

Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.

2026-02-02 03:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id