POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1287
Sikap Petani Terhadap Inovasi Pengolahan Lidi Kelapa Sawit Di Kecamatan Rengat Barat
4 weeks ago
Maulana, Mhd Iqbal (Medan, 2022)

Mhd. Iqbal Maulana, Nirm. 01.02.18.024. Sikap Petani Terhadap Inovasi Lidi Kelapa

Sawit di Kecamatan Rengat Barat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat

sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit dan untuk mengkaji faktorfaktor

yang mempengaruhi sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu pada

bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini

adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode

menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya,

sementara metode analisis data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat sikap petani terhadap inovasi pengolahan

lidi kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu berada pada

katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 86,7%. Secara simultan variabel umur

(X1), Pendidikan (X2), kekosmopolitan (X3), harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5)

berpengaruh secara simultan terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi

kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat. Sedangkan secara partial variabel umur (X1),

harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5) berpengaruh terhadap sikap petani terhadap

inovasi pengolahan lidi kelapa sawit. Variabel pendidikan (X2), dan kekosmopolitan

(X3) tidak berpengaruh terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa

sawit di Kecamatan Rengat Barat.

2026-02-12 09:02:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pekebun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Dalam Pemasaran Hasil Produksi Pada Koperasi Konsumen Serba Usaha Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun
4 weeks ago
Saragih, Kamelia Noviyanti (Medan, 2022)

Kamelia Noviyanti Saragih, NIRM 01.02.18.021, Partisipasi Pekebun Kelapa Sawit

(Elaeis guineensis Jacq.) dalam Pemasaran Hasil Produksi pada Koperasi

Konsumen Serba Usaha di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dan faktor faktor yang

mempengaruhi partisipasi pekebun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dalam

pemasaran hasil produksi pada Koperasi Konsumen Serba Usaha di Kecamatan

Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Metode penelitian yang digunakan

adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pelaksanaan pengkajian

ini dilakukan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun dengan

melibatkan 54 responden. Data primer meliputi karakteristik petani yang tergabung

di dalam Koperasi konsumen Serba Usaha dan hasil kuesioner dari variabel bebas

dan variabel terikat. Data diolah menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil

penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi berkategori sangat tinggi dengan

nilai 84,1%. Faktor yang berpengaruh secara simultan terhadap partisipasi pekebun

dengan nilai Fhitung (5,60) > Ftabel (2,22) dan nilai signifikansi (0,00) < α (0,05) .

Sedangkan variabel kualitas pelayanan, kesejahteraan anggota, pengetahuan

berkoperasi, minat berkoperasi, dan kepuasan anggota berpengaruh secara parsial

terhadap partisipasi pekebun kelapa sawit dalam pemasaran hasil produksi pada

Koperasi Konsumen Serba Usaha. Variabel peran penyuluh dan kemampuan

pengurus tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap partisipasi pekebun

kelapa sa

2026-02-12 09:02:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyusunan Rdkk Untuk Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usahatani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
4 weeks ago
Budiarjo, Ilham (Medan, 2022)

Ilham Budiarjo, Nirm. 01.02.18.019. Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usaha Tani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode dalam pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisisnya data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat berada pada katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 85,74%. Secara simultan variabel kepemimpinan kelompok (X1), kekompakan (X2), tugas dan fungsi (X3), dan unit produksi (X6) berpengaruh secara simultan terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang dan variabel keefektifan kelompok (X4), kelas belajar (X5) dan wahana kerjasama (X7) tidak berpengaruh terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang.

2026-02-12 08:02:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Terhadap Kondisi Ekonomi Pekebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
4 weeks ago
Aji, Ginang Purnama (Medan, 2022)

Ginang Purnama Aji, NIRM 01.02.18.018. Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini ialah Untuk menganalisis tingkat pengaruh program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan faktor-faktor yang mempengaruhi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 desa di Kecamatan Selesai yaitu Desa Selayang, Desa Perhiasan, dan Desa Lau Mulgap pada Tanggal 12 April sampai 10 Juni Tahun 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sedangkan metode analisis datanya menggunakan metode skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menujukkan bahwa tingkat pengaruh program PSR terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit dalam kategori sangat tinggi yaitu 86,4%, sedangkan hasil pengujian variabel secara simultan (Uji F) pada taraf signifikansi 5% yaitu dengan membandingkan prolehan nilai F hitung sebesar 8,713 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilai sig < 0,05 menunjukkan bahwa variabel Pendidikan Nonformal, Luas Lahan, Tabungan, Pengalaman Berkebun dan Kosmopolitan berpengaruh secara signifikan. Sedangkan secara parsial (Uji t) menyatakan bahwa variabel Pendidikan nonformal dan tabungan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi ekonomi pekebun, sedangkan variabel luas lahan, pengalaman berkebun, dan kosmopolitan tidak berpengaruh secara nyata. Hal ini disebabkan karena beberapa pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai mempekerjakan orang lain dan tidak menjalankan kegiatan usahataninya sendiri, mereka juga jarang atau bahkan tidak pernah mencari informasi dan pengetahuan dari luar lingkungannya, baik melalui internet, media massa, atau lainnya.

 

2026-02-12 08:02:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Milenial Dalam Berwirausaha Coffee Shop Di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Laia Fyna Priskila (Medan, 2022)

Fyna Priskila Laia, Nirm 01.02.18.017. Minat Generasi Milenial Ddalam Berwirausaha Coffee Shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menentukan tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 12 April sampai dengan 12 Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 54 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop dengan menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yaitu kategori tinggi dengan persentase sebesar 81,21%. Kemudian hasil regresi linear berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antar variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara simultan variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara parsial pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop.

2026-02-12 08:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
4 weeks ago
Kurniawan Ahmad Syafril (Medan, 2022)

Ahmad Syafril Kurniawan, NIRM 01.02.18.003. Motivasi Pekebun dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal.. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 58 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal (77,9%) tergolong tinggi. Secara simultan luas lahan, hasil prouksi, pendapatan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Secara parsial hasil produksi dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Sedangkan luas lahan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh tidak berpengaruh terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao.

2026-02-12 08:02:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
4 weeks ago
Irawaty Febby (Medan, 2022)

Febby Irawati, NIRM 01.02.18.016. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai Juni 2022. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling dengan jumlah responden 94 orang. Sampel di peroleh dari 3 desa di Kecamatan Gebang, yaitu Desa Sangga Lima, Air Hitam dan Dogang. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao 70,17 persen jika dimasukkan kedalam garis kontinum berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao diperoleh persamaan sebagai berikut Y= -17,802 + 0,190X1 + 1,638X2 + 0,105X3 – 0,559X4 + 0,724X5 + 0,073X6+e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor Pendidikan Formal, Ketersediaan Modal, Lingkungan Sosial, Pendapatan dan Dukungan Pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. Sedangkan faktor peran penyuluh tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat generasi muda menjadi petani milenial di Kecamatan Gebang dengan nilai thitung lebih kecil dari ttabel.

2026-02-12 08:02:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Alansyah, Aldy (Medan, 2022)

Aldi Alansyah, Nirm 01.02.18.005. Efektivitas Kinerja kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan (1) mengkaji tingkat efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. (2) mengkaji faktor-faktor yang saling berhubungan dengan efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini di laksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian penyuluhan yang di gunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Untuk menganalisis tingkat efektivitas kinerja kelompok tani di gunakan teknik penentuan skor model likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas kinerja di gunakan model korelasi Pearson Moment. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong sangat tinggi yaitu (84%). Faktor-faktor yang berhubungan pada tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun adalah kohesivitas kelompok, intensitas pertemuan kelompok, dan kepuasan anggota, di nyatakan tingkat hubungan yang sedang. Kemudian faktor kepemimpinan kelompok dan fungsi kinerja di nyatakan tingkat hubungan yang rendah. Dan faktor pertisipasi anggota di nyatakan tidak berhubungan.

2026-02-12 03:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Hubungan Dinamika Kelompok Dengan Efektivitas Kelompok Tani Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara
4 weeks ago
Nurfatonah, Ahmalia (Medan, 2022)

Ahmalia Nurfatonah, NIRM. 01.02.18.004. Hubungan Dinamika Kelompok dengan Efektivitas Kelompok Tani di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dinamika kelompok tani, tingkat efektivitas kelompok tani, dan hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam kelompok tani berada pada kategori tinggi yaitu 79,15%, tingkat efektivitas kelompok tani juga berada pada kategori tinggi yaitu 81,74%, sementara hasil korelasi Rank Spearman antara hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tujuan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,766 (kategori hubungan kuat), struktur kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,242 (kategori hubungan sangat lemah/dianggap tidak berkorelasi), fungsi tugas dengan nilai correlation coefficient 0,331 (kategori hubungan cukup), pengembangan dan pembinaan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,381 (kategori hubungan cukup), kekompakan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,328 (kategori hubungan cukup), dan suasana kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,319 (kategori hubungan cukup) dengan efektivitas kelompok tani.

2026-02-12 03:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Damanik , Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

Kata

2026-02-09 02:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
1 month ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
1 month ago
Saragih Tiarmida (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan

Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan

pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten

Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan

berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan

penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari

0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada

tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-02-05 09:02:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian Di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil
1 month ago
Siswandar Yudi (Medan, 2025)

Yudi Siswandar, NIRM.RPL.01.01.22.634. Minat Petani dalam Pemanfaatan Lahan

Tidur Menjadi Lahan Pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh

Singkil. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat petani

dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu

dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan

lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh

Singkil. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai

dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri

dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan

reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif

kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa

tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di

Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil termasuk kategori sangat tinggi

dengan persentase 83,22%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang

mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan

pertanain diperoleh persamaan Y = 15,621 + 0,154X1 + 0,253X2 -0,243X3 +

0,642X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa usia, ketersediaan informasi,

ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lahan berpengaruh nyata terhadap

minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

2026-02-05 09:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id