POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1436
Pengaruh Dosis Fungisida Anthracole Terhadap Pengendalian Penyakit Bercak Daun (Culvularia Sp.) Pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pt. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara
9 months ago
Fajar Wira Yuda (Medan, 2025)

Fajar Wira Yuda, Nirm 01.04.21.206. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh dosis fungisida Anthracole dalam mengendalikan penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Culvularia sp. pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada, Kebun Pernantian, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama pada tahap pembibitan yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan kualitas bibit. Penelitian dilaksanakan dari November 2024 hingga Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan empat perlakuan dosis fungisida: N0 (kontrol), N1 (1,5 g/l), N2 (2 g/l), dan N3 (2,5 g/l), masing-masing diulang enam kali. Parameter yang diamati meliputi Tingkat dan intensitas serangan penyakit, serta pertumbuhan vegetatif bibit seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, dan berat akar (basah dan kering). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fungisida Anthracole efektif menurunkan Tingkat dan intensitas serangan Culvularia sp. dibandingkan kontrol. Dosis 2 gram/liter (N2) memberikan hasil terbaik dalam menekan perkembangan penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan penyakit bercak daun di pembibitan kelapa sawit tahap main nursery

2025-10-09 07:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Gulma Epifit Ficus Benjamina Dengan Metode Infus Akar Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Ptpn Iv Regional 1 Kebun Bandar Selamat
9 months ago
Harahap, Karina Apriliani (Medan, 2025)

Gulma epifit Ficus benjamina merupakan salah satu tanaman pengganggu yang tumbuh menumpang pada tanaman kelapa sawit dan dapat menghambat pertumbuhan serta produksi tanaman inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian gulma Ficus benjamina menggunakan metode infus akar dengan berbagai kombinasi herbisida, termasuk glifosat, triklopyr, serta campuran dengan bioadjuvan fermentasi air kelapa. Penelitian dilakukan di Kebun Bandar Selamat PTPN IV Regional 1 dengan menggunakan enam perlakuan (K1–K6) dan satu kontrol (K0). Parameter yang diamati meliputi Lama Kematian Gulma, Persentase Kematian Gulma dan Visualisai Daun Gulma yang diamati hingga 21 hari setelah aplikasi (HSA). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan K2 (4 mL Glifosat + 100 mL Air) memberikan efektivitas tertinggi dalam mengendalikan gulma, yang ditunjukkan oleh perubahan warna dan gugurnya daun secara penuh pada 9 HSA dan kematian total pada 12-21 HSA. Perlakuan K6 (4 mL glifosat + 100 mL fermentasi air kelapa) juga menunjukkan hasil signifikan meskipun lebih lambat dibanding K2. Kombinasi glifosat dengan fermentasi air kelapa terbukti mampu meningkatkan efektivitas herbisida, yang diduga disebabkan oleh kandungan senyawa fermentatif hasil ragi tape yang mempercepat penetrasi bahan aktif ke jaringan tanaman. Faktor lingkungan seperti kelembaban, umur tanaman gulma, dan teknik infus akar turut memengaruhi keberhasilan pengendalian.

2025-10-09 04:10:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Wanita Tani Dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika Menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
9 months ago
Yolanda Pandiangan (Medan, 2025)

Yolanda Pandiangan, NIRM 01.02.21.265. Persepsi Wanita Tani dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret Sampai dengan Juni 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong tinggi (69,2 %). sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani dalam meningkatkan usaha taninya terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani diperoleh persamaan berikut Y = Y = 29,772 + 0,006X1 + 0,062X2 + 0,093X3 + 0,081X4 + 0,320X5 + e. Secara simultan faktor-faktor (peran penyuluh, peran kelompok tani, karakteristik inovasi, lingkungan sosial dan prospek pasar) yang memengaruhi persepsi wanita tani berpegaruh signifikan. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor peran kelompok tani (X2), karakteristik inovasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan prospek pasar (X5) memiliki pengaruh signifikan dengan thitung lenih besar dari ttabel, dan faktor yang tidak berpengaruh secara siginikan yaitu peran penyuluh. 

2025-10-09 04:10:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) Menggunakan Ferotrap Alami Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat
9 months ago
Yeni Rahma (Medan, 2025)

Yeni Rahma, NIRM 01.02.21.230. Minat pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) menggunakan ferotrap alami pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) menggunakan ferotrap alami pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Luhak Nan Duo pada Maret sampai dengan Mei 2025. Metode penentuan sampel menggunakan proportional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) Pada kelapa sawit tinggi yaitu 73,47%, kemudian hasil Regresi Liniear Berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antara faktor umur, luas lahan, pengalaman berusahatani, peran penyuluh dan akses informasi dengan tingkat minat pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) menggunakan ferotrap alami. 

2025-10-09 04:10:53 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteriapanentandan Buah Segar (TBS) Di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara
9 months ago
Dwi Kurniawati (Medan, 2025)

Dwi Kurniawati, Nirm 01.02.21.204. Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteria Panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ialah untuk menganalisis persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai bulan Mei 2025. Metode pengkajian yaitu pengkajian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yaitu dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dalam kategori tinggi yaitu 82,9 %. Berdasarkan hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= 4,829 + 0,080X1 + 0,247X2 + 0,286X3 + 0,094X4 – 0,00000002084X5 + 0,191X6 +0,210X7 + 0,89X8 + e. Uji F (Simultan) menunjukkan bahwa variabel-variael bebas umur (X1), pendidikan (X2), luas lahan (X3), pengalaman (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8) Uji t hitung menunjukkan pengaruh signifikan persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen tandan buah segar (TBS) adalah umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X4), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8). Sedangkan yang tidak p

2025-10-09 03:10:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Teknologi Pascapanen Kopi Arabika Sesuai Good Handling Practices (Ghp) Oleh Pekebun Di Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah
9 months ago
Nafillah (Medan, 2025)

Nafilah, Nirm. 01.02.21.214.Tingkat Adopsi Teknologi Pascapanen Sesuai Good Handling Practices (GHP) Kopi Arabika Oleh pekebun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat Adopsi Teknologi Pascapanen Kopi Arabika Sesuai Good Handling Practices (GHP) oleh Pekebun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah pada Bulan Maret sampai dengan Juli 2025. Teknik pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi teknologi pascapanen kopi Arabika sesuai Good Handling Practices (GHP) sangat tinggi yaitu 85 persen, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi pascapanen kopi Arabika dengan uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor umur (X1), pengalaman berusahatani (X3), sikap pekebun (X5), kosmopolitan (X6), sifat inovasi (X7), peran kelompok tani (X8), peran penyuluh (X9) memiliki pengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Sedangkan pendidikan (X2), pendapatan (X4) berpengaruh tapi tidak signifikan terhadap (Y). Implikasi rencana tindak lanjut.

2025-10-09 03:10:44 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
10 months ago
Maulina, Dwika Putri (Medan, 2025)

Pelepah Kelapa Sawit menjadi Briket Arang di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan bulan Agustus 2025. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 82%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,823+0,348X1+0,035X2+0,126X3 +0,196X4+0,181X5+ 0,281X6+ e. Uji lanjut menggunakan thiutng menunjukkan bahwa lingkungan sosial, karakteristik inovasi, peran kelompok tani, dan kosmopolitan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thiutng lebih besar daripada ttabel. Sedangkan peran penyuluh dan pemasaran tidak berpengaruh signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel. 

2025-10-08 07:10:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat.
10 months ago
Mendrofa, Daniel (Medan, 2025)

Daniel Mendrofa, Nirm 01.02.21.202. Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jenis pengkajian yang digunakan Deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 64,52%. hasil regresi linear Berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 36.173 - 0.213 X1 + 0.098 X2 + 0.073 X3 + 0.164 X4 - 5.384 X5 – 0.023 X6 + 0.339 X7 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pesepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu adalah umur, Pendidikan, luas lahan, pengalaman, dan interaksi sosial.

2025-10-08 04:10:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.
10 months ago
Mulyana, Rizki (Medan, 2025)

Rizki Mulyana, NIRM. 01.01.21.227. Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat pada bulan Maret 2025-Juli 2025. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat partisipasi petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani digunakan model analisis Structural Equation Modelling (SEM)-Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 78,56%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok adalah variabel karakteristik petani, peran penyuluh, dan dukungan pemerintah, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah variabel motivasi petani dan akses informasi.  

2025-10-08 02:10:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Program CSR PT AQUA Bersama LSM SoI Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara.
10 months ago
Lubis, Rani Magvirah (Medan, 2025)

Rani Margvirah Lubis, Nirm. 01.01.21.258. Efektivitas Program CSR PT AQUA Bersama LSM SoI Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program CSR dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas program CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas progrram CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 82,33%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor partisipasi (X1), motivasi (X2), sasaran (X3) dan teknik pendampingan (X4) berpengaruh signifikan terhadap efektivitas program CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan secara simultan. Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap efektivitas progrram CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan adalah partisipasi (X1), sasaran (X3) dan teknik pendampingan (X4). Sedangkan variabel bebas motivasi (X2) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap parsial terhadap efektivitas program CSR (Y). 

2025-10-08 02:10:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang Pada Petani Bengkuang
10 months ago
Putri Fadillah Muthmainah (Medan, 2025)

Putri Fadillah Muthmainah, Nirm 01.01.21.256. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji formulasi soft cookies tepung bengkuang terbaik yang dapat diterima responden. (2) Mengkaji persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan soft cookies tepung bengkuang. (3) Mendesain rancangan penyuluhan pembuatan soft cookies tepung bengkuang tervalidasi. Penelitian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung bengkuang terhadap mutu soft cookies yang terdiri dari 5 perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2024 sampai dengan Juli 2025. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data pada uji kadar air menggunakan uji anova dengan software SPSS 26 serta dilakukan uji organoleptik kepada 20 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil terbaik dari pembuatan soft cookies tepung bengkuang ada pada perlakuan P2 dengan konsentrasi tepung terigu 75% dan tepung bengkuang 25%. (2) Persepsi petani terhadap inovasi pembuatan soft cookies tepung bengkuang, masyarakat belum mengetahui inovasi olahan dari bengkuang ini dan menilai inovasi ini sebagai suatu pengembangan baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan baik bagi petani maupun konsumen. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang sebesar 79,3% dan tergolong sangat efektif.

2025-10-07 08:10:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Keberdayaan Wanita Tani Dalam Program Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang
10 months ago
Robbiansyah, Mhd Lutfhi (Medan, 2025)

Muhammad Lutfhi Robbiansyah, Nirm. 01.01.21.217. Keberdayaan Wanita Tani Dalam Program BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat keberdayaan wanita tani dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberdayaan wanita tani dalam program BUMDes. Pengkajian ini dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara tidak terstruktur dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda, Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan wanita tani dalam program BUMDes tergolong tinggi dengan tingkat sebesar 74,5%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi petani diperoleh persamaan Y= 5,236 + 0,140X1 + 0,151X2 + 0,231X3 + 0,170X4 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa peran dalam keluarga berpengaruh tidak nyata dengan nilai thitung lebih kecil daripada ttabel. variabel motivasi dan sosial budaya berpengaruh nyata dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan dukungan lingkungan berpengaruh sangat nyata dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. 

2025-10-07 08:10:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Kerupuk Kentang (Solanum Tuberosum L.) Di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
10 months ago
Izati Rida (Medan, 2025)

Izati Rida. Nirm 01.01.21.212. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Kerupuk Kentang Di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah 1.) Mengetahui cara pembuatan kerupuk kentang yang baik dan efektif. 2.) Mengetahui tingkat persepsi petani terhadap pembuatan kerupuk kentang di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. 3.) Membuat desain rancangan penyuluhan pembuatan kerupuk kentang di Kecamatan Bukit Kabupaten bener Meriah. Pengkajian teknis mengunakan metode eksperimental yang mana untuk mengukur formulasi yang terbaik dalam pembuatan kerupuk kentang yang mana terdiri dari 3 perlakukan dan untuk pengujian teknis nya yaitu ada Uji Kadar Air, Uji Daya Kembang, dan Uji Organoleptik. Kajian penyuluhan menggunakan metode kualitatif sederhana, snowball dengan melakukan observasi dan dokumentasi. Pengkajian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2025. Hasil dari pengkajian ini menunjukan bahwa 1.) konsentrasi terbaik dalam pembuatan kerupuk kentang adalah pada perlakukan 1 dengan komposisi 50% kentang dan 45% tepung tapioka dan 5% bahan lainnya. 2.) tingkat persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan kerupuk kentang yang diperoleh dengan melalui wawancara kepada key informan yaitu inovasi teknologi pembuatan kerupuk kentang ini efektif dan dapat diterima serta dipahami oleh petani yang di Kecamatan Bukit. 3.) Hasil validasi menunjukan bahwa tingkat keefektifan rancangan penytuluhan di Kecamatan Bukit sebesar 90,44% dan tergolong sangat efektif. 

2025-10-07 08:10:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Keripik Singkong Simulasi Andaliman
10 months ago
Primakanda, Fadhilah (Medan, 2025)

Fadhilah Primakanda, NIRM. 01.01.21.209. Singkong merupakan komoditas pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bumbu andaliman terhadap kualitas dari keripik singkong simulasi, untuk mengetahui persepsi petani terhadap pembuatan keripik singkong simulasi andaliman, dan untuk merancang penyuluhan tentang pembuatan keripik singkong simulasi andaliman yang tervalidasi. Penelitian ini terdiri dari kajian teknis, analisis persepsi petani terhadap inovasi, dan validasi rancangan penyuluhan. Kajian teknis menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan konsentrasi bubuk andaliman (1,5%, 2%, dan 2,5%) dan dilakukan pengujian kadar air serta uji organoleptik. Analisis persepsi dilakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan reduksi data. Validasi rancangan penyuluhan dilakukan menggunakan skala likert dengan lima alternatif jawaban yaitu sangat tidak afektif, tidak efektif, sedang, efektif, dan sangat efektif. Penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi bubuk andaliman terbaik diperoleh pada konsentrasi 2% yang memiliki cita rasa dan mutu paling disukai panelis. Persepsi terhadap inovasi pembuatan keripik singkong simulasi andaliman tergolong dapat diterima dengan positif. Hasil validasi rancangan penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan tergolong efektif. 

2025-10-07 08:10:04 admin@polbangtanmedan.ac.id