POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1522
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
10 months ago
Damanik, Fauziah Khairani (Medan, 2025)

Fauziah Khairani Damanik. Nirm. 01.01.21.244. Minat Petani dalam Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. Eceng gondok (Eichornia crassipes) sebagai gulma invasif di Danau Toba berpotensi dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk mengatasi masalah lingkungan dan ketergantungan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dalam pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, penyebaran kuesioner kepada 78 orang responden, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik mencapai 79,8% termasuk dalam kategori tinggi. Hasil dari regresi linear berganda terhadap factor-faktor yang mempengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -1,866+ 0,577 X1 + 0,620 X2 + 0,327 X3 + 0,230 X4 + 0,259 X5 + e. Secara simultan (Uji F) semua variable bebas (lingkungan sosial (X1), relevansi pribadi (X2), peran penyuluh (X3), sarana dan prasarana (X4), serta keaktifan kelompok tani (X5)) berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Y). Selanjutnya secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variable lingkungan sosial (X1), relevansi pribadi (X2), peran penyuluh (X3), sarana dan prasarana (X4), serta keaktifan kelompok tani (X5) berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Y)

2025-11-03 07:11:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata Di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
10 months ago
Wiguna, Aditya (Medan, 2025)

Aditya Wiguna, NIRM 010121235. Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis tingkat partisipasi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Pengkajian dilakukan di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan pengujian outer model, inner model dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan alat analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata tergolong tinggi (72,13%), faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani yaitu motivasi, dukungan pemerintah, sarana dan prasarana dengan faktor motivasi yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi petani, sedangkan faktor peran penyuluh berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Peningkatan partisipasi petani dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi petani yaitu menciptakan peluang pendapatan bagi petani melalui diversifikasi pangan menjadi berbagai produk olahan makanan. 

2025-11-03 07:11:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur
11 months ago
Arman (Medan, 2025)

Arman. NIRM. RPL. 01.01.22.541. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka pada Tanaman Padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian serta untuk menganalisis tingkat penerimaan petani (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) terhadap pembuatan elisitor biosaka di Kecamatan Rantau Selamat Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini dilaksanakan pada September – Desember 2024 di Kecamatan Rantau Selamat. Metode Pengkajian yang digunakan adalah wawancara dan survei yang dianalisis menggunakan Teknik deskriptif kuantitatiif. untuk mengevaluasi tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pembuatan elisitor biosaka pada tanaman padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur tergolong Sangat Efektif (80,3%). Sedangkan, tingkat penerimaan petani terhadap metode penyuluhan termasuk dalam kategori sangat efektif (83,3%), pada media penyuluhan termasuk kategori efektif (79,2%), volume penyuluhan tergolong efektif (76,6%), Lokasi penyuluhan termasuk kategori sangat efektif (84,5%), waktu penyuluhan tergolong sangat efektif (83%), biaya penyuluhan tergolong sangat efektif (82%) materi penyuluhan tergolong sangat efektif (80,9%). 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L) Di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman
11 months ago
Armaferdi (Medan, 2025)

Armaferdi. NIRM. RPL.01.01.22.590. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat presentase penerimaan petani terhadap penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan dan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, Keterampilan dan sikap petani dalam rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung ( Zea mays.L) di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Alahan Mati Hilia Kecamatan Simpang Alahan Mati pada akhir bulan Oktober sampai dengan akhir bulan Desember 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner yang telah mengalami uji validitas dan reliabilitas dengan jenis pengkajian deskripitif kuantitatif dan analisis data menggunakan skala likert setelah pelaksanaan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian meliputi beberapa potensi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan adalah anggota kelompoktani yang membudidayakan jagung yang terdiri dari 6 kelompoktani dengan populasi sebanyak 240 orang dan sampel yang didapat sebanyak 70 orang dengan sistem propotional random sampling. Tingkat persentase penerimaan, sasaran sebesar 90,16%, materi sebesar 90,71%, metode sebesar 90,12%, Media sebesar 90,13%, volume sebesar 90,07%, lokasi sebesar 90,77%, waktu sebesar 90,01% dan sebesar 89,77%. Rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung di Kecamatan Simpang Alahan Mati mendapatkan skor rata-rata 90,25% dengan kriteria sangat efektif untuk diterapkan di lapangan.

2025-10-21 08:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Terhadap Pengendalian Hama Keong (Pomacea Canaliculata) Secara Mekanis Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
11 months ago
Ari Astuti (Medan, 2025)

Ari Astuti, NIRM. RPL.01.01.21.589. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Petani terhadap Pengendalian Hama Keong (Pomacea canaliculata) Secara Mekanis pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tingkat sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah termasuk kategori tinggi dengan persentase 70,35%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah diperoleh persamaan Y = 9,966 + 0,103X1 + 0,125X2 +0,306X3 + 0,424X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana, kebijakan pemerintah, dan peran penyuluh berpengaruh signifikan dalam pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah.. 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari Di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
11 months ago
Amlis (Medan, 2025)

Amlis. NIRM: RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni wanita tani yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita tani dalam pemanfaatan pekarangan lestari sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan pekarangan lestari”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 81,07%, 82,20%, 80,79%, 82,99%, 84,79%, 83,49%,82,25%, 78,87%, dan 80,77%

2025-10-21 08:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga.
11 months ago
Bangun, Tringani Ratmi (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam.

2025-10-20 03:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea Canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair Pada Padi Sawah Di Kecamatan Kotanopan
11 months ago
Rahmadani, Desi (Medan, 2023)

Pengkajian ini berjudul Persepsi Petani dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair pada Padi Sawah di Kecamatan Kotanopan. Harga pupuk kimia yang mahal menjadi salah faktor penyebab menurunnya produktivitas padi di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan menggunakan 57 orang sebagai responden. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 63, 21%. Secara simultan umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, peran penyuluh, akses informasi, intensitas penyuluhan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh secara simultan terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan. Secara parsial umur, pendidikan, luas lahan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair sedangkan pengalaman bertani, peran penyuluh, akses informasi dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruuh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan.   

2025-10-20 03:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi
11 months ago
Siburian, Sonta (Medan, 2023)

Sonta Siburian, Nirm RPL.01.01.21.459. Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi pada bulan Oktober sampai dengan Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu sebesar 79,05% dengan kategori tinggi, sementara hasil analisis regresi linear berganda terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 31,370 + 0,330X1 + 0,366X2 + 0,475X3 – 0,132X4 + e. Secara simultan variabel yaitu karakteristik petani, motivasi, peran penyuluh dan sarana dan prasarana dengan nilai Fhitung (5,058) > FTabel (2,50).

2025-10-20 02:10:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) Di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun
11 months ago
Serephia Natalie Hutasoit (Medan, 2025)

Serephia Natalie Hutasoit, NIRM. 01.01.21.264. Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah sesuai dengan prinsip SMART dan ABCD di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (3) menganalisis penetapan sasaran penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial dan ekonomi di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (5) mengetahui jumlah petani yang melaksanakan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) identifikasi potensi wilayah menggunakan metode RRA menunjukkan terdapatnya limbah tongkol jagung yang tidak dimanfaatkan, (2) tujuan penyuluhan untuk meningkatkan sikap petani membuat dan mengaplikasikan biochar di lahan usaha tani jagung dalam satu musim tanam sesuai anjuran awalnya 15 orang (26%) menjadi 20 orang (35,09%), (3) sasaran penyuluhan yaitu pengurus kelompok tani yang melakukan budidaya tanaman jagung, (4) hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Purba sebesar 83,42% dan kriteria sangat efektif, (5) jumlah petani yang melakukan pembuatan dan pengaplikasian biochar yaitu sebanyak 20 orang (35,09%). 

2025-10-15 04:10:08 admin@polbangtanmedan.ac.id