POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1411
Efektivitas Program Food Estate Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah (Allium Cepa Var. aggregatum L) Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
2 weeks ago
Gidion Sihombing (Medan, 2024)

Gidion Sihombing, Nirm. 01.01.20.150. Efektivitas Program Food Estate Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis efektivitas program Food Estate dalam meningkatkan produktivitas bawang merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. (2) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program Food Estate dalam meningkatkan produktivitas bawang merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan Februari sampai Juni 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 85 petani yang merupakan anggota kelompok tani yang  berada di Desa Ria Ria Kecamatan Pollung, dengan penarikan sampel pengkajian dilakukan dengan proportional random sampling. Untuk menganalisis tingkat efektivitas program Food Estate digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program Food Estate digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis tingkat efektivitas program Food Estate yaitu sebesar 73,21% pada kategori tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap efektivitas program Food Estate adalah sosialisasi, produktivitas, motivasi dan sarana prasarana.

 

 

2026-06-25 03:06:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa) Di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh
2 weeks ago
Fransiska Rosalina (Medan, 2024)

Fransiska Rosalina, Nirm. 01.01.20.149. Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu yang terdiri dari dokumentasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) tergolong dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 85,22%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 16,395 + 0,019X1 + 0,164X2 + 0,944X3 – 2,877X4 – 0,194X5 + 0,027X6 + 0,525X7 + 0,310 X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas pendidikan formal (X1), pendidikan non formal (X2), pendapatan (X3), luas lahan (X4), jumlah tanggungan (X5), pengalaman berusahatani (X6), peran penyuluh (X7), dan akses informasi (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi petani (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X2), (X3), (X4), (X5), (X6), (X7), dan (X8) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). sedangkan variabel (X1) tidak berpengaruh.

2026-06-24 09:06:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Motivasi Dan Karakteristik Petani Terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (Gap) Petani Jeruk Siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota
2 weeks ago
Joni Aripin (Medan, 2024)

Joni Aripin, NIRM. RPL 01.01.21.289, Pengaruh Motivasi dan Karakteristik Petani terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (GAP) Petani Jeruk Siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pengaruh motivasi dan karakteristik  petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan pada November - Juli 2023 yang dilaksanakan di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh motivasi dan karakteristik petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk kategori tinggi dengan persentase 60.91%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 62.565 + 0.447 X1 + 0.465 X2 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa motivasi dan karakteristik petani berpengaruh signifikan

dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2026-06-24 03:06:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Untuk Meningkatkan Produksi Buah Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi
3 weeks ago
Kuntoro (Medan, 2024)

Kuntoro, Nirm. 01.02.20.178. "Minat Petani Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Untuk Meningkatkan Produksi Buah Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pemangkasan kopi untuk meningkatkan produksi buah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat minat petani dalam pemangkasan tanaman kopi untuk meningkatkan produksi di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi termasuk kategori tinggi dengan persentase 79,35%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 3.164 – 0.228X1 – 0,118X2 + 0.370X3 – 12.295X4 + 0.227X5 + 0.316X6+ 0.542X7 + 0.300X8 – 0.058X9 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas, umur (X1), pendidikan formal (X2), pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), lingkungan sosial (X7), pendidikan non formal (X8), karakteristik teknologi (X9) berpengaruh terhadap minat petani dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Y), Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel umur (X1), pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), lingkungan sosial (X7) dan pendidikan non formal (X8) berpengaruh nyata dan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal (X2) dan karakteristik teknologi (X9)

Kata kunci: Minat, Petani, Pemangkasan, Kopi, produksi

2026-06-23 09:06:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Niat Wirausahawan Terhadap Keberhasilan Usaha Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) Di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
3 weeks ago
Ramli Fransisko Pandiangan (Medan, 2024)

Ramli Fransisko Pandiangan, NIRM. 01.02.20.186. Pengaruh Niat Wirausahawan terhadap Keberhasilan Usaha Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis niat wirausahawan, keberhasilan usaha, serta mengetahui dan menganalisis pengaruh niat wirausahawan terhadap keberhasilan usaha Program PWMP di Polbangtan Medan. Metode pengkajian ini adalah metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Pada Desember 2023 sampai dengan Mei 2024. Populasi pada pengkajian diambil secara purposive yaitu kelompok usaha Tahun 2021-2023 yang berasal dari Polbangtan Medan sebanyak , serta sampel pada pengkajian ini juga dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu semua ketua kelompok menjadi sampel yaitu 75 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan pengisian kuesioner. Teknik analisa data dengan skala Likert dan analisis regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa niat wirausahawan tergolong rendah (47,08 persen) dibuktikan dengan kurangnya dukungan orang-orang terdekat (norma subjektif) (45,55 persen) dan keberhasilan usaha tergolong rendah (46,78 persen) dibuktikan kurang mampu berdaya saing dengan kompetitor (daya saing) (43,47 persen). Niat wirausahawan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha yang artinya semakin tinggi niat wirausahawan maka, semakin tinggi pula peluang untuk mencapai keberhasilan usaha.

Kata Kunci : Keberhasilan Usaha, Niat, Program PWMP, Polbangtan Medan, Wirausahawan.

2026-06-23 09:06:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Kepuasan Petani Kelapa Sawit Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 weeks ago
Yuli Patmala (Medan, 2024)

Yuli Patmala, Nirm 01.02.19.095. Tingkat Kepuasan Petani Kelapa Sawit Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan petani dan faktor-faktor yang memengaruhi Tingkat Kepuasan Petani Kelapa Sawit Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat pada 16 April sampai dengan 24 Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan Customer Satisfuction Indexs (CSI) dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan petani kelapa sawit terhadap kinerja penyuluh pertanian puas yaitu 79%, kemudian hasil Regresi Liniear Berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antara faktor umur, pendidikan formal, pengalaman berusahatani, interaksi dengan penyuluh, metode penyuluhan dan peran penyuluh dengan tingkat kepuasan petani. 

Kata Kunci: Tingkat Kepuasan Petani, Kinerja Penyuluh Pertanian, Customer Satisfuction Indexs, Kecamatan Selesai

2026-06-23 09:06:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
3 weeks ago
Aswadi (Medan, 2024)

Aswadi, Nirm: RPL 010121325. Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengkajian bertujuan (1) Untuk mengetahui tingkat motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur lX Kabupaten Lima Puluh Kota (2) Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur lX Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kapur IX pada bulan Februari sampai Mei 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengakjian menunjukkan bahwa : (1) Tingkat Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (74,90%), (2) Secara bersamaan (simultan) variabel Karakteristik Petani (X1), dan Peran Penyuluh (X3) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota,seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (6,359) yang melibihi F tabel (2,78). Secara individual (parsial), variabel karakteristik petani (X1) signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, sebagaimana terlihat pada nilai T hitung (-2,827) yang melibihi T tabel (1,672). Begitu juga variabel ketersediaan sarana dan prasarana (X2) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, yang tercermin dalam nilai T hitung (1,289) yang melebihi T tabel (1,672).Selain itu, peran penyuluh (X3) juga berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, sebagaimana terlihat pada nilai T hitung (3,198) yang melebihi nilai T tabel (1,672).

Kata Kunci : Petani Muda, Budidaya, Jagung Hibrida

2026-06-23 08:06:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Padat (Decanter Solid) Pabrik Kelapa Sawit Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
3 weeks ago
Andini Eka Malinda (Medan, 2024)

Andini Eka Malinda, Nirm 01.02.20.138. Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Padat (Decanter Solid) Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam pemanfaatan limbah padat (decanter solid) pengolahan pabrik kelapa sawit menjadi pupuk organik di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan april sampai dengan juni 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Teknik penentuan sampel dalam pengkajian ini yaitu simpel random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Hasil dalam pengkajian ini menunjukan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan limbah padat (decanter solid) pabrik kelapa sawit dalam kategori sedang yaitu 63,2%. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42.718 + 0.023X1 + 0.087X2 – 0.211X3 + 0.142X4 – 0.019X5 + 0.060X6 + 0.192X7 + 0.116X8 + e. Selain itu, dilakukan uji lanjutan yaitu uji t (parsial) menunjukan bahwa faktor umur, pendidikan, pendapatan, peran penyuluh, modan serta lingkungan sosial berpengaruh nyata terhadap pengkajian ini.

Kata Kunci : Minat petani, decanter solid, pupuk organik, regresi linear berganda.

2026-06-23 07:06:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Pekebun Dalam Pengolahan Roast Bean Kopi Arabika Di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah
3 weeks ago
Muhammad Ardiansyah (Medan, 2024)

Muhammad Ardiansyah, Nirm 01.02.20.150. sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir (TA) dengan judul Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Pekebun dalam Pengolahan Roast Bean Kopi Arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Pengolahan roast bean kopi arabika berdampak pada naiknya harga jual biji kopi dan dapat meningkatkan pendapatan pekebun. Namun, minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika masih tergolong rendah yakni 40% yang disebabkan karena keterbatasan mesin pengolah (sarana prasarana). Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalisis minat pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Metode pengkajian kuantitatif deskriptif. Pengkajian di laksanakan di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah pada bulan November 2023-Agustus 2024. Populasi kajian sebanyak 151 pekebun kopi arabika dari 7 kelompok tani di 3 desa yaitu Desa Suku Wih Ilang, Sinar Jaya Paya, dan Blang Pulo sedangkan sampel kajian sebanyak 60 pekebun kopi arabika. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan sebaran kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis hasil sebaran kuisioner dan analisis regresi linier berganda. Hasil kajian diketahui bahwa minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah sebesar 87,25%. (sangat tinggi). Secara parsial, faktor- faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah adalah umur, peran penyuluh, peran kelompok tani, harga jual, ketersediaan informasi berpengaruh negatif. Sedangkan faktor luas lahan, modal, lingkungan masyarakat tidak berpengaruh signifikan.

Kata Kunci: Minat, Pengolahan Kopi Arabika, Roast Bean, Kabupaten Bener Meriah.

 

2026-06-23 07:06:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Di Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara
3 weeks ago
Nisa Samosir (Medan, 2024)

Nisa Samosir, NIRM. 01.02.20.153. Perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkaji tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabiika (Coffea arabica L.) dan (2) mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reabilitas. Untuk menganalisis tingkat perilaku pekebun menggunakan skala likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pekebun menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan penelitian yang diperoleh, tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) sebesar 70,23 % (kategori tinggi). Sementara hasil regresi linear berganda terhadap tingkat perilaku pekebun diperoleh persamaan Y = − 17.561 + 0,476 + 0,067 + 2,782 + 0,825 + 454 + 0,391 +0,756 + e. Faktor-faktor yang mempenagruhi tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara adalah pendidikan (X1), pengalaman (X2), luas lahan (X3), peran kelompok tani (X4), peran penyuluh (X5), intensitas penyuluhan (X6), lingkungan sosial (X7). 

Kata kunci: kopi arabika, pemangkasan, Kecamatan Sipoholon.

2026-06-22 04:06:26 admin@polbangtanmedan.ac.id