POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1287
Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
1 month ago
Harahap Jaiusman (Medan, 2026)

Jaiusman Riva’i Harahap, Nirm 01.02.20.177. Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pengolahan kopi arabika menjadi grean bean di daerah pengkajian. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang adalah sangat tinggi dengan persentase 92%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut. Y = 45.415 + 0,002X1 - 0,039X2 + 0,145X3 + 0,031X4 + +0,065X5 + 0,126X6 + e. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa luas lahan, pengalaman, peran kelompok tani dan pemasaran berpengaruh signifikan dan untuk umur dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di daerah pengkajian.

2026-01-23 09:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Ferotrap Dan Insektisida Untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros) Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Di Pt. Pp. Lonsum Rambong Sialang Estate
1 month ago
Harahap Mhd Arsyad (Medan, 2024)

Muhammad Arsyad Harahap, Nirm 01.04.20.153. Penggunaan Ferotrap dan Insektisida untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan penggunaan ferotrap dan insektisida untuk pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate dari sisi teknis, ekonomis dan dampak terhadap lingkungan. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 s.d Juli 2024. Metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji two independent sample t

test. Terdapat perbedaan hasil efektivitas penggunaan metode ferotrap dibandingkan dengan insektisida pada pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Perbedaan hasil efektivitas dari metode insektisida sebesar 26,04% lebih tinggi dibandingkan ferotrap. Terdapat perbedaan selisih biaya penggunaan kedua metode sebesar Rp 1.328.329,16 dengan selisih persentase 36,36%. Berdasarkan selisih biaya, dapat disimpulkan bahwa biaya pengendalian menggunakan metode ferotrap lebih murah dibandingkan menggunakan metode insektisida. Serta terdapat perbedaan dampak terhadap lingkungan sebesar 18% yang dimana metode ferotrap lebih rendah dibandingkan dengan insektisida. Berdasarkan metode bayes untuk analisis pemilihan alternatif dalam pengambilan keputusan, dapat disimpulkan dari 3 kajian bahwasanya metode ferotrap lebih baik digunakan dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)

2026-01-22 08:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi Yang Berbeda Di Divisi 6 Pt Smart Tbk, Padang Halaban Estate
1 month ago
Rahmi Raisa (Medan, 2024)

Raisa Rahmi, Nirm 01.04.20.164. Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi yang Berbeda di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Tujuan dari pengkajian ini adalah membandingkan evaluasi panen dari dua supervisi yang berbeda ditinjau dari karakteristik pemanen serta mengetahui perbedaan kualitas dan kuantitas hasil pemanen, mengetahui kendala penyebab terjadinya perbedaan kualitas dan kuantitas produksi panen di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024 dengan metode kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan deskriptif dan komparatif (uji two independent sample t-test). Metode pengumpulan data, yaitu pengambilan data sekunder dari perusahaan, observasi dilapangan. Hasil pengkajian ini menunjukan adanya perbedaan antara kuantitas produksi panen supervisi A dan supervisi B dan tidak terdapat perbedaan kualitas panen sesuai standar kriteria yang ditetapkan oleh PT SMART antara supervisi A dan supervisi B, namun jika ditinjau dari karakteristik pemanen berdasarkan pengalaman kerja terdapat perbedaan kuantitas dari kedua supervisi, sedangkan dari aspek kualitas jika ditinjau dari karakteristik pemanen secara umum telah sesuai standar yang ditetapkan oleh perusahaan.

2026-01-22 07:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina Pada Lahan Topografi Berbeda Di Pt. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan
1 month ago
Siregar, Hakim Mhd Iqbal Azizul (Medan, 2024)

M. Iqbal Azizul Hakim Siregar, Nirm 01.04.20.151. Efektivitas Pengendalian

Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina pada Lahan

Topografi Berbeda di PT. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan.

Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis gulma anak kayu yang

tumbuh di PT. Socfindo Kebun Aek Loba, menghitung nilai kerapatan gulma

(SDR), serta bagaimana tingkat efektivitas penggunaan bahan akti 2,4 D dimetil

amina pada topografi yang berbeda. Pengkajian ini dilakukan di PT. Socfindo

Kebun Aek Loba Divisi VI. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif

dengan pengambilan data primer dilakukan secara langsung dilapangan dengan

menghitung setiap jenis gulma yang tumbuh dilapangan yaitu di pasar pikul, dan

gawangan mati, data sekunder pengambilan data secara langsung dari perusahaan.

Metode analisis yaitu analisis vegetasi untuk mengetahui jumlah kerapatan gulma,

frekuensi gulma dan Summed Domminance Ratio (SDR). Hasil analisis

menunjukkan gulma dominan di topografi datar adalah gulma Melastoma

malabathricum dengan nilai SDR 23,93%. Sedangkan pada topografi miring

adalah gulma Clidemia hirta dengan nilai SDR 27,25%. Gulma pada topografi

datar lebih cepat kematian dibandingkan dengan gulma pada topografi miring.

2026-01-22 07:01:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
1 month ago
Elizabeth Gabriella Taraja (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5

2026-01-22 07:01:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Laporan Tugas Akhir Efektivitas Pengendalian Gulma Keladi Tikus (Typhonium Blumei ) Dengan Berbagai Dosis Herbisida Metil Metsulfuron Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pt. Umada Kebun Pernantian
1 month ago
Jiddan, Arham (Medan, 2024)

Arham Jiddan, Nirm 01.04.20.141. Melakukan penelitian tentang Efektivitas Pengendalian Gulma Keladi Tikus (Typhonium blumei) dengan Berbagai Dosis Herbisida Metil metsulfuron pada Tanaman Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada Kebun Pernantian. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji efektivitas pengendalian gulma keladi tikus (Typhonium blumei) terhadap pemberian berbagai dosis herbisida Metil metsulfuron pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 s/d Juni 2024. Penelitian ini berlokasi di divisi 1 blok 6 PT. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 6 taraf yaitu, Kontrol (M0), 15 gr/knapsack (M1), 30 gr/knapsack (M2), 45 gr/knapsack (M3), 60 gr/knapsack (M4), 75 gr/knapsack (M5). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati meliputi skoring visualisasi gulma, gulma pertumbuhan terhambat, persentase kematian gulma. Data jumlah vegetasi gulma dianalisis menggunakan analisis nisbi jumlah dominansi (NJD) sedangkan data lainnya dianalisis menggunakan Annova dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh berbagai dosis herbisida Metil metsulfuron terhadap visualisasi gulma 5 MSA, gulma pertumbuhan terhambat 5 MSA, persentase kematian gulma 5 MSA.

2026-01-22 07:01:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
2 months ago
Saragih Tiarmaida (Medan, 2026)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Nirdos (Medan, 2025)

Nirdos, Nirm RPL.01.01.22.569. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau (Acorus calamus L.) di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan pestisida nabati oleh petani di daerah tersebut, padahal jerangau merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa aktif seperti asaron yang efektif sebagai insektisida alami. Penyuluhan pertanian diposisikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan pengendali hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penyuluhan berbasis partisipatif. Sampel diambil dari 86 petani anggota kelompok tani menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi sebanyak 614 orang. Instrumen berupa kuesioner disusun berdasarkan indikator validitas dan reliabilitas. Penyuluhan dilaksanakan lima kali menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan media leaflet, benda nyata, dan kuesioner. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap berbagai komponen rancangan penyuluhan tergolong tinggi: tujuan (93%), sasaran (95%), materi (94%), metode (92%), media (90%), volume (89%), lokasi (91%), waktu (87%), biaya (88%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan diterima sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman petani mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model penyuluhan serupa pada wilayah lain yang memiliki potensi tanaman lokal dengan kandungan insektisida alami. 

2026-01-09 02:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Pertanian Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
2 months ago
Yutenti Irma (Medan, 2025)

Irma Yutenti, Nirm: RPL 01.02.21.388. Studi ini mengkaji faktor-faktor yang memotivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk keperluan pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menilai motivasi petani di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian. (2) Tujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kapur IX antara Maret dan Juni 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari melakukan wawancara dan mendistribusikan kuesioner yang telah menjalani pengujian yang ketat untuk memastikan validitas dan keandalannya. Pendekatan analisis data melibatkan pemanfaatan skala likert dan regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota adalah 79,22%, yang termasuk dalam kategori tinggi, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian, sebagaimana ditentukan oleh analisis uji-t, adalah karakteristik petani dan peran penyuluh, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana tidak berdampak signifikan. Dengan persamaan regresi Y = 23,732 + 0,187 X1 + 0,403 X2 +0,083 X3 + e dan nilai R Square sebesar 0,748.  

2026-01-09 02:01:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
2 months ago
Nafran Indra (Medan, 2025)

Indra Nafran. NIRM. RPL 01.01.22.603. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 83,38%, 83,79%, 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,88%%.

2026-01-09 02:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Unggul Berlabel Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Vii Koto Kabupaten Padang Pariaman
2 months ago
Basri Hasan (Medan, 2025)

Hasan Basri, NIRM. RPL. 01.01.22.601. Pengkajian yang saya lakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah (Oriza sativa L.) di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di nigari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto pada bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Januari 2025 dengan menggunakan metode pengumpulan data secara wawancara dan kuesioner yang sudah diuji Validitas dan Reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala linkert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yang terdiri dari anggota kelompok tani sebagai petani padi sawah yang sesuai keriteria yaitu petani padi sawah yang terdapat pada 6 kelompok tani dengan jumlah populasi sebanyak 245 orang maka didapatkan sampel sebanyak 38 orang dengan metode random sampling. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan dan sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,47 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,1 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan nilai skor rata-rata 89,1 % atau sangat efektif untuk diterapkan. 

2026-01-09 02:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Hortikultura Di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara
2 months ago
Manalu, Anny Nerawat (Medan, 2025)

Anny Nerawaty Manalu, NIRM: RPL.01.01.22.540, Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara. Tugas Akhir. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. 2024. Alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain seperti perkebunan, pemukiman, dan fasilitas umum merupakan fenomena yang semakin marak terjadi khususnya di Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif dalam mengatasi permasalahan alih fungsi lahan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Pengkajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuisioner dibantu software SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barus yakni Kelurahan Padang Masiang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Subjek penelitian adalah 53 petani yang berasal dari 3 kelompok tani di Kelurahan Padang Masiang yaitu Kelompok tani Saoloan, Bina Guna, dan Maduma. Berdasarkan tahapan dalam proses pengkajian, maka dapat disimpulkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian tentang alih fungsi lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara sebesar 89,24% yang termasuk dalam kriteria sangat efektif. 

2026-01-09 02:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L) Di Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deli Serdang
2 months ago
Simarmata, Riswanri (Medan, 2025)

Riswanri Simarmata, Nirm. 01.01.21.226. Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. 2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini dipilih karena menjadi penghasil pisang barangan terbesar di Kabupaten Deli Serdang, dan yang telah menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 88 petani yang merupakan petani pisang barangan di Kecamatan STM Hulu, dengan penarikan sampel pengkajian menggunakan propotional random sampling. Untuk menganalisis Tingkat minat petani digunakan teknik skor model likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis Tingkat Minat petani yaitu sebesar 55%, pada kategori sedang. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi petani adalah pengalaman, kualitas benih, modal dan ketersediaan benih.

2025-12-15 03:12:34 admin@polbangtanmedan.ac.id