POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1436
Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) Dan Plant Cover Crop (PCC) Pada TBM Kelapa Sawit Di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan
3 weeks ago
Muhammad Rihandi (Medan, 2024)

Muhammad Rihandi, Nim 01.04.20.156. Melakukan penelitian tentang Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) dan Plant Cover Crop (PCC) pada TBM Kelapa Sawit di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Legune Cover Crop (lCC) dan Plant Cover Crop (PCC) terhadap kesuburan tanah, dan pertumbuhan vegetatif TBM kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data  menggunakan Uji Independent Sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji- T didapat nilai signifikasi < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara penggunaan LCC dan PCC pada tanaman kelapa sawit. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa kesuburan tanah pada TBM menggunakan LCC lebih subur daripada menggunakan PCC, hal ini bisa dilihat dari kandungan unsur hara N, P, K dan C-organik lebih tinggi pada TBM menggunakan LCC. Selain itu pada pengamatan pertumbuhan vegetatif  tanaman, jumlah helai daun pada pelepah ke 17 dan jumlah pelepah lebih banyak TBM menggunakan LCC daripada TBM menggunakan PCC.

 

2026-07-13 08:07:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis jacq) Di Divisi Vi Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia
3 weeks ago
Muliadi (Medan, 2024)

Muliadi, Nirm 01.04.20.158. Premi pemanen merupakan tambahan upah atau gaji untuk pemanen, premi panen diberikan kepada pemanen apabila jumlah janjang yang dipanen melebihi basis panen. Kurangnya tenaga kerja, curah hujan yang tinggi serta hari libur dapat mengganggu rotasi panen yang mengakibatkan produksi tidak stabil sehingga pendapatan premi pemanen juga tidak menentu. Oleh karena itu dilakukan pengkajian tentang Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan premi pemanen kelapa sawit. Pengkajian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 sampai Juni 2024 di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Metode pengumpulan data dengan mengambil data sekunder dari arsip perusahaan berupa data rotasi panen 6/7, curah hujan, tenaga kerja, hari kerja, denda panen dan premi panen sebanyak 30 bulan. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan premi yaitu rotasi panen 6/7 dan tenaga kerja, dedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan yaitu curah hujan, hari kerja, dan denda panen.

2026-07-13 08:07:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery
3 weeks ago
Nasrur Rizqi G (Medan, 2024)

Nasrur Rizqi G, Nirm 01.04.20.159. Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang dan Pupuk NPK pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC Batang pisang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery , dan untuk mencari kombinasi terbaik POC batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari – Maret 2024 di Pembibitan Polbangtan Medan dan Laboratorium Polbangtan Medan. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama konsentrasi POC batang pisang terdiri dari 3 taraf yaitu, kontrol (P0), 80 ml/l (P1), 160ml/l (P2). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 3 taraf, kontrol (N0), 1,25 gram/polybag (N1), 2,5 gram/polybag (N2). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering akar. Konsentrasi POC batang pisang 160 ml/l dan dosis pupuk NPK 2,5 gram/polybag merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya interaksi kombinasi POC batang pisang dan pupuk NPK 160 ml/l dan 1,25 gram/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

 

2026-07-13 07:07:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara
3 weeks ago
Rizky Ananda Putri (Medan, 2024)

Rizky Ananda Putri, Nirm. 01.01.20.195. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu (Manihot utilissima carntz) dengan Jagung (Zea Mays) dii Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Pengkajian ini di laksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2024 di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 77 orang dengan Simpel Random Sampling. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani yaitu: karakteristik inovasi, bantuan pupuk subsidi, harga produk, dan pendidikan menggunakan analisis linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung tergolong tinggi (75,9%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung adalah faktor karakteristik inovasi, faktor bantuan pupuk subsidi, dan faktor harga produk.

 

2026-07-10 04:07:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
3 weeks ago
Indah Purnomo (Medan, 2024)

Indah Purnomo, Nirm 01.01.20.181. Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatra Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah (1) menganalisis berapa besar tingkat motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos. Penentuan sampel dengan menggunakan sampel acak sederhana yaitu seluruh anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Untuk mengetahui motivasi petani digunakan metode skala likert dan mengetahui faktor-faktor  tingkat motivasi menggunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos pada tanaman padi sawah di Kecamatan Kerajaan adalah 78,1% termasuk ketagori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung > Ftabel yaitu (81,051> 1,95), uji persial (t) Thitung > Ttabel dengan nilai signifikan pada karakteristik petani (0,000), pengalaman bertani (0,000), kemauan (0,000) dan peran penyuluh (0,000) berpengaruh nyata. 

2026-07-10 02:07:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan Dalam Berwirausaha Tanaman Hias Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
3 weeks ago
Aqila Fadiya Haya (Medan, 2024)

Aqila Fadiya Haya, NIRM 01.01.20.172. Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pengkajian ini adalah Untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang adalah variabel pendidikan (X1), sarana dan prasarana (X3), pengalaman berusahatani (X5), sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah  luas lahan (X2) dan pendapatan (X4), berdasarkan hasil analisis tingkat minat petani dalam pengembangan desa wisata bunga madirsan dalam berwirausaha tanaman hias sangat tinggi. 

 

2026-07-09 04:07:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Terhadap Penggunaan Benih Unggul Padi Sawah Di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara
3 weeks ago
M. Lian Tisara (Medan, 2024)

M.Lian Tisara, NIRM 01.01.20.186. Perilaku Petani Terhadap Penggunaan Benih Unggul Padi Sawah di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perilaku petani dan faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku dalam penggunaan benih unggul padi sawah di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal pada bulan April s.d juni 2024. Metode pengumpulan data menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada pengkajian ini terbagi menjadi empat tahap antara lain domain, taksonomi, komponesial dan tema. Dalam penelitian ini ruang lingkup yang akan di jadikan sampel adalah semua petani yang memenuhi kriteria di wilayah Kecamatan Naga Juang dengan jumlah 10 orang. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Software QSR NVIVO 12.  Hasil pengkajian menunjukkan perilaku petani di pengaruhi oleh bantuan yang diperoleh petani, Sumber data yang digunakan dalam penelitian kualitatif tentunya sangat bervariasi, sehingga apabila dilakukan analisis data secara manual akan menyita banyak, waktu dan biaya yang cukup lama. Kendala dalam analisis data kualitatif dapat diatasi dengan menggunakan alat bantu berupa perangkat lunak Assisted Qualitative Data Analysis Software (CAQDAS). Perangkat lunak ini membantu peneliti dalam berbagai aspek analisis data kualitatif, seperti mengimpor data, memberi kode pada teks, mengekstrak data, meninjau data, mengidentifikasi pola kata dalam proses pengkodean, dan mengekspor data dalam berbagai format. Dengan bantuan CAQDAS, proses analisis menjadi lebih efisien dan sistematis. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti menggunakan Software QSR NVIVO 12 dalam membantu peneliti untuk menganalisis data mulai dari menentukan domain apa saja yang akan di cari peneliti, analisis taksonomi untuk mengetahui fokus penelitian, Komponensial untuk menentukan kategori, serta dalam menentukan tema dalam menentukan gejala apa saja yang ada di dalam pengkajian yang dilakukan oleh peneliti. Sementara faktor perilaku seorang petani sendiri dipengaruhi oleh prediposisi yang menyangkut dengan lingkungan sekitar di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal.  

2026-07-09 04:07:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri Di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat
3 weeks ago
Ardiansyah Putra (Medan, 2024)

Ardiansyah Putra, NIRM. 01.01.20.173. Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat minat petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 82,79%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat adalah variabel karakteristik petani dan situasi lingkungan, sedangkan variabel  yang tidak berpengaruh nyata adalah variabel kegiatan penyuluhan dan sumber informasi. 

2026-07-09 03:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Agrosociopreneurs Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
3 weeks ago
Efrida Fitriani Harahap (Medan, 2024)

Efrida Fitriani Harahap, NIRM 010120178. Minat Agrosociopreneur Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis minat generasi muda terhadap agrosociopreneur dan dukungan mereka terhadap pengembangan regenerasi petani. Indonesia mengalami bonus demografi, didomninasi petani usia tua yaitu >45 tahun sebesar 72% dengan produktivitas lebih rendah. Sebelum sesorang memasuki usia awal kedewasaan perlu diketahui tingkat minat generasi muda (15-24 tahun) menjadi agrosociopreneur menggantikan petani usia tua agar lebih produktif dan berjiwa sosial untuk saling tolong menolong mencapai kemakmuran bersama. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara pada bulan Februari sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat generasi muda tergolong tinggi dengan nilai tingkat minat 63,3%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 1,526 – 0,295X1 + 0,183X2 + 0,204X3 + 0,103X4 + 0,334X5 + 0,468X6. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan faktor lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, keinginan dan harapan, lingkungan ekonomi dan pendidikan memiliki pengaruh signifikan  terhadap minat generasi muda menjadi agrosociopreneur dengan ketentuan thitung lebih besar dari ttabel.

 

2026-07-08 09:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Anak Petani Dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
3 weeks ago
Prasetyo, Andito Syafiq (Medan, 2024)

Andito Syafiq Prasetyo, NIRM  01.01.20.141. Minat Anak Petani dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan  Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang pada bulan April-Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah adalah 56,79% dengan kategori sedang. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat anak petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 23,674 - 0,324X1 - 0,249X2 + 0,171X3 + 0,364X4 - 0,112X5 + 0,202X6 + 0,133X7. Secara simultan variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan, sarana dan prasarana, lingkungan masyarakat dan peran penyuluh mempengaruhi minat anak petani, sedangkan secara parsial variabel peran penyuluh berpengaruh nyata, variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan berpengaruh sangat nyata dan variabel saran dan prasarana tidak berpengaruh terhadap minat anak petani. 

2026-07-07 08:07:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Pada Pola Kemitraan Inti Plasma Di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat
1 month ago
Turedo (Medan, 2024)

Turedo Nirm. 01.01.20.199. Persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani pada pola kemitraan di KPT. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat, mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat adalah tinggi dengan persentase 70,65%. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT ialah pendapatan (X1), kebutuhan (X2), motivasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan peran penyuluh (X5). Sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana (X6) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 09:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli
1 month ago
Yeni Puspita Sari Zega (Medan, 2024)

Yeni Puspita Sari Zega, NIRM 01.01.20.168. Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L). Pengkajian ini di laksanakan di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli lokasi ini dipilih karena merupakan kecamatan dengan mayoritas petani padi. Anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menganalisi tingkat motivasi petani digunakan skala Rasio dan Likert dan mengetahui fakor-faktor yang mempengaruhi motivasi digunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani di Kecamatan Gunungsitoli Alooa adalah 74,69% termasuk kategori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung >Ftabel yaitu (10,202 > 2,25), uji parsial (t) thitung > ttabel dengan nilai signifikan pada umur (0,004), pengalaman bertani (0,000), peran penyuluh (0,000) dan luas lahan (0,005) berpengaruh signifikan, sedangkan pendidikan (0,568) dan pendapatan (0,498) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 04:06:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengembangan Media Penyuluhan Interaktif Berbasis E-Book Untuk Kegiatan Penyuluhan Pertanian Penanganan Pasca Panen Bawang Merah Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
1 month ago
Loveleyn Olivia C. Napitupulu (Medan, 2024)

Loveleyn Olivia C Napitupulu, Nirm.01.01.20.152. Pengembangan Media Penyuluhan Interaktif Berbasi E-Book untuk Kegiatan Penyuluhan Penanganan Pasca Panen Bawang Merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media penyuluhan interaktif berbasis E-Book dan menganalisis efektivitas media penyuluhan interaktif berbasis E-Book untuk kegiatan penyuluhan penanganan pasca panen bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah skala likert dengan EPIC model dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media penyuluhan interaktif berbasis E-Book untuk kegiatan penyuluhan penanganan pasca panen bawang merah tergolong sangat layak dengan tingkat kelayakan sebesar 91,3%. Analisis perbandingan efektivitas media penyuluhan interaktif berbasis E-Book dengan media leaflet menggunakan EPIC model diperoleh hasil pada media leaflet dengan skor rata-rata 1,96 yang berada pada kategori kurang efektif dan pada media interaktif berbasis E-Book diperoleh skor rata-rata 3,82 berada pada kategori sangat efektif. Pengujian berikutnya dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dengan perolehan hasil thitung (43,820) > ttabel (2,024) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.

2026-06-30 04:06:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa L ) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
1 month ago
Maya Fhadilla (Medan, 2024)

Maya Fhadilla, Nirm 01.01.20.154. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara tentang Pasca Panen Padi Sawah. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Mei 2024. Metode pengkajian adalah metode deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi, sementara menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa.L) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat tergolong tinggi dengan persentase 79,59%, dan hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah (Oryza sativa L) adalah Y= -19.760+0,287X1+0,134X2-0,252X3+0,111X5+0,725X6. Faktor yang mempengaruhi secara parsial dan simultan adalah karakteristik petani, peran penyuluh, lingkungan sosial, sarana dan prasarana, kegiatan penyuluhan dan biaya.

2026-06-30 03:06:55 admin@polbangtanmedan.ac.id