POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1006
Persepsi Petani Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Sumber Pupuk Organik Di Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Sirait, Meilinda Theresia (Medan, 2021)

Meilinda Theresia Sirait, Nirm 01.1.3.17.0596, Persepsi Petani dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Sumber Pupuk Organik Di Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi petani dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengelolaan sampah rumah tangga sebagai sumber pupuk organik di masa pandemi Covid-19. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2021. Metode pengumpulan data dengan penyebaran Kuesioner kepada responden. Kuesioner tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan pengisian kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi liniear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengelolaan sampah rumah tangga sebagai sumber pupuk organik di masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Medan Sunggal adalah 89,36% dalam kategori sangat tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap persepsi petani dalam pengelolaan sampah rumah tangga sebagai sumber pupuk organik di masa pandemi Covid-19 adalah Umur (X1), Pendidikan Formal (X2), Pengalaman (X4), Pendapatan (X5) dan Tingkat Kerjasama (X8). Yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam pengelolaan sampah rumah tangga sebagai sumber pupuk organik di masa pandemi Covid-19 adalah Luas Lahan (X3

2022-04-25 06:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penggunaan Plastik Mulsa Hitam Perak (Pmhp) Pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum Annuum L) Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
BoangManalu, Lilis Hasanah (Medan, 2021)

Lilis Hasanah Boang Manalu, NIRM 01.1.3.17.0595, Motivasi Petani dalam Penggunaan Plastik Mulsa Hitam Perak pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L) di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi petani dalam penggunaan plastik mulsa hitam perak dan faktor-faktor yang berpengaruh pada motivasi petani cabai merah besar mengenai penggunaan plastik mulsa hitam perak. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Sumatera Utara dan dilaksanakan pada Maret s.d. Mei 2021. Metode Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya, dengan metode analisis data menggunakan skala Likert dan Uji Regresi Linier Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani cabai mengenai penggunaan plastik mulsa hitam perak tergolong sangat tinggi dengan persentase 82,18%. Untuk analisis regresi memiliki persamaanregresi yaitu Y= 7,179 + 0,452X1 + 0,580X2 + 1,036X3 + 0,184X4 + 0,204X5 + E. Analisis korelasi ganda (R) sebesar 0,887, analisis determinasi (R)2 sebesar 0,786 atau sebesar 78,6%. Variabel pengetahuan, luas lahan, pengalaman bertani, dan peran penyuluh adalah variabel yang berpengaruh secara signifikan, sementara variabel sarana dan prasarana tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial dalam pengkajian ini.

2022-04-25 04:04:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Dalam Penerapan Pertanian Ramah Lingkungan Di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat
2 years ago
Oktavianus, Libra (Medan, 2021)

Libra Oktavianus, NIRM. 01.1.3.17.0594. Peran Penyuluh dalam Penerapan Pertanian Ramah Lingkungan di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Tujuan pengkajian ini untuk menganalisis peran penyuluh dalam penerapan pertanian ramah lingkungan di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat dan menganalisis peran penyuluh apa saja yang mempengaruhi penyuluh dalam penerapan pertanian ramah lingkungan di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok pada bulan Maret-Juni 2021. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif, Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Populasi dalam pengkajian ini berjumlah 624 orang. Teknik pengambilan sampel Proportional Random Sampling dengan sampel sebanyak 86 orang. Pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Hasil tingkat peran penyuluh dalam penerapan pertanian ramah lingkungan diperoleh nilai sebesar 81,18% yaitu kategori sangat tinggi serta peran penyuluh mempengaruhi penyuluh dalam penerapan pertanian ramah lingkungan di Kecamatan Hiliran Gumanti adalah sebagai fasilitator dan sebagai edukator

2022-04-25 04:04:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Melakukan Budidaya Bawang Merah Semi Organik Di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai
2 years ago
Nasution, Khairunnisa (Medan, 2021)

Khairunnisa Nasution, NIRM 01.1.3.17.0593. Judul yang diambil pada Tugas Akhir ini adalah Persepsi Petani Dalam Melakukan Budidaya Bawang Merah Semi Organik Di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dalam melakukan budidaya bawang merah semi organik dan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persepsi petani dalam melakukan budidaya bawang merah semi organik di Kecamatan Binjai Selatan, KotaBinjai. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan Juli 2021 di Kecamatan Binjai Selatan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara serta kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Sementara analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan metode regresi linear berganda dan dengan menggunakan SPSS 20. Jumlah sampel dalam pengkajian ini adalah 41 orang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam melakukan budidaya bawang merah semi organik di Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai sebesar 84,3 % dengan kategori sangat menerima. Secara simultan karakteristik petani, lingkungan sosial, saluran komunikasi, peran penyuluh, dan kekosmopolitan berpengaruh sangat nyata terhadap perepsi petani dalam melakukan budidaya bawang merah semi organik di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, dimana nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (7,812 > 2,48). Secara parsial lingkungan sosial, dan peran penyuluh, berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam melakukan budidaya bawang merah semi organik di Kecamatan Binjai Selatan

2022-04-25 04:04:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora Porri) Bawang Merah Di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir
2 years ago
Purba, Jhon Rizki Oktomi (Medan, 2021)

Jhon Rizki Oktomi Purba, NIRM. 01.1.3.17.0591. Motivasi Petani Dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora porri) Bawang Merah (Allium cepa) Di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) untuk mengkaji motivasi petani dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora porri) Bawang Merah (Allium cepa) (2) untuk mengkaji faktorfaktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora porri) Bawang Merah (Allium cepa). Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir pada bulan Maret sampai dengan Juli 2021. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat motivasi petani digunakan teknik penentuan skor model likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang memepengaruhi motivasi petani digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat motivasi petani dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora porri) Bawang Merah di Kecamatan Onanrunggu tergolong sangat tinggi (82,8%). Secara rinci tingkat motivasi petani yang meliputi motivasi sosial (82,13%) dan motivasi ekonomi (83,46%) tergolong sangat tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap motivasi petani dalam Pengendalian Penyakit Mati Pucuk (Phytoptora porri) Bawang Merah di Kecamatan Onanrunggu adalah pengetahuan, lingkungan sosial, dan modal, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata adalah umur dan pendapatan

2022-04-25 03:04:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Penerapanpengendalian Hama Terpadu Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L)Di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Gultom, Fitra Sriwahyuni (Medan, 2021)

Fitra Sriwahyuni Gultom, NIRM 01.1.3.17.0587. Perilaku Petani dalam Penerapan Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Bawang Merah di Kecamatan Onarunggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini untuk mengetahui tingkat perilaku petani dalam .penerapan pengendalian hama terpadu pada tanaman bawang merah. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir Pada tanggal 29 Maret sampai 23 juli 2021. Sampel ditentukan dengan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel dalam pengkajian ini adalah 63 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan skala Likert dan menggunakan analisis linera berganda. Berdasarkan hasil analisi yang diperoleh tingkat perilaku petani dalam penerapan pengendalian hama terpadu tanaman bawang merah di Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir terrgolong tinggi (77,50%) yang dirincikan pada pengetahuan, sikap dan tindakan. Tingkat pengetahuan petani, didapat dari (pendidiakan, pelatihan,dan penyuluhan) tergolong tinggi (75,55%). Tingkat sikap petani (suka tidak suka, acuh tak acuh/tidak ingin tentang penerapan pengendalian hama terpadu) tergolong tinggi (78,41%). Tingkat tindakan petani (memenuhi kenutuhan, maua melakukan tentang penerapan pengenda;lian hama terpadu pada tanaman bawang merah) tergolong tinggi (78,20%). Sementara faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penerapan pengendalian hama terpadu pada tanaman bawang merah yaitu karakteristik petani (-4,713), motivasi petani (-3,451), peran kelompok tani (4,296) dan lingkungan sosial (-5,277) > ttabel (2,66487) berpengaruh sangat nyata. 

2022-04-25 03:04:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Adopsi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Ndruru, Paskalis Helvin Daswanto (Medan, 2021)

Paskalis Helvin Daswanto Ndruru, Nirm. 01.1.3.17.0600, Adopsi Petani dalam Penerapan Pemupukan Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis adopsi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada padi sawah dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi (pendidikan, pengalaman, kosmopolitan, peran penyuluh, dan pendapatan) terhadap adopsi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada padi sawah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan maret sampai bulan mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat presentase adopsi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada padi sawah tergolong sedang yaitu 53,3%. Secara simultan, variabel pendidikan, pengalaman, kosmopolitan, peran penyuluh, dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap adopsi petani dalam penerapan pemupukan berimbang di Kecamatan Maniamolo dengan nilai signifikansi 0,000<0,050. Secara parsial variabel yang berpengaruh sangat signifikan adalah pengalaman, peran penyuluh, dan pendapatan dengan nilai signifikansi 0.001, 0,000 dan 0,000

2022-04-25 02:04:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Mengembangkan Kearifan Lokal “Fatano Luo” Di Kecamatan Gunungsitoli Selatan Kota Gunungsitol
2 years ago
Hura, Efan Kristian (Medan, 2021)

Efan Kristian Hura NIRM 01.1.3.17.0584, Motivasi Petani Dalam Mengembangkan Kearifan Lokal “Fatano Luo” di Kecamatan Gunungsitoli Selatan. Kearifan lokal semakin luntur dan dilupakan dengan semakin berkembangnya teknologi diera modern saat ini serta perubahan sistem nilai sosial yang membuat kearifan lokal ini sedikit-demi sedikit mulai ditinggalkan. Sehingga diperlukannya motivasi pada diri petani dalam Melestarikannya. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat motivasi Petani dalam mengembangkan kearifan lokal “fatano luo” dan faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Petani dalam Mengembangkan Kearifan Lokal “fatano luo”. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Gunungsitoli Selatan pada bulan Maret-Mei 2021. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah pengisian kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi Petani dalam mengembangkan kearifan lokal “fatano luo” di Kecamatan Gunungsitoli Selatan termasuk dalam kategori sangat tinggi, dan hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam mengembangkan kearifan lokal “fatano luo” adalah Y = 16,729 + 0,629 X1 + 0,027X2 - 0,001X3 + 0,110X4 + 0,243 X5. Faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap motivasi petani dalam mengembangkan kearifan lokal “fatano luo” berdasarkan Thitung adalah luas lahan dan ritual tradisional berpengaruh sangat nyata terhadap Motivasi Petani dalam mengembangkan kearifan lokal “fatano luo”. Sedangkan faktor umur, pengalaman, peran penyuluh tidak memiliki pengaruh nyata dengan nilai thitung lebih kecil dari pada ttabel

2022-04-25 02:04:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Adopsi Petani Dalam Penggunaan Teknologi Pertanian Organik Padi Sawah Di Kecamatan Binjaiselatan Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Riwanda, Dinda Ayuni (Medan, 2021)

Dinda Ayuni Riwanda, NIRM. 01.1.3.17.0582. Adopsi Petani Dalam Penggunaan Teknologi Pertanian Organik Padi Sawah di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat adopsi petani dan factor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai pada tanggal 29 Maret sampai dengan 23 Juli 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani dalam penggunaan teknologi pertanian organic padi sawah tinggi (%) dengan rincian tingkat adopsi petani pada pengolahan tanah (70%), pada pemupukan (72%), dan pada pengendalian OPT (68%). Sementara hasil regresi linear terhadap factorfaktor yang mempengaruhi adopsi petani diperolah persamaan sebagai berikut yaitu Y= 2,461 – 0,460X1 + 0,178X2 + 0,495X3 + 0,522X4 + 0,417X5 + 0,380X6. Secara simultan variabel karakteristik petani, peran penyuluh, kekosmopolitan, saluran komunikasi, intensitas penyuluhan, dan sifat inovasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap adopsi petani dalam penggunaan teknologi pertanian organic padi sawah dimana nilai Fhitung (10,465) ≥ Ftabel (2,38). Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap adopsi petani dalam penggunaan teknologi pertanian organic padi sawah di Kecamatan Binjai Selatan adalah kekosmopolitan berpengaruh secara nyata, saluran komunikasi dan sifat inovasi berpengaruh secara sanagat nyata. 

2022-04-22 03:04:29 admin@polbangtanmedan.ac.id