POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1006
Motivasi Petani Dalam Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Vira Octarizsa, Dwi (Medan, 2021)

Dwi Vira Octarizsa, Nirm 01.4.3.17.0548. Motivasi Petani Dalam Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat motivasi petani, mengkaji tingkat faktor-faktor motivasi petani, dan untuk mengkaji hubungan antara faktor-faktor motivasi dengan tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kusioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao sangat tinggi yaitu 88,1 persen, dengan tingkat umur petani 84,5 persen, pendidikan formal petani 84,8 persen, pengalamam berusahatani 84,2 persen, penghasilan 63,2 persen, jaminan pasar 84,8 persen, intensitas penyuluhan 88,3 persen, ketersedian permodalan 85,3 persen, sementara hasil korelasi Rank Spearman terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao yaitu pengalaman berusahatani, penghasilan, jaminan pasar, intensitas penyuluhan, dan ketersediaan permodalan. Sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao yaitu umur dan pendidikan formal.

2022-04-13 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Pengendalian Hama Oryctes Rhinoceros Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai
2 years ago
Williantono Diyo (Medan, 2021)

Diyo Williantono, Nirm. 01.4.3.17.0547. Persepsi Petani Terhadap Pengendalian Hama Orytes rhinoceros Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktorfaktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap pengendalian hama O. rhinoceros pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Dolok Masihul. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April – Mei 2021. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat persepsi petani menggunakan skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap pengendalian hama O. rhinoceros menggunakan perangkap feromon berada pada kategori tinggi yaitu 79,85%. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap pengendalian hama O. rhinoceros menggunakan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Dolok Masihul adalah karakteristik inovasi (X4)

2022-04-13 02:04:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Bergabung Pada Unit Pengelolaan Dan Pemasaran Bokar (Uppb) Di Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin
2 years ago
Dendi (Medan, 2021)

Dendi, Nirm 01.4.3.17.0545, Minat Petani Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Bergabung pada Unit Pengelolaan dan Pemasaran Bokar (UPPB) di Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. Tujuan untuk Menganalisis Tingkat Minat Petani Karet dan Menganalisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Petani Karet terhadap Unit Pengelolaan dan Pemasaran Bokar (UPPB) di Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin.Dilakukan di Kecamatan Sembawa, 15 Maret- 31 Mei 2021. Metode yaitu metode observasi, wawancara dan kuesioner. Metode analisis data: skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat minat petani karet kategori sangat tinggi yaitu 86,97%, sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani karet diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 3.950+ 0.041X1+ 0.188X2 – 0.291X3 + 0.045X4 + 0.341X5 + 0.548X6 + 0.729 X7dan Fhitung yaitu 10.112>Ftabel 1,77atau Sig. 0.00 < α (0,01) yang berarti ada pengaruh secara bersamaan antara variabel pengalaman berusaha tani, tingkat efesiensi penjualan, adanya jaminan harga, akses informasi pasar. Dengan simpulan faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani:pengalaman berusaha tani, tingkat efesiensi penjualan, adanya jaminan harga, akses informasi pasar. Dan faktor-faktor yang tidak mempengaruhi minat petani adalah umur, pendidikan dan keterlibatan dalam kelompok tani. 

2022-04-12 07:04:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Pengoptimalisasian Pemupukan Berimbang Terhadap Produktivitas Kelapa Sawit Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Pasaribu, Vareekovfe G. (Medan, 2021)

Perilaku Petani dalam Pengoptimalisasian Pemupukan Berimbang Terhadap Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji perilaku petani dalam pengoptimalisasian pemupukan berimbang terhadap produktivitas tanaman Kelapa Sawit dan untuk mengkaji apa saja faktor–faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam pengoptimalisasian pemupukan berimbang terhadap produktivitas tanaman Kelapa Sawit. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 18 Februari sampai dengan 03 Juli 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode wawancara dan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persentase Perilaku Petani dalam Pengoptimalisasian Pemupukan Berimbang tinggi yaitu 78,1% sementara hasil regresi linear berganda terhadap keetrtarikan pemuda tani dalam usaha tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 0,670 + 0,109 X1 + 0,015 X2 + 0,139 X3 + 0,551 X4 + 0,047 X5. Secara simultan ketersediaan sarana dan prasarana, pengalaman bertani, pendapatan petani, tingkat kosmopolitan, perilaku penyuluh memiliki pengaruh terhadap perilaku petani dalam pengoptimalisasian pemupukan berimbang. Secara parsial faktor yang berpengaruh terhadap perilaku petani dalam pengoptimalisasian pemupukan berimbang di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara adalah tingkat kosmopolitan, peran penyuluh, dan Ketersediaan sarana dan Prasarana.

2022-02-07 05:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Komunikasi Petani Dalam Mengakses Informasi Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) Pada Era Revolusi Industri 4.0 Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang
3 years ago
Daely, Azra Fadhila (Medan, 2021)

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku komunikasi petani dalam mengakses informasi budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada era revolusi industri 4.0 adalah motivasi, kosmopolitan, faktor luar individu, perilaku dalam penggunaan internet, dan kredibilitas media komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat perilaku komunikasi petani dalam mengakses informasi budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada era revolusi industri 4.0 di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam mengakses informasi budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada era revolusi industri 4.0. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mengakses informasi budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada era revolusi industri 4.0 sangat tinggi yaitu 90,0 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku komunikasi petani dalam mengakses informasi budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada era revolusi industri 4.0 diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,848 + 0,139 X1 + 0,139 X2 - 0,207 X3 + 0,872 X4 + 0,415 X5. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor perilaku dalam penggunaan internet memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2022-02-07 04:02:40 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Usahatani Lada (Piper Nigrum L.) Di Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3 years ago
Akbar, Tio (Medan, 2021)

Faktor-faktor pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap usahatani lada (Piper nigrum L.) adalah kepemilikan perangkat teknologi, kebutuhan informasi, kemudahan mengakses informasi, interaksi dengan penyuluh pertanian lapangan, kosmopolitan dan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap usahatani lada (Piper nigrum L.) di Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap usahatani lada (Piper nigrum L.) di Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuisioner. Metode analisis data menggunakan skala likert dan korelasi rank spearman. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap usahatani lada (Piper nigrum L.) tinggi yaitu 79,10%. Faktor-faktor yang berhubungan sangat nyata dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap usahatani lada (Piper nigrum L.) yaitu kepemilikan perangkat teknologi, kebutuhan informasi, kemudahan mengakses informasi, interaksi dengan penyuluh pertanian lapangan, dan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

2022-02-07 04:02:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Menggunakan Benih Unggul Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3 years ago
Juliansyah, Teddy (Medan, 2021)

Minat Petani Dalam Menggunakan Benih Unggul Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji minat petani dalam menggunakan benih unggul pada tanaman kelapa sawit dan mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam menggunakan benih unggul pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan penyebaran kuisioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabelitas. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat petani dalam meggunakan benih unggul pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Puding Besar di kategori sangat tinggi yaitu 87,8 % dan hasil analisis regresi linier berganda menunjukan terdapat faktor – faktor yang mempengaruhi minat petani dalam menggunakan benih unggul pada tanaman kelapa sawit diantaranya adalah pengalaman bertani, pendidikan formal, luas lahan dan harga benih dengan ketentuan thitung lebih besar dari ttabel

2022-02-07 04:02:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keputusan Petani Beralih Fungsi Lahan Dari Tanaman Karet Ke Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3 years ago
Dayu (Medan, 2021)

Faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat keputusan petani dan mengkaji apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Maret-23 Mei 2021 di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara analisis data menggunakan skala likert dan korelasi rank spearman. Hasil pengkajian menunjukan tingkat keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit sangat tinggi yaitu 87,07%, sementara hasil uji korelasi rank spearman menunjukan bahwa faktor pengalaman berusaha tani, harga TBS, tekanan sosial, dan luas lahan berhubungan signifikan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit, sedangkan faktor pendapatan, pengetahuan, kegiatan penyuluhan, dan kosmopolitan tidak berhubungan singnifikan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit.

2022-02-07 04:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Petani Generasi X Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menghasilkan Di Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas
3 years ago
Sariah, Siti (Medan, 2021)

Kelapa sawit adalah salah satu penghasil devisa nonmigas bagi Indonesia. Oleh karena itu untuk meningkatkan produksi tanaman kelapa sawit maka dilakukan pemupukan berimbang. Dalam melakukan pemupukan berimbang tersebut tentu ada pelaku utama yang melakukannya yaitu petani. Petani di Kecamatan Aek Nabara Barumun Mayoritas sudah berumur 40 – 60 tahun yang termasuk ke dalam generasi X. oleh karena itu dilakukan pengkajian tentang Tingkat Adopsi Petani Generasi X dalam Pemupukan Berimbang pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Menghasilkan di Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat adopsi petani generasi X dalam pemupukan berimbang pada tanaman kelapa sawit menghasilkan dan untuk mengkaji hubungan faktor internal (pengalaman bertani dan motivasi petani) dan faktor eksternal (kosmopolitan, peran penyuluh dan peran ketua kelompok) pada tingkat adopsi petani generasi X dalam pemupukan berimbang pada tanaman kelapa sawit menghasilkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2021 Di Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan realibilitasnya. Populasi berjumlah 120 orang petani dan sampel sebanyak 32 responden. Penentuan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Sementara untuk metode analisis data menggunakan Skala Likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani generasi X dalam pemupukan berimbang pada tanaman kelapa sawit menghasilkan tinggi dengan persentase 76,48 persen dan hasil korelasi Rank Spearman adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman bertani, motivasi petani dan peran ketua kelompok sedangkan kosmopolitan dan peran penyuluh tidak ada hubungan yang signifikan terhadap tingkat adopsi petani generasi X.

2022-02-07 04:02:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Kakao Dalam Pengendalian Hama Pbk (Conopomorpha Cramerella Snellen) Dengan Sarungisasi Buah Kakao Muda Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Parsin, Jessyca Maria Pricilya (Medan, 2021)

Respon Petani Kakao dalam Pengendalian Hama PBK (Conophomorpa cramerella snellen) dengan Sarungisasi Buah Kakao Muda di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Respon Petani Kakao dalam Pengendalian Hama PBK (Conophomorpa cramerella snellen) dengan Sarungisasi Buah Kakao Muda di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Pengkajian dilaksanakan pada tanggal 13 April – 31 Mei 2021. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampel jenuh (sensus). Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil dari pengkajian menunjukkan Respon Petani Kakao dalam Pengendalian Hama PBK (Conophomorpa cramerella snellen) dengan Sarungisasi Buah Kakao Muda di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara tergolong tinggi, dengan presentase sebesar 71,92%. Faktor umur, pendidikan formal, pengalaman usahatani, luas lahan, pendapatan dan intensitas mengikuti penyuluhan tidak berpengaruh secara signifikan, sedangkan pemahaman PHT, inovasi teknologi dan peran penyuluh berpengaruh secara signifikan.

2022-02-07 04:02:51 admin@polbangtanmedan.ac.id