POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1231
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Dalam Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sumber Literasi Di Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak
5 months ago
Prayitno (Medan, 2025)

Prayitno. NIRM. RPL. 01.01.22.571. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Sikap Petani dalam Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sumber Literasi di Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat sikap petani dalam pemanfatan media social sebagai sumber literasi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sikap petani dalam pemanfatan media sosial sebagai sumber literasi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat sikap petani terhadap pemanfatan media social sebagai sumber literasi termasuk kategori rendah dengan persentase 15,2%. diketahui bahwa besarnya kontribusi atau sumbangan faktor faktor yang berupa karakteristik petani, jenis media sosial, kekosmopolitan, peran penyuluh dan sarana prasarana secara bersama-sama terhadap sikap petani padi yaitu sebesar 0,152 atau 15,2 %. Hal ini menunjukkan bahwa prosentase sumbangan pengaruh faktor-faktor yang berupa karakteristik petani, jenis media sosial, kekosmopolitan, peran penyuluh dan sarana prasarana terhadap sikap petani padi mampu menjelaskan sebesar 15,2 % variasi sikap petani dalam pemanfatan media social sebagai sumber literasi. Sedangkan 84,8 % sisanya dijelaskan oleh faktor lain/variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

2025-08-28 07:08:49 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penggerek Batang Padi Sawah Dengan Teknologi Light Trap Di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu
5 months ago
Mardiyono (Medan, 2025)

Mardiyono. NIRM. RPL. 01.01.22.615. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penggerek Batang Padi Sawah Dengan Teknologi Light Trap di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Kajian ini bertujuan untuk merancang dan menguji efektivitas penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama penggerek batang padi sawah menggunakan teknologi Light Trap. Kajian dilaksanakan pada Februari 2024 - Februari 2025 di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Metode kajian melibatkan survei dan wawancara dengan 77 petani dari 23 kelompok tani di Kecamatan Rambah Hilir. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan kuantitatif untuk mengevaluasi tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan ini sangat efektif, dengan tingkat penerimaan keseluruhan sebesar 98,80%. Secara rinci, penerimaan terhadap materi penyuluhan mencapai 97,56%, metode 98,60%, media 99,38%, volume 99,22%, lokasi 99,22%, waktu 98,91%, dan biaya 98,70%. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa penyuluhan pertanian dengan teknologi Light Trap dapat diterima dengan baik oleh petani dan berpotensi meningkatkan produktivitas padi sawah di Kecamatan Rambah Hilir. 

2025-08-28 07:08:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Pengolahan Tanah Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil
5 months ago
Maimunah (Medan, 2025)

Maimunah, Nirm. RPL. 01.01.22.614. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pengolahan Tanah Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan sikap petani terhadap penerapan pengolahan tanah pada tanaman padi sawah dan membuat desain rancangan penyuluhan tentang penerapan pengolahan tanah pada tanaman padi sawah serta untuk meganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan tentang penerapan pengolahan tanah pada tanaman padi sawah di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten aceh Singkil. Kegiatan tugas akhir ini dilaksanakan mulai dari bulan Januari 2024 sampai dengan bulan Desember 2024. Lokasi yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini bertempat di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan dilakukan penyebaran Kuesioner . Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan petani meningkat 41,22% Peningkatan sikap petani mencapai 40,27% dan keterampilan petani meningkat 46,75%. Telah tersusunya desain rancangan penyuluhan penerapan pengolahan tanah pada tanaman padi sawah. Analisis Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan dapat diketahui nilai respon petani terhadap rancangan penyuluhan penerapan pengolahan tanah pada tanaman padi sawah di Kecamatan Gunung Meriah 85,4% dengan demikian rancangan penyuluhan yang disusun dinyatakan sangat efektif.

2025-08-28 07:08:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Arang Sekam Pada Persemaian Benih Padi Sawah Di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie
5 months ago
Azhar (Medan, 2025)

Azhar, NIRM. RPL. 01.01.22.543. Rancangan Penyuluhan Penerapan Arang Sekam Pada Persemaian Benih Padi Sawah Di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Peningkatan produktivitas pertanian memerlukan penerapan teknologi sederhana namun efektif yang dapat dengan mudah diadopsi oleh petani. Salah satu upaya tersebut adalah pemanfaatan arang sekam sebagai media tanam pada persemaian benih padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang program penyuluhan yang efektif dalam mengenalkan dan menerapkan teknologi penggunaan arang sekam kepada petani di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Pengkajian ini dilaksanakan mulai bulan November 2024 sampai dengan January 2025 di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sementara itu, metode analisis data evaluasi menggunakan data kuesioner serta skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap tujuan penyuluhan mencapai 81,89 %, sasaran penyuluhan 86,03 %, materi penyuluhan 86,03 %, metode penyuluhan 83,36 %, media penyuluhan 85,68 %, volume penyuluhan 81,05%, lokasi penyuluhan 85,36 %, waktu penyuluhan 81,96 %, dan biaya penyuluhan 86,73%. Sementara itu, tingkat keefektifan rancangan penyuluhan tercatat sebesar 78,47%.

2025-08-28 06:08:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Tentang Pengendalian Hama Putih Secara Terpadu Pada Tanaman Padi (Oryza Sativa ) Di Kecamatan Peureulak Timur
5 months ago
Syafariah (Medan, 2024)

Syafariah Nirm: RPL. 01.01.21.364. Hama putih merupakan salah satu ancaman utama bagi produksi padi (Oryza Sativa) di Kecamatan Peureulak Timur. Untuk mengatasi masalah ini, telah disusun sebuah rancangan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan petani dalam menerapkan pengendalian hama putih secara terpadu. Rancangan yang dilakukan mencakup yaitu pemberian materi penyuluhan pengenalan hama putih dengan menggunakan metode Ceramah dan Diskusi Kelompok demonstrasi lapangan sedangkan media yang digunakan yaitu Leaflet dan Brosur Informasi, Penelitian ini di laksanakan pada tiga desa yaitu Jeungki, Seuneubok Punti, dan Alue Gurep di kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur sebanyak 80 responden. Metode yang digunakan kuantitatif, tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert kemudian analisis uji validitas dan reliabilitas. Hasil menunjukkan bahwa 1). Desain rancangan penyuluhan tentang pengendalian hama putih secara terpadu Pada Tanaman Padi (Oryza Sativa) 80 petani menggunakan metode ceramah/diskusi dan demonstrasi cara, media yang digunakan yaitu folder dengan tingkat kesesuaian tujuan 72,50 %, sasaran penyuluhan dengan tingkat efektif 81,25 %, materi dengan tingkat kesesuaian 86,25 %, metoda dengan tingkat kesesuaian 67,50 %, media dengan tingkat kesesuaian 87,50 %, dengan kategori “sangat sesuai” tingkat pengetahuan petani selisih Pre Test dan Post Test yaitu sebanyak 46,66 %.

2025-08-14 02:08:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Keberlanjutan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis
6 months ago
Situmorang Erlindos (Medan, 2024)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Faktor - Faktor yang memengaruhinya dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis pada bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya.Variabel bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis tingkat minat petani(Y) adalah Karakteristik petani (X1), Peran Penyuluh(X2), Bantuan Pemerintah(X3) dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana(X4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat Kelompok Wanita Tani(KWT) dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari(P2L) cukup tinggi yaitu 76 %. Berdasarkan hasil uji t variabel Peran Penyuluh, Bantuan Pemerintah, Ketersediaan Sarana dan Prasarana secara parsial berpengaruh positif dan signifikan dalam keberlanjutan program pekarangan pangan lestari di Kecamatan Pinggir. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat petani. Berdasarkan hasil uji F variabel karakteristik petani, peran penyuluh, bantuan pemerintah, ketersediaan sarana dan prasarana secara bersama - sama atau simultan berpengaruh terhadap minat KWT dalam keberlanjutan P2L. 

2025-07-29 02:07:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Strategi Pengamanan Kebun Terhadap Pencurian Tandan Buah Segar Dan Brondolan Kelapa Sawit Di Pt. Perkebunan Nusantara Vii Unit Betung
6 months ago
Setiawan, Aji (Medan, 2023)

Aji Setiawan, Nirm. 01.04.19.071 Kajian Strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya pencurian dan untuk mengkaji strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan mulai dari Oktober 2022 sampai dengan April 2023 di Afdeling I PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Data yang digunakan dalam pengkajian ini adalah data kualitatif. Berdasarkan sumbernya data yang digunakan adalah : Data Sekunder. Penelitian ini menggunakan Desriptif Kualitatif. Untuk mendapatkan tujuan penelitian tugas akhir pengkaji menggunakan teori miles and huberman untuk mengolah data sekunder yang pengkaji telah dapatkan. Data hasil penelitian akan direduksi, dirangkum dan disajikan berdasarkan teori miles and huberman. Berdasarkan data hasil wawancara Faktor – faktor terjadinya pencurian di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung adalah Faktor ekonomi dan masyarakat yang belum bekerja, akses jalan masuk kebun yang banyak, penjagaan yang belum maksimal, kurangnya kordinasi dengan tokoh masyarakat. Berdasarkan data hasil wawancara dapat disimpulkan strategi pengamanan kebun yang dilakukan PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung untuk mencegah kasus pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit adalah membuka lapangan pekerjaan tenaga panen dan tenaga kerja kutip brondolan, memperbaiki parit border dan memberikan portal jalan di akses jalan keluar masuk kebun, memberikan pos jaga di titik – titik rawan terjadinya pencurian untuk memaksimalkan penjagaan kebun, dan berkordinsi dengan tokoh – tokoh masyarakat dan dinas terkait. 

2025-07-10 02:07:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Sebagai Penangkar Bawang Merah Di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
6 months ago
Batubara Yansen (Medan, 2023)

Yansen Batubara, Nirm RPL 01.01.21.417. faktor- faktor yang mempengaruhi minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persentase tingkat minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan, (2) untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi minat (luas lahan, pengalaman, pendapatan, dan peran pemerintah) sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan januari 2023 sampai dengan selesai metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas reabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunkana skala liker dan regresi linear berganda. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan (1) tingkat minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar 86,46% yang termasuk kedalam kategori penerapan, (2) Kabupaten Tapanuli Selatan secara parsial dipengaruhi oleh Intensitas Dukungan Pemerintah (X4) Sedangkan Luaslahan (X1), Pengalaman (X2), Pendapatan (X3) tidak berpengaruh signifikan minat petani sebagai penangkar bawang merah. Persamaan regresi linear berganda yang menunjukkan pengaruh faktor Luas Lahan (X1), Pengalaman (X2), Pendapatan (X3) Dan Dukungan Pemerintah (X4) yaitu Y-3 927+ 0,284-0,60-0,199-0,307-e.

2025-07-10 01:07:46 admin@polbangtanmedan.ac.id