POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1530
Persepsi Petani Dalam Pemupukan Berimbang Tanaman Cabai Di Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues
4 years ago
Sahumur, Yusuf (Medan, 2017)

Yusuf Sahumur, NIRM. 0113130376. Persepsi Petani dalam Pemupukan Berimbang Tanaman Cabai di Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktorfaktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemupukan berimbang tanaman cabai di Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues. Metode pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pengkajian di Kecamatan Dabun Gelang pada bulan April sampai dengan Mei 2017. Sampel ditentukan dengan teknik Simple Random Sampling sebanyak 33 responden. Sumber data meliputi data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dalam pemupukan berimbang tanaman cabai adalah Skala Likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100 %. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemupukan berimbang tanaman cabai digunakan analisis Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemupukan berimbang sebesar 76,16 % pada kategori menerima. Secara simultan variabel umur, pendidikan, pengalaman, penyuluhan dan kebudayaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi petani dalam pemupukan berimbang tanaman cabai. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam pemupukan berimbang tanaman cabai di Kecamatan Dabun Gelang adalah penyuluhan dan kebudayaan.

2022-05-25 02:05:12 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Padi Serentak Di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan
4 years ago
Laoli, Yasa; Eli (Medan, 2017)

Yasa’eli Laoli, NIRM. 01.1.3.13.0375 mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengkajian tentang Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Padi Serentak di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan pola tanam padi serentak di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2017 di bawah bimbingan Ir. Karim Tarigan MS dan Herawaty, SP, M.Si. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak di Kecamatan Aramo tinggi yaitu 71%. Pengaruh hubungan antara variabel bebas (faktor internal dan faktor eksternal) dengan variabel terikat (persepsi petani) yang cukup erat, ditunjukan dengan nilai adjusted R square sebesar -.272 atau sebesar 27,2%. Secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi variabel bebas (umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman, akases informasi, peran penyuluh, peran ketua kelompok, dan karakteristik inovasi) dengan tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak, dimana nilai FHitung lebih besar dari nilai FTabel (2,683 > 2,558). Pengujian uji t terhadap variabel bebas secara parsial diperoleh dengan pengalaman dan akses informasi secara langsung mempengaruhi faktor - faktor yang signifikan terhadap persepsi petani, sedangkan secara tidak langsung umur, pendidikan, luas lahan, peran penyuluh, peran kelompok dan karakteristik inovasi merupakan faktor yang tidak berpengaruh terhadap persepsi petani di Kecamatan Kabupaten Nias Selatan.

2022-05-25 02:05:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah Di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Siahaan, Waisal Qorni (Medan, 2017)

Waisal Qorni Siahaan, Nirm 01.1.3.13.0374. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara. Kajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara Sumatera Utara pada tanggal 03 April s.d 31 Mei 2017. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sedangkan analisis data diolah dengan bantuan program SPSS for Windows 18. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara tergolong tinggi sebesar 56,12% dalam bentuk luas lahan, pengalaman, bantuan, pendidikan dan umur. Faktor yang mempengaruhi minat petani secara nyata dipengaruhi oleh pengalaman, bantuan pendidikan dan umur, sedangkan faktor luas lahan tidak berpengaruh nyata Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.

2022-05-25 02:05:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Usahatani Cabai Merah (Capsicum Annum L) Berkelanjutan Didesa Panjupian Kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
4 years ago
Syamsinar (Medan, 2017)

Syamsinar, Nirm 01.1.3.13.0373. Perilaku Petani Dalam Usahatani Cabai merah (Capsicum Annum l) Berkelanjutan Didesa Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menegetahui perilaku petani dalam usahatani cabai merah (Capsicum Annum l) berkelanjutan didesa Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh dan untuk menegtahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam usahatani cabai merah (Capsicum Annum l) berkelanjutan didesa Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Kajian ini dilaksanakan didesa Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh pada tanggal 03 April s.d 31 Mei 2017. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sedangkan analisis data diolah dengan bantuan program SPSS for Windows 18. Hasil penelitian menunjukkan tingkat perilaku petani dalam usahatani cabai merah (Capsicum Annum l) berkelanjutan didesa Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh tergolong tinggi sebesar 69,53% dalam bentuk sikap, pengetahuan, keterampilan, dan nilai. Faktor yang mempengaruhi perilaku petani secara nyata dipengaruhi oleh sikap, sedangkan faktor pengetahuan, keterampilan dan nilai tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku petani dalam berusahatani cabai merah berkelanjutan.

2022-05-25 02:05:40 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Kelompok Wanitatani Dalam Pengembangan Krpl Di Kabupaten Aceh Tengah
4 years ago
Roziansyah (Medan, 2017)

ROZIANSYAH, 01.1.3.13.0372 Jurusan Penyuluhan Pertanian, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Kelompok Wanitatani Dalam Pengembangan KRPL Di Kabupaten Aceh Tengah, dibawah bimbingan Ir. Karim Tarigan, MS dan Iman Arman, SP, MM. Penyuluhan pertanian telah berperan penting dalam peningkatan produksi pertanian di Indonesia. Kementerian Pertanian menyusun suatu konsep yang disebut dengan “Model Kawasan Rumah Pangan Letari (Model KRPL)”, yaitu pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Keberhasilan suatu program pemerintah dalam bidang pertanian tidak terlepas dari peran seorang penyuluh pertanian yang dapat memberikan kontribusi bagi petani dalam menyelesaikan permasalahan pertanian. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tingkat peran penyuluh terhadap kelompok wanitatani dalam pengembangan KRPL dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran penyuluh terhadap kelompok wanitatani dalam pengembangan KRPL. Pengkajian ini dilaksanakan Di Kabupaten Aceh Tengah di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Bies, Kecamatan Bebesen dan Kecamatan Pegasing mulai tanggal 03 April sampai dengan 31 Mei 2017. Pengumpulan data menggunakan metode survey dengan menyebar angket (kuisioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan program SPSS for windows versi 18. Hasil analisis tingkat peran penyuluh menunjukkan bahwa tingkat peran penyuluh terhadap kelompok wanitatani dalam pengembangan KRPL berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 77,94 %. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran penyuluh terhadap kelompok wanitatani dalam pengembangan KRPL adalah motivator, fasilitator, organisator dan komunikator, sedangkan edukator kurang berpengaruh terhadap peran penyuluh.

2022-05-24 07:05:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Dalam Meningkatkan Keaktifan Kelompoktani Di Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah
4 years ago
Nasrullah (Medan, 2017)

Nasrullah Nirm 01.1.3.13.0370, Peran Penyuluh dalam Meningkatkan Keaktifan Kelompoktani di Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah dan mengkaji hubungan yang memotivasi petani dalam usaha budidaya tanaman padi, Pengembangan Hewan Ternak Melalui Bibit Unggul Serta Produksi Tanam Tomat dan Pemasaranya melalui Kelompok-kelompok Tani Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Tempat pelaksanaan Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) dilaksanakan di sepuluh desa yang terdapat di Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah Propinsi Aceh. Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) dilaksanakan mulai bulan April 2017 sampai dengan bulan Mei 2017. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dari sepuluh desa tersebut. Jumlah petani responden sebagai sampel di sepuluh desa tersebut sebanyak 45 petani. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat Keaktifan kelompoktani secara keseluruhan tergolong aktif dan sangat kuat sedang dengan nilai Tingkat Keaktifan Kelompok Tani dari 80 menjadi 100%. Peran Penyuluh yang berhubungan sangat nyata (signifikan) pada Peran Penyuluh dalam Meningkatkan keaktifan kelompoktani adalah kerja sama, hubungan tersebut terdapat pada variabel lingkungan sosial, Lingkungan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Uji lanjut menggunakan Uji Reabilitas X dan Uji Reabilitas Y menunjukkan bahwa Peran Penyuluh sebagai fasilitator berada pada posisi 90,80%, Peran Penyuluh sebagai inovator pada posisi 90,60%, Sebagai Motivator pada posisi 82,40%. dan sebagai Dinamisator pada 80,33%. Artinya peran penyuluh dalam Meningkatkan Keaktipan Kelompok Tani di Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah secara keseluruhan berada pada Posisi Sangat Kuat. 

2022-05-24 07:05:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pestisida Nabati Dalam Mengendalikan Hama Pada Tanaman Sayur-Sayuran Di Kecamatan Binjai
4 years ago
Effendi, Muhammad Paino (Medan, 2017)

Muhammad Paino Effendi, Nirm : 01.1.3.13.0369 jurusan Penyuluhan Pertanian mengkaji persepsi petani terhadap penggunaan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman sayur-sayuran di Kecamatan Binjai dengan tujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani terhadap penggunaan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman sayur-sayuran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat pada bulan April sampai bulan Mei 2017 dengan jumlah sampel yang ditarik secara simple random sampling sebanyak 40 responden. Teknik/metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan pencatatan yaitu pengumpulan data tentang identitas responden dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada responden dengan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani tergolong rendah (49,87%) hal ini dikarenakan petani masih ragu dan belum yakin untuk menggunakan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman sayur-sayuran dan hasil uji regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = 19,323 + 0,137X1 – 0,205X2 + 0,825X3 – 0,217X4 + 0,870X5 + 0,100X6, dan variabel pengalaman dan intensitas stimuli berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap penggunaan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman sayur-sayuran, sedangkan variabel umur, pendidikan, luas lahan dan penggunaan pestisida tidak berpengaruh. 

2022-05-24 07:05:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Terhadap Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian Bantuan Program Upsus Padi Jagung Kedelai Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Marpaung, Julian Hanafi (Medan, 2017)

Julian Hanafi Marpaung, Nirm 01.1.3.13.0367. Perilaku Petani Terhadap Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian Bantuan Upsus Padi Jagung Kedelai Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui perilaku petani terhadap pemanfaatan alat mesin pertanian di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Sumatera Utara dan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh perilaku petani dalam pemanfaatan alat mesin pertanian di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Sumatera Utara. Kajian ini dilaksanakan di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Sumatera Utara pada tanggal 03 April s.d 31 Mei 2017. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sedangkan analisis data diolah dengan bantuan program SPSS for Windows 18. Hasil penelitian menunjukkan tingkat perilaku petani terhadap pemanfaatan alat mesin pertanian bantuan upsus padi jagung kedelai di kecamatan air putih kabupaten batubara provinsi sumatera utara tergolong tinggi sebesar 77,45% dalam bentuk sifat pribadi, bakat, pengalaman, lingkungan, pendidikan, sosial budaya, dan pengetahuan. Faktor yang mempengaruhi perilaku petani secara nyata dipengaruhi oleh sifat pribadi, bakat, lingkungan dan pendidikan, sedangkan faktor pengalaman, sosial budaya dan pengetahuan tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku petani terhadap pemanfaatan alat mesin pertanian bantuan program upsus padi jagung kedelai di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara

2022-05-24 07:05:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Adopsi Petani Dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru Inpari 30 Padi Sawah ( Oriza Sativa L) Di Kecamatan Tanjung Tiram
4 years ago
Jamaluddin (Medan, 2017)

Jamaluddin, Nirm. 0113130365 mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengkajian tentang Adopsi Petani Dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru Inpari 30 di Kecamatan Tanjung Tiram di bawah bimbingan Tience Elizabet Pakpahan, SP., M.Si. dan Arie Hapsani Hasan Basri, SP., MP. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat adopsi petani dalam penggunaan varietas unggul padi sawah inpari 30, mengkaji pengaruh umur, tingkat pendidikan formal, luas usahatani, tingkat pendapatan, lama berusahatani, penerapan fungsi kelompoktani dan karakteristik petani dan peran penyuluh pertanian terhadap penggunaan varietas unggul padi sawah inpari 30. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara pada bulan April sampai bulan Mei 2017. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 41 orang, pengumpulan data menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menyimpulkan bahwa interpretasi tingkat adopsi petani sebesar 64,70 persen dengan kategori tinggi. Persamaan regresi yang terbentuk Y = 0,538 + 0,009X1 + 0,476X2 + 0,211X3 + 0,331X4 + 0,112X5 + 0,010X6 + 0,061X7, dengan nilai R 0,888 dan Adjusted R2 0,743. Pendidikan formal, luas usahatani, tingkat pendapatan, memberikan pengaruh siginifikan sedangkan umur, lama berusahatani, penerapan fungsi kelompoktani dan peran penyuluh pertanian tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani dalam penggunaan varietas unggul baru padi sawah inpari 30 di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara ini.

2022-05-24 07:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Penyuluh Terhadap Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Oktarini, Anisa (Medan, 2020)

ANISA OKTARINI, Nirm. 01.4.3.16.0421 Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Penyuluh Terhadap Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian di Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat karakteristik sosial ekonomi penyuluh, mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian dan mengetahui pengaruh tingkat karakteristik sosial ekonomi penyuluh terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kabupaten Langkat pada 15 Maret sampai 15 Juli 2020. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data mengggunakan Skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat karakteristik sosial ekonomi penyuluh di Kabupaten Langkat sebesar 87,14% dengan kategori sangat tinggi. Kemudian tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di Kabupaten Langkat pada angka 69,14% dengan kategori cukup. Kemudian hasil Regresi Linear Berganda menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan karakterstik sosial ekonomi penyuluh (pendidikan formal, pendidikan non formal, jumlah tanggungan keluarga, tingkat kosmopolitan, total pendapatan dan jarak tempat tinggal dengan WKPP tempat bertugas) terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluhan pertanian di Kabupaten Langkat.

2022-05-24 05:05:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Petani Dalam Pemanenan Kelapa Sawit Sesuai Standar Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
4 years ago
Sitepu, Alba Ferrari (Medan, 2020)

Alba Ferrari Sitepu, Nirm. 01.4.3.16.0380, Tingkat Adopsi Petani dalam Pemanenan Kelapa Sawit Sesuai Standar di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi petani dalam pemanenan kelapa sawit dan karakteristik petani yang berhubungan dengan tingkat adopsi petani dalam pemanenan kelapa sawit sesuai standar di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan observarsi, wawancara, dan kuesioner. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, pemilihan lokasi dan populasi pengkajian secara purposive (sengaja) dengan alasan tertentu. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret 2020 sampai dengan Juli 2020. Sampel ditentukan dengan teknik proporsional random sampling sebanyak 73 responden dari kelompok tani. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat adopsi petani dalam pemanenan kelapa sawit sesuai standar menggunakan skala Likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui karakteristik petani yang berhubungan dalam tingkat adopsi pemanenan kelapa sawit sesuai standar menggunakan analisis korelasi Rank Spearmen. Diketahui hasil pengkajian menunjukkan dengan tingkat adopsi petani petani dalam pemanenan kelapa sawit sesuai standar di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat sebesar 76,38% dengan kategori tinggi. Variabel yang berhubungan signifikan dengan tingkat adopsi pemanenan kelapa sawit sesuai standar di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat adalah umur, pendidikan, pengalaman, luas lahan, dan pendapatan.

2022-05-24 04:05:38 admin@polbangtanmedan.ac.id