POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Hubungan Kinerja Penyuluh Pertanian Terhadap Tingkat Kepuasan Petani Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
3 years ago
Prasetyo, Andika (Medan, 2020)

Andika Prasetiyo, Nirm. 01.1.3.16.0462 mahasiswa Jurusan Pertanian melakukan pengkajian tentang Hubungan Kinerja Penyuluh Pertanian Terhadap Tingkat Kepuasan Petani. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat kinerja penyuluh pertanian di tinjau dari persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan dan evaluasi penyuluhan, mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian dan mengetahui hubungan Kinerja penyuluh pertanian dengan tingkat kepuasan petani. Pengkajian ini dilakukan di kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 15 Maret 2020 sampai 15 Mei 2020. Sampel ditentukan dengan teknik Purposive Propotional Random Sampling dengan jumlah sampel dalam pengkajian ini adalah 79 orang, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan Skala Likert dan pengolahan data menggunakan analisis Rank Spearman. Hasil pengkajian menyimpulkan bahwa interpretasi tingkat kinerja penyuluh pertanian di tinjau dari persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan dan evaluasi penyuluhan dalam kategori tinggi yaitu 74,59%, tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian dalam kategori puas yaitu 74,89%. Secara simultan terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja penyuluh pertanian terhadap kepuasan petani. Secara parsial variabel yang berhubungan nyata antara kinerja penyuluh pertanian dengan kepuasan petani adalah Persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan dan evaluasi penyuluhan.

2023-05-03 07:05:37 admin@polbangtanmedan.ac.id
Optimalisasi Modal Sosial Dalam Pengembangan Desa Wisata Kampoeng Lama Di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang
3 years ago
Rangkuti, Annisa Novita (Medan, 2020)

Annisa Novia Rangkuti, Nirm. 01.1.3.16.0500. Optimalisasi Modal Sosial Dalam Pengembangan Desa Wisata Kampoeng Lama di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalisis bentuk modal sosial petani dan mengetahui hubungan modal sosial dengan pengembangan desa wisata. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 15 Maret sampai dengan 15 Mei 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert, uji korelasi berganda simultan dan uji korelasi rank sperman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa secara simultan variabel kepercayaan, jaringan sosial, norma sosial, tanggung jawab dan kerjasama berhubungan dengan pengembangan desa wisata dengan nilai koefisien korelasi 0,652 yang berarti berhubungan kuat dan arah hubungan positif. Secara parsial variabel kepercayaan (pearson correlation: 0,457), variabel jaringan sosial (pearson correlation: 0,476), variabel tanggung jawab (pearson correlation: 0,452) berhubungan dengan pengembangan desa wisata dan termasuk kategori berhubungan lemah. Sedangkan variabel norma sosial (pearson correlation: 0,647) dan variabel kerjasama (pearson correlation: 0,578) berhubungan dengan pengembangan desa wisata dan termasuk kategori berhubungan kuat.

2023-05-03 07:05:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Tani Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Pertanian Di Kostratani Kabupaten Deli Serdang
3 years ago
Panggabean. Apprionits K (Medan, 2020)

Aprionita Kristina Panggabean, NIRM. 01.1.3.16.0465, mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengkajian tentang Partisipasi Kelompok Tani dalam Penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Kostratani Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat partisipasi kelompok tani (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi kelompok tani dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan pertanian di Kostratani Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang, pada bulan Maret sampai Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deksriptif. Untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan pertaian di Kostratani digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok tani digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan tingkat partisipasi kelompok tani dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan pertanian di Kostratani Kabupaten Deli Serdang adalah73, 9% dengan kategori tinggi. Secara rinci tingkat partisipasi petani terhadap kegiatan penyuluhan pertanian di Kostratani meliuputi partisipasi secara spontan (75,6%), secara terinduksi (73,4%), partisipasi karena tertekan (72,3%) kategori tinggi. Factor factor yang mempengaruhi secara nyata terhadap terhadap partisipasi kelompoktani dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan pertanian di Kostratani Kabupaten Deli Serdang adalah Kosmopolitan dan motivasi sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata adalah materi penyuluhan dan kebijakan pemerintah.

2023-05-03 07:05:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Keputusan Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman (Ip) Padi Sawah Tadah Hujan Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
3 years ago
Zannah, Citra Tuz (Medan, 2020)

Citra Tuz Jannah, NIRM. 01.13.16.0504. Keputusan Petani dalam Peningkatan Indeks Pertanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani (pengetahuan, modal, ketersediaan air, ketersediaan saprodi, kegiatan penyuluhan dan kebijakan pemerintah) dalam peningkatan indeks pertanaman padi sawah tadah hujan. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat keputusan petani digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan petani digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan di Kecamatan Stabat tergolong sangat tinggi (88,2 %). Secara rinci tingkat keputusan petani yaitu tingkat intuisi (88%), pengalaman (87,1%), fakta (86,67%), wewenang (88,93%) dan rasional (92,3%). Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat adalah pengetahuan, modal, ketersediaan air dan ketersediaan saprodi, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata adalah kegiatan penyuluhan dan kebijakan pemerintah

2023-05-03 07:05:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pemuda Milenial Dalam Kegiatan Urban Farming Dengan Sistem Hidroponik Di Kecamatan Medan Johor
3 years ago
Siva, Dea Wildatul (Medan, 2020)

Dea Wildatul Siva,Nirm.01.1.3.16.0467. Partisipasi Pemuda Milenial dalam Kegiatan Urban Farming dengan Sistem Hidroponik di Kecamatan Medan Johor. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat partisipasi pemuda milenial dalam kegiatan urban farming dengan sistem hidroponik (2) faktor-faktor yang mempengaruhipartisipasi pemuda milenial (faktor kesempatan, kemauan dan kemampuan) dalam kegiatan urbanfarming dengan sistem hidroponik. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Johor Kota Medan pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat partisipasi pemuda milenial digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhipartisipasi pemuda milenial digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat partisipasi pemuda milenial dalam kegiatan urban farming dengan sistem hidroponik di Kecamatan Medan Johor tergolong tinggi (72,57%). Secara rinci tingkat partisipasi pemuda milenial yang meliputi tahap perencanaan (74,15%),tahap pelaksanaan ( 72,59%),tahap evaluasi ( 62,54%) tergolong tinggi dan tahap menikmati hasil (87,15%) tergolong sangat tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap partisipasi pemuda milenial dalam kegiatan urbanfarming dengan sistem hidroponikdi Kecamatan Medan Johor adalah kemauan dan kemampuan, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata adalah kesempatan

2023-05-03 07:05:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Hardiansyah, Dicky (Medan, 2020)

Dicky Hardiansyah, Nirm 01.1.3.16.0468. Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani padi sawah (keberwujudan/tangible, keandalan/reliabilty, kesigapan, kepastian, empati, metode penyuluhan, materi penyuluhan, dan waktu penyuluhan) dalam pelayanan penyuluhan pertanian. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi sawah digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat tergolong sangat puas (82,06%). Secara rinci tingkat Kepuasan Petani Padi Sawah yang meliputi tahap penyadaran (76,59%), tahap melakukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas (80,36 %) tergolong puas, tahap pemecahan masalah (88,29%), tahap memproduksi dan mempublikasi Informasi (82,76%) tergolong sangat puas, Faktor yang berpengaruh secara sangat signifikan kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian di Kecamatan Binjai adalah kepastian/assurance, waktu penyuluhan dan berpengaruh signifikan adalah keberwujudan/tangible, kesigapan/responsiveness, metode penyuluhan sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah keandalan/reliabilty, empati/empathy dan materi penyuluhan.

2023-05-03 08:05:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Swadaya Dalam Budidaya Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Pasaribu, Dwiki Riyantho (Medan, 2020)

Dwiki Riyantho Pasaribu, NIRM. 01.1.3.16.0507. Peran Penyuluh Swadaya Dalam Budidaya Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui (1) peran penyuluh swadaya dan (2) faktor- faktor yang mempengaruhinya dalam budidaya bawang merah (Karakteristik Penyuluh, Pengetahuan Penyuluh, Keterampilan penyuluh, Motivasi). Pengkajian ini dilaksanakan Di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir pada bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif, untuk mengetahui peran penyuluh swadaya dalam budidaya bawang merah digunakan teknik penentuan skor model likert, dan untuk mengetahui factor factor yang mempengaruhi peran penyuluh swadaya dalam budidaya bawang merah digunakan model analisis linier berganda. Hasil dari pengkajian ini secara keseluruhan Berdasarkan hasil analisis diperoleh Peran Penyuluh Swadaya Dalam Budidaya Bawang Merah di kecamatan Nainggolan tinggi (73,6%) dengan rincian edukasi (63,8%) tergolong tinggi, diseminasi (71,6%) tergolong tinggi, fasilitasi (73,8%) tergolong tinggi, konsultasi(74,4%) tergolong tinggi, supervisi (77,2%) tergolong tinggi, pemantauan (76,1 %) tergolong tinggi, evaluasi (80,5%) tergolong sangat tinggi. Faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap Peran Penyuluh Swadaya Dalam Budidaya Bawang Merah adalah karakteristik penyuluh, pengetahuan penyuluh, keterampilan penyuluh dan motivasi

2023-05-03 08:05:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Penerapan Pola Tanam Usahatani Pada Lahan Sawah Irigasi Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Siringo-ringo, Emi L.J (Medan, 2020)

Emi L J Siringoringo, NIRM. 01.1.3.16.0470. Perilaku Petani dalam Penerapan Pola Tanam Usahatani pada Lahan Sawah Irigasi di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian penyuluhan ini adalah untuk mengetahui tingkat persentase perilaku petani dan mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penerapan pola tanam usahatani pada lahan sawah irigasi di kecamatan Hamparan Perak. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Desa Paya Bakung Kecamatan Hampara Perak Kabupaten Deli Serdang pada 15 Maret sampai dengan 15 Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Sampel ditentukan dengan teknik sampling incidental sebanyak 43 responden dari petani yang memiliki luas lahan sawah irigasi ≥ 0,5 Ha di Desa Paya Bakung. Untuk mengetahui persentase tingkat perilaku petani dalam penerapan pola tanam usahatani pada lahan sawah irigasi oleh petani digunakan teknik penentuan skor model Likert dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penerapan pola tanam usahatani pada lahan sawah irigasi yaitu digunakan model analisis Regresi Linier Berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan menunjukkan bahwa persentase tingkat perilaku petani dalam penerapan pola tanam usahatani pada lahan sawah irigasi yaitu sebesar 87,67% pada kategori sangat setuju (selalu menerapkan). Secara rinci tingkat perilaku yang meliputi aspek pengetahuan (82,42%), aspek keterampilan (89,30%), dan aspek sikap (89,30%) tergolong pada kategori sangat setuju (selalu menerapkan). Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap perilaku petani dalam penerapan pola tanam usahatani pada lahan sawah irigasi adalah kompetensi pengurus kelompok tani. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh tidak nyata adalah modal usahatani, faktor lingkungan, kompetensi penyuluh, perubahan iklim, ketersediaan saprodi

2023-05-03 08:05:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan Sawah Di Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat
3 years ago
Warman, Jecki (Medan, 2020)

Jecki Warman, Nirm 01.1.3.16.0475, Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan Sawah di Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas lahan sawah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas lahan sawah di Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada tanggal 15 Maret sampai dengan 15 Mei 2020. Metode Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan pengamatan secara langsung, wawancara dengan menggunakan instrument kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan data yang diperlukan, sementara metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis tingkat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas lahan sawah di Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai sebesar 65%. Sementara hasil regresi linier Faktor-faktor yang mempengaruhi peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas lahan sawah di Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai diketahui secara simultan (Uji F) Secara simultan didapatkan nilai Fhitung (36,926) > Ftabel (2,50) dan nilai signifikan 0.000 maka H1 ditolak dan H2 diterima, artinya bahwa variabel X (kelas belajar X1, wahana kerjasama X2, unit produksi X3, dan unit usaha X4) secara bersama berpengaruh terhadap variabel Y (produktivitas lahan sawah), dan secara parsial (Uji T) kelas belajar X1, wahana kerjasama X2, unit produksi X3, dan unit usaha X4 berpengaruh signifikan.

2023-05-03 08:05:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Media Penyuluhan Dalam pengendalian Hama tanaman padi Sawah Di Kecamatan Kuala Kab. Langkat Prov. Sumut
3 years ago
Suryadi Muhammad Haikal (Medan, 2020)

Muhamad Haikal Suryadi, Nirm 01.1.3.16.0480, Penggunaan Media Penyuluhan dalam Pengendalian Hama Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat penggunaan media penyuluhan (media cetak dan media elektronik) dan faktor – faktor yang mempengaruhi penggunaan media penyuluhan dalam pengendalian hama tanaman padi sawah di Kecamatan Kuala. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan menggunakan instrument kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis secara statistic dengan uji regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan media penyuluhan dalam pengendalian hama tanaman padi sawah di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat termasuk dalam kategori tinggi (77,25%). Sementara hasil regresi linier berganda menunjukan bahwa faktor Media Informasi, Usaha Tani, Ekonomi, Sosial Budaya secara simultan berpengaruh secara significan terhadap penggunaan media penyuluhan dalam pengendalian hama tanaman padi sawah. Akan tetapi secara parsial hanya faktor ekonomi yang tidak berpengaruh significan terhadap penggunaan media penyuluhan dalam pengendalian hama tanaman padi sawah.

2023-05-04 08:05:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pengembangan Komoditi Jambu Madu Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Syafii, Muhammad Irfan (Medan, 2020)

Muhammad Irfan Syafi’i, NIRM 01.1.3.16.0478, Motivasi Petani Dalam Pengembangan Komoditi Jambu Madu di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat motivasi petani dalam pengembangan komoditi jambu madu dan faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam pengembangan komoditi jambu madu. Metode Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara dengan menggunakan instrument kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tingkat motivasi petani dalam pengembangan komoditi jambu madu di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat provinsi Sumatera Utara tergolong sangat tinggi yaitu (92,36%). Sedangkan hasil regresi linear berganda menunjukan bahwa secara simultan variabel peran kelompok, peran penyuluh, jaminan pasar, ketersediaan modal, dan teknis budidaya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi petani dalam pengembangan komoditi jambu madu di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Secara parsial, variabel peran kelompok, peran penyuluh, jaminan pasar,dan ketersediaan modal sedangkan variabel teknis budidaya tidak memiliki pengaruh terhadap motivasi petani dalam pengembangan komoditi jambu madu di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.

2023-05-04 08:05:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Dalam Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat
3 years ago
Sabailaket, Marcelina (Medan, 2020)

Marcelina Sabailaket, NIRM. 01.1.3.16.0517. Peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat.Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani dan faktor- faktor yang memperngaruhi peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada bulan Maret smpai dengan bulan Juli 2020. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani tergolong berperan yaitu 59%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 33,502 -,946 x1-,898 x2 +2,242x3 -,805x4 +1,464x5. Secara simultan variabel motivator, fasilitator, edukator, dinamisator dan komunikator berpengeruh simultan dengan nilai F hitung> F tabel (8.926) < (2,43), terhadap peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah educator dan komunikator, sedangkan motivator, fasilitator dan dinamisator tidak berpengaruh terhadap peran penyuluh dalam pemberdayaan kelompok wanita tani. 

2023-05-04 08:05:44 admin@polbangtanmedan.ac.id