POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Minat Pekebun Dalam Pengolahan Gabah (Hard Skin Basah) Menjadi Green Bean Kopi Arabika (Coffea Arabica L): Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Adha, Nurlija Purnama (Medan, 2024)

Nurlija Purnama Adha, Nirm. 01.02.20.184. Minat Pekebun Dalam Pengolahan Gabah (Hard Skin Basah) Menjadi Green Bean Kopi Arabika (Coffea Arabica L): Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini mengkaji tingkat minat pekebun dan mengkaji faktor faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika. Jenis pengkajian yaitu pengkajian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan diperoleh tingkat minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan sebesar 57%. Sementara, hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= -84,977 - 0,066X1 + 0,415X2 + 0,586X3 + 0,057X4 + 0,109X5 + 0,322X6 + 0,874X7 + 1,156X8 + 0,531X9+e. Faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Pollung adalah pendapatan (X5), sarana dan prasarana produksi (X6), harga jual (X7), peran penyuluh (X8), dan lingkungan masyarakat (X9). 

2025-01-20 08:01:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Sitinjak, Sondang Paulina (Medan, 2024)

Sondang Paulina Br Sitinjak, Nirm. 01.02.20.190. Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat adopsi petani dan faktor- faktor yang memengaruhi tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan April sampai dengan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu dokuemntasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 54 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan dalam kategori sedang dengan persentase 66,48 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y= 2.287+ 0,130X1+ 0,323X2+ 0,287X3+ 0,266X4+ 0,634X5 + e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani adalah kosmopolitan, karakteristik inovasi, peran penyuluh dan peran kelompok tani. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan.  

2025-01-20 08:01:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pekebun Dalam Kebijakan Pengolahan Lahan Tanpa Bakar Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
1 year ago
Butar-butar, Steven Unedo (Medan, 2024)

Steven Unedo Butar - Butar, Nirm. 01.02.20.191. Partisipasi Pekebun Dalam Kebijakan Pengolahan Lahan Tanpa Bakar pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini untuk mengkaji tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan pengolahan tanpa bakar pada tanaman kelapa sawit dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal pekebun dengan tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan pengolahan lahan tanpa bakar pada tanaman kelapa sawit pada bulan April s.d. Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan metode analisis data menggunakan skala Rasio, Likert, dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan pengolahan lahan tanpa bakar pada tanaman kelapa sawit pada kategori sangat tinggi dengan persentase 85,3%, selanjutnya hasil uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara faktor – faktor internal dan eksternal yaitu luas lahan, pengalaman, pendapatan, peran penyuluh,bantuan modal, dan ketersediaan sarana produksi dengan partisipasi pekebun dalam kebijakan pengolahan lahan tanpa bakar pada tanaman kelapa sawit. Sedangkan faktor internal yang tidak berhubungan signifikan yakni umur dan pendidikan formal.

2025-01-20 08:01:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun
1 year ago
Elleliana Marta Angel (Medan, 2024)

Elleliana Marta Angel, NIRM 01.02.20.174. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai Juni 2024. Sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden 93 orang dari 3 desa di Kecamatan Panei, yaitu Desa Simantin Pane Dame, Bangun Rakyat dan Bangun Sitolu Bah. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi 77,57% berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -3.649 + 0.044X1 + 0.382X2 + 0,354X3 + 0,774X4 + 0,356X5 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor ketersediaan modal, lingkungan sosial, dan dukungan pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. 

2025-01-21 01:01:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Penerapan Jarak Tanam Sesuai Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
1 year ago
Manurung, Ira Hariaty (Medan, 2024)

Ira Hariaty Manurung, Nirm. 01.02.20.176. Perilaku Pekebun Dalam Penerapan Jarak Tanam Sesuai Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 72,96%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun menunjukkan bahwa variabel variabel bebas Umur (X1), Pendidikan Formal (X2), Luas Lahan (X3), Peran Kelompok Tani (X4), Peran Penyuluh (X5), dan Lingkungan Sosial (X7) berpengaruh secara nyata terhadap variabel Y (perilaku pekebun), sedangkan Kosmopolitan (X6) tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit.

2025-01-21 01:01:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Kelapa Sawit Dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Sormin, Anggi Indah Permata (Medan, 2024)

Anggi Indah Permata Br Sormin, Nirm 01.02.20.168. Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku pekebun dan faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat pada 16 April sampai dengan 24 Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan metode Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku pekebun kelapa sawit dalam pelaksanaan program PSR yaitu 76,4%, kemudian hasil Regresi Linear Berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antara faktor pendidikan formal, jumlah tanggungan keluarga, intensitas mengikuti kegiatan penyuluhan, tabungan dan sumber informasi dengan tingkat perilaku pekebun kelapa sawit dalam pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Sumatera Utara. 

2025-01-21 02:01:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Peran Anggota Kelompok Tani Dalam Pengembangan Kapasitas Kelompok Tani Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi
1 year ago
Almabrurah Pasi (Medan, 2024)

Almabrurah Pasi, Nirm. 01.01.20.139. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk menganalisis tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi dan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2024 sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya, dan wawacara. Sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani sebesar 84, 18%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -5,079 + 0,269X1 + 0,217X2 + 0,283X3 + 0,348X4 + 0,11X5. Secara simultan, variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh, serta kemitraan kelompok tani berpengaruh secara bersama sama terhadap peran anggota kelompok dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. Secara parsial variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh berpengaruh sangat nyata terhadap peran anggota kelompok tani, sedangkan variabel kemitraan kelompok tani tidak berpengaruh nyata terhadap peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. 

2025-01-21 02:01:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Pada Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Pgpr) Untuk Pengendalian Antraknosa Pada Tanaman Cabai Merah Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara
1 year ago
Siregar, Moradoli (Medan, 2024)

Mora Doli Siregar, Nirm. 01.01.20.187. Persepsi Petani pada Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk Pengendalian Antraknosa pada Tanaman Cabai Merah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi petani pada penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk pengendalian antraknosa. Pengkajian ini dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara tidak terstruktur dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda, Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani pada penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk pengendalian antraknosa tergolong tinggi dengan tingkat sebesar 67,9%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi petani diperoleh persamaan Y= 8,971 – 0,327X1 – 0,008X2 + 0,410X3 + 0,048X4 + 0,686X5 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa Pendidikan, Akses Informasi, dan Peran Penyuluh berpengaruh nyata dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan Pengalaman Bertani dan Interaksi Sosial berpengaruh tidak nyata dengan nilai thitung lebih kecil daripada ttabel

2025-01-23 07:01:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium Cepa L .) Varietas Batu Ijo Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
1 year ago
Manik, Julianawati (Medan, 2024)

Julianawati Manik, Nirm 01.01.20.183, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih bawang merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo. Pengkajian ini dilaksanakan pada Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu kuisioner dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah Sekala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Varietas Batu Ijo tergolong tinggi sebesar 73,29%. Hasil linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani bawang merah diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 34,290 + 0,454 X1 + 0,194 X2 + 0,937 X3 + 0,020. Dilanjutkan dengan uji thitung yang menunjukkan pengalaman berusahatani, ketersediaan sarana dan prasarana dan peran pemerintah memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitumg > tTabel (27,866 > 2,53) uji parsial (t) Thitung > TTabel dengan nilai signifikan pada pengalaman berusahatani (0,000), ketersediaan sarana dan prasaranan (0,040), peran pemerintah (0,000) berpengaruh sangat nyata, sedangkan intensitas penyuluhan tidak berpengaruh dengan thitung lebih < dari pada tTabel (0,796) 

2025-01-23 07:01:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan Dengan Jagung Pipil Di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
1 year ago
Faddillah, Rahmadani (Medan, 2024)

Ramadani Fadillah, Nirm 01.01.20.192. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan dengan Jaggung Pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keputusan petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pelaksanaan pada bulan April-Juni 2024. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta wawancara, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil tergolong tinggi dengan persentase 67,29%. Sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil diperoleh persamaan Y= 12.505 + 0,226X1 - 0,302X2 - 0,151X3 + 0,208X4 + e. Secara parsial, variabel karakteristik petani, lingkungan sosial, kegiatan penyuluhan, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap keputusan petani. 

2025-01-23 07:01:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Dalam Kegiatan Kerjasama Antar Kelompok Tani Pada Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
1 year ago
Syawaluddin (Medan, 2024)

Syawaluddin Nirm 01.01.20.198. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Pada Usahatani Padi sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat peran ketua kelompok tani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal dengan persentase 73,95% termasuk kategori tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal ialah kerjasama antar kelompok (X1), peran penyuluh (X2), karakteristik lahan (X3), lingkungan sosial (X4) pendidikan formal (X5). 

2025-01-23 07:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
1 year ago
Elizabeth, Gabriela (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5.

2025-01-23 07:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Komparatif Pemangkasan Pelepah Yang Berbeda Terhadap Losses , Kualitas, Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di Pt Pp Lonsum Indonesia Tbk Kebun Rambong Sialang Kabupaten Serdang Bedagai
1 year ago
Zahwa, Muhammad (Medan, 2024)

Muhammad Zahwa, Nirm 01.04.20.157. Melakukan pengkajian tentang Analisis Komparatif Pemangkasan Yang Berbeda Terhadap Losses, Kualitas Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di PT.PP. Lonsum Indonesia Tbk, Kebun Rambong Sialang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan jumlah losses, Kualitas tandan buah, dan ketebalan daing buah pada tanaman kelapa sawit dengan kondisi pemangkasan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan uji-t Independent sample test. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata losses brondolan antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning. Selain itu hasil pengkajian juga menunjukan adanya perbedaan pada parameter kualitas tandan buah kelapa sawit antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata . Namun pada parameter ketebalan buah hasil pengkajian menunjukan tidak adanya perbedaan ketebalan buah antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning.

2025-01-23 07:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Faktor Internal Dan Ekternal Terhadap Sikap Petani Dalam Penggunaan Kartu Tani Di Keamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie
1 year ago
Fakhrizal (Medan, 2024)

Fakhrizal. NIRM RPL .01.01.21.432 Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Sikap Petani Dalam Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Kartu Tani di Padang Tiji, Kecamatan Pidie, dan untuk mengidentifikasi unsur unsur internal dan eksternal yang mempengaruhi perilaku petani. Penelitian ini dilakukan di Padang Tiji, Kabupaten Pidie, pada bulan Februari dan April 2023. Tiga puluh petani dari dua desa berbeda dipilih menggunakan metode basic random sampling untuk penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dengan bantuan kuesioner yang telah divalidasi dan direhabilitasi, kemudian dianalisis dengan skala likert dan regresi linier berganda. Peneliti menemukan bahwa persentase petani yang sangat tinggi (86,53%) memberikan respon positif terhadap semua pertanyaan mengenai pendapat mereka terhadap penggunaan kartu petani. Menurutnya, para petani memiliki mentalitas positif dalam menggunakan kartu tani. Kriteria internal seperti umur, pendidikan, lama bertani, dan luas areal usahatani mempunyai pengaruh yang signifikan dan menguntungkan terhadap adopsi kartu pertanian oleh petani. Petani dipengaruhi secara positif oleh variabel eksternal seperti keterlibatan penyuluh, ketersediaan pupuk, dan sosialisasi. Penggunaan kartu tani oleh petani tidak banyak dipengaruhi oleh perubahan harga dan distribusi.

2025-02-03 08:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id