POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Perilaku Pekebun Dalam Penerapan Jarak Tanam Sesuai Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
2 months ago
Manurung, Ira Hariaty (Medan, 2024)

Ira Hariaty Manurung, Nirm. 01.02.20.176. Perilaku Pekebun Dalam Penerapan Jarak Tanam Sesuai Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 72,96%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun menunjukkan bahwa variabel variabel bebas Umur (X1), Pendidikan Formal (X2), Luas Lahan (X3), Peran Kelompok Tani (X4), Peran Penyuluh (X5), dan Lingkungan Sosial (X7) berpengaruh secara nyata terhadap variabel Y (perilaku pekebun), sedangkan Kosmopolitan (X6) tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku dalam penerapan jarak tanam sesuai Good Agriculture Practices (GAP) pada tanaman kelapa sawit.

2025-01-21 01:01:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Tampubolon, Sarah Cecilia (Medan, 2024)

Sarah Cecilia Tampubolon, Nirm 01.02.20.189. Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji sikap pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika yaitu 80,01 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun dalam pada penerapan Good Agriculture Practice (GAP) pada tanaman kopi arabika terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun diperoleh persamaan berikut Y = 198.610 -0,619X1 + 0,117X2 + 0,603X3 + 4,507X4 + 0,158X5 + 0,752X6 + 1,372X7. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor umur, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersedian sarana dan prasarana, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. 

2025-01-21 02:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Manurung, Yeny Widianata (Medan, 2024)

Yeny Widianata Manurung, Nirm. 01.02.20.194. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan GAP tanaman kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,04%. Selanjutnya hasil analisis regresi linier berganda faktor faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP secara simultan antara lain pendapatan(X1), pengalaman berusahatani (X2), pendidikan formal (X3), jumlah tanggungan keluarga (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP antara lain pengalaman berusahatani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Sedangkan variabel bebas pendapatan (X1), pendidikan formal (X3), dan jumlah tanggungan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi (Y). 

2025-01-21 02:01:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Kelapa Sawit Dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Sormin, Anggi Indah Permata (Medan, 2024)

Anggi Indah Permata Br Sormin, Nirm 01.02.20.168. Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku pekebun dan faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat pada 16 April sampai dengan 24 Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan metode Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku pekebun kelapa sawit dalam pelaksanaan program PSR yaitu 76,4%, kemudian hasil Regresi Linear Berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antara faktor pendidikan formal, jumlah tanggungan keluarga, intensitas mengikuti kegiatan penyuluhan, tabungan dan sumber informasi dengan tingkat perilaku pekebun kelapa sawit dalam pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Sumatera Utara. 

2025-01-21 02:01:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Peran Anggota Kelompok Tani Dalam Pengembangan Kapasitas Kelompok Tani Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi
2 months ago
Pasi, Almabrurah (Medan, 2024)

Almabrurah Pasi, Nirm. 01.01.20.139. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk menganalisis tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi dan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2024 sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya, dan wawacara. Sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani sebesar 84, 18%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -5,079 + 0,269X1 + 0,217X2 + 0,283X3 + 0,348X4 + 0,11X5. Secara simultan, variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh, serta kemitraan kelompok tani berpengaruh secara bersama sama terhadap peran anggota kelompok dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. Secara parsial variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh berpengaruh sangat nyata terhadap peran anggota kelompok tani, sedangkan variabel kemitraan kelompok tani tidak berpengaruh nyata terhadap peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. 

2025-01-21 02:01:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Pada Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Pgpr) Untuk Pengendalian Antraknosa Pada Tanaman Cabai Merah Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara
2 months ago
Siregar, Moradoli (Medan, 2024)

Mora Doli Siregar, Nirm. 01.01.20.187. Persepsi Petani pada Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk Pengendalian Antraknosa pada Tanaman Cabai Merah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi petani pada penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk pengendalian antraknosa. Pengkajian ini dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara tidak terstruktur dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda, Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani pada penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk pengendalian antraknosa tergolong tinggi dengan tingkat sebesar 67,9%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi petani diperoleh persamaan Y= 8,971 – 0,327X1 – 0,008X2 + 0,410X3 + 0,048X4 + 0,686X5 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa Pendidikan, Akses Informasi, dan Peran Penyuluh berpengaruh nyata dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan Pengalaman Bertani dan Interaksi Sosial berpengaruh tidak nyata dengan nilai thitung lebih kecil daripada ttabel

2025-01-23 07:01:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium Cepa L .) Varietas Batu Ijo Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
2 months ago
Manik, Julianawati (Medan, 2024)

Julianawati Manik, Nirm 01.01.20.183, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih bawang merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo. Pengkajian ini dilaksanakan pada Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu kuisioner dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah Sekala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Varietas Batu Ijo tergolong tinggi sebesar 73,29%. Hasil linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani bawang merah diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 34,290 + 0,454 X1 + 0,194 X2 + 0,937 X3 + 0,020. Dilanjutkan dengan uji thitung yang menunjukkan pengalaman berusahatani, ketersediaan sarana dan prasarana dan peran pemerintah memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitumg > tTabel (27,866 > 2,53) uji parsial (t) Thitung > TTabel dengan nilai signifikan pada pengalaman berusahatani (0,000), ketersediaan sarana dan prasaranan (0,040), peran pemerintah (0,000) berpengaruh sangat nyata, sedangkan intensitas penyuluhan tidak berpengaruh dengan thitung lebih < dari pada tTabel (0,796) 

2025-01-23 07:01:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan Dengan Jagung Pipil Di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
2 months ago
Faddillah, Rahmadani (Medan, 2024)

Ramadani Fadillah, Nirm 01.01.20.192. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan dengan Jaggung Pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keputusan petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pelaksanaan pada bulan April-Juni 2024. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta wawancara, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil tergolong tinggi dengan persentase 67,29%. Sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil diperoleh persamaan Y= 12.505 + 0,226X1 - 0,302X2 - 0,151X3 + 0,208X4 + e. Secara parsial, variabel karakteristik petani, lingkungan sosial, kegiatan penyuluhan, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap keputusan petani. 

2025-01-23 07:01:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Dalam Kegiatan Kerjasama Antar Kelompok Tani Pada Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
2 months ago
Syawaluddin (Medan, 2024)

Syawaluddin Nirm 01.01.20.198. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Pada Usahatani Padi sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat peran ketua kelompok tani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal dengan persentase 73,95% termasuk kategori tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal ialah kerjasama antar kelompok (X1), peran penyuluh (X2), karakteristik lahan (X3), lingkungan sosial (X4) pendidikan formal (X5). 

2025-01-23 07:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
2 months ago
Elizabeth, Gabriela (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5.

2025-01-23 07:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Komparatif Pemangkasan Pelepah Yang Berbeda Terhadap Losses , Kualitas, Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di Pt Pp Lonsum Indonesia Tbk Kebun Rambong Sialang Kabupaten Serdang Bedagai
2 months ago
Zahwa, Muhammad (Medan, 2024)

Muhammad Zahwa, Nirm 01.04.20.157. Melakukan pengkajian tentang Analisis Komparatif Pemangkasan Yang Berbeda Terhadap Losses, Kualitas Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di PT.PP. Lonsum Indonesia Tbk, Kebun Rambong Sialang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan jumlah losses, Kualitas tandan buah, dan ketebalan daing buah pada tanaman kelapa sawit dengan kondisi pemangkasan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan uji-t Independent sample test. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata losses brondolan antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning. Selain itu hasil pengkajian juga menunjukan adanya perbedaan pada parameter kualitas tandan buah kelapa sawit antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata . Namun pada parameter ketebalan buah hasil pengkajian menunjukan tidak adanya perbedaan ketebalan buah antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning.

2025-01-23 07:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Faktor Internal Dan Ekternal Terhadap Sikap Petani Dalam Penggunaan Kartu Tani Di Keamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie
1 month ago
Fakhrizal (Medan, 2024)

Fakhrizal. NIRM RPL .01.01.21.432 Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Sikap Petani Dalam Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Kartu Tani di Padang Tiji, Kecamatan Pidie, dan untuk mengidentifikasi unsur unsur internal dan eksternal yang mempengaruhi perilaku petani. Penelitian ini dilakukan di Padang Tiji, Kabupaten Pidie, pada bulan Februari dan April 2023. Tiga puluh petani dari dua desa berbeda dipilih menggunakan metode basic random sampling untuk penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dengan bantuan kuesioner yang telah divalidasi dan direhabilitasi, kemudian dianalisis dengan skala likert dan regresi linier berganda. Peneliti menemukan bahwa persentase petani yang sangat tinggi (86,53%) memberikan respon positif terhadap semua pertanyaan mengenai pendapat mereka terhadap penggunaan kartu petani. Menurutnya, para petani memiliki mentalitas positif dalam menggunakan kartu tani. Kriteria internal seperti umur, pendidikan, lama bertani, dan luas areal usahatani mempunyai pengaruh yang signifikan dan menguntungkan terhadap adopsi kartu pertanian oleh petani. Petani dipengaruhi secara positif oleh variabel eksternal seperti keterlibatan penyuluh, ketersediaan pupuk, dan sosialisasi. Penggunaan kartu tani oleh petani tidak banyak dipengaruhi oleh perubahan harga dan distribusi.

2025-02-03 08:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Di Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan
1 month ago
Simatupang, Markus Kopernikus (Medan, 2023)

Markos Kopernikus Simatupang, Nirm. RPL.01.01.02.294. variabel yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi oleh petani di Kabupaten Pakkat Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Humbanghasundutan. Tujuan dari proyek penyuluhan ini adalah untuk menguji keterlibatan petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi serta faktor faktor yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi di Kabupaten Pakkat. Sejak November 2022 hingga Mei 2023, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbanghasundutan, melakukan penelitian ini. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk metode penilaian deskriptif kuantitatif. 88 petani yang tergabung dalam kelompok tani di Kabupaten Pakkat menjadi sampel penilaian. Proportional random sampling digunakan dalam proses penilaian. Dengan menggunakan teknik penilaian model Likert, tingkat partisipasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi dianalisis. Pemeriksaan terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi oleh petani dilakukan dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda. Studi tentang tingkat keterlibatan petani menghasilkan hasil penilaian keseluruhan, dengan 83,75% petani termasuk dalam kategori sangat setuju. Keterlibatan petani dapat dipengaruhi secara signifikan oleh pengetahuan, keuangan, dan pihak-pihak yang mendukung.

2025-02-03 08:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Padi Unggul Bersertifikat Di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh
1 month ago
Ritawati (Medan, 2024)

Ritawati, Nirm. RPL.01.01.22.623. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Padi Unggul Bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Tujuan Dari penelitian ini adalah ntuk mengetahui penggunaan benih padi bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh, Menyusun desain rancangan penyuluhan penggunaan benih padi bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan penggunaan benih padi unggul bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Peneliatian ini dilaksanakan di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh pada bulan Juni 2023 Sampai Bulan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara. Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan dilakukan penyebaran kuesioner, Kuesioner tersebut telah diuji validitas dan realibilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dengan memakai SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan benih padi unggul bersertikat memberikan jaminan kualitas mutu benih yang unggul dan melindungi konsumen atau pengguna benih dari peredaran benih palsu dan benih yang mutunya tidak baik, Telah disusunnya sebuah rancangan penyuluhan penyuluhan mengenai penggunaan benih padi unggul bersertifikat untuk wilayah Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh dan tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang disusun adalah 84,67 %, dengan demikian rancangan penyuluhan dalam penggunaan benih padi unggul bersertifikat dinyatakan sangat efektif untuk digunakan. 

2025-02-03 08:02:58 admin@polbangtanmedan.ac.id