POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Pemanfaatan Media Sosial Oleh Petani Dalam Budidaya Tanaman Pala (Myristica Fragrans Houtt) Di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Putra, Asmadi (Medan, 2023)

Asmadi Putra, Nirm. RPL.01.02.21.270. Pemanfaatan Media Sosial Oleh Petani Dalam Budidaya Tanaman Pala (Myristica fragrans Houtt) di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat pemanfaatan media sosial oleh petani pala dalam budidaya tanaman pala di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, dan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor pemanfaatan media sosial oleh petani pala dalam budidaya tanaman pala di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d. Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan media sosial oleh petani pala di Kecamatan Tapaktuan adalah sebesar 75,87 %. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, pendidikan, lingkungan dan peran penyuluh berpengaruh dengan pemanfaatan media sosial oleh petani dalam budidaya tanaman pala, sedangkan faktor luas lahan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan media sosial oleh petani dalam budidaya tanaman pala di Kecamatan Tapaktuan.  

2025-02-03 08:02:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Aplikasi Pemangkasan Kakao ( Theobroma Cacao L)Di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh
1 month ago
Rasyid, Emi Febra (Medan, 2023)

Emi Febra Rasyid, Nirm: 01.02.21.275. Persepsi Pekebun Dalam Aplikasi Pemangkasan Kakao ( Theobroma cacao L) di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Pengkajian bertujuan (1) Untuk mengetahui persepsi pekebun dalam aplikasi pemangkasan kakao (Theobroma cacao L) di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun dalam aplikasi pemangkasan kakao ( Theobroma cacao L) di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh pada bulan Februari sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa 1.Tingkat persepsi pekebun dalam aplikasi pemangkasan kakao di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh sebesar 75,48%, yang termasuk kedalam kategori tinggi. Secara parsial dipengaruhi oleh Pendidikan Formal (X2), Luas Lahan (X3), dan Peran Penyuluh (X5). Sedangkan variabel Umur (X1), dan Pengalaman (X4). Sedangkan variabel Umur (X1), dan Pengalaman (X4) tidak berpengaruh sifnifikan terhadap persepsi pekebun. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y = 3,345 - 0,853X1 + 3,554X2 + 4,152X3 + 0,625X4 + 3,551X5 + e. 

2025-02-04 01:02:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Keterampilan Pekebun Dalam Penanganan Panen Kopi Robusta (Coffea Canephora) Di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
1 month ago
Jabarnus (Medan, 2023)

Jabarnus, Nirm. RPL. 01.02.21.285. Keterampilan Pekebun dalam Penanganan Panen Kopi Robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) dan faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Pengkajian ini berlangsung mulai bulan Maret sampai dengan Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner untuk mengkaji tingkat keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Hasil pengkajian ini antara lain diketahui bahwa tingkat keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh adalah 81,16 % tergolong tinggi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh adalah variabel pengetahuan (X1), variabel pengalaman (X2), variabel pendidikan (X3), variabel umur (X4) dan variabel peran penyuluh (X5) berpengaruh nyata terhadap keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) (Y) dan secara bersama-sama variabel pengetahuan (X1), pengalaman (X2), pendidikan (X3), umur (X4) dan peran penyuluh (X5) dengan nilai signifikansinya 0,000 < (0,05) dan F Change atau Fhitung (14,560) > Ftabel (2,348) artinya berpengaruh nyata terhadap keterampilan pekebun dalam penanganan panen kopi robusta (Coffea canephora) di Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh dengan berpengaruh sebesar 51% dan 49 % dipengaruhi variabel lainnya. 

2025-02-04 01:02:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Poc (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhabatu Selatan Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Saripuddin (Medan, 2024)

Saripuddin, Nirm RPL.01.01.21.408. Rancangan Penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk (1) Mendesain rancangan penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (2) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode dekriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengkajian dilaksanakan daribulan Juni sampai bulan November 2023. Data dari kuesioner penelitian ini merupakan data kuantitatif yang akan dianalisis secara deskriptif persentase dengan perhitungan data menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Hasil pengkajian pada pengisian kuesioner rancangan penyuluhan maka didapat persentase responden. (1) terhadap kuesioner tujuan penyuluhan mencapai 83,15%, persentase responden. (2) terhadap sasaran sebanyak 90,77%, pelaksanaan penyuluhan. (3) terhadap isi materi yang disampaikan mencapai 87,85%,. (4) terhadap skor validasi metode mencapai 88,46%, persentase responden. (5) terhadap media penyuluhan mencapai 87,60%. Rancangan penyuluhan (tujuan, sasaran, materi, metode dan media) yang telah disusun memperoleh skor validasi sebesar 87,60% maka rancangan tersebut dinyatakan sangat valid dan efektif untuk digunakan dalam proses penyuluhan. Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan Rancangan Penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dari urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tergolong sangat tinggi dengan persentase 87,60%

2025-02-04 03:02:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian kehilangan hasil berondolan pada tanaman kelapa sawit menghasilkan di kebun penantian PT. Umada Group
1 month ago
Subakti, Mhd Sulistia Agum (Medan, 2025)

Muhammad Sulistia Agum Subakti Nirm. 01.04.18.057. Kajian Kehilangan Hasil (Losses) Berondolan Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Di Kebun Pernantian PT Umada. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat losses berondolan kelapa sawit dan penyebab terjadinya losses berondolan kelapa sawit di Kebun Pernantian PT Umada. Medote pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan pengambilan data dari kantor estate, lapangan dan survei wawancara. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kebun Pernantian PT Umada Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Februari 2022 sampai bulan Juni 2022. Metode deskriptif ini digunakan dengan cara mengumpulkan data, menyusun dan menganalisa data kemudian dilakukan pengambilan kesimpulan. Perkebunan yang dipilih untuk melakukan penelitian ini adalah perkebunan kelapa sawit yang berstatus tanaman menghasilkan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap piringan, pasar pikul dan TPH. pada masing-masing Divisi dan di ambil 1 blok sampel dari dua blok tahun tanam yang sama yaitu tahun tanam 2015 dengan varietas MTG Socf dan Divisi 2 diambil 1 blok sample dari dua blok tahun tanam yang sama yaitu tahun tanam 1984 varietas marihat. Dari hasil kajian Tingkat losses yang terjadi pada divisi 1 dengan kerugian biaya sebesar Rp. 82.022.908,17 pertahun dan pada Divisi 2 yaitu sebesar Rp. 154.519.784,17 pertahun, dari jumlah losses kedua divisi maka perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 236.542.692,34 pertahun.

2025-02-04 04:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
faktor-faktor yang mempengaruh kemampuan petani dalam pemeliharaan kacang tanah kecamatan Susoh kab. aceh barat daya
1 month ago
Helmi, Safyuzal Helmi (Medan, 2023)

Safyuzal Helmi, NIM. RPL. 01.01.21.2454 judul Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya dan untuk menganalisis Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan Petani dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya pada bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2023. Jumlah sampel dalam kegiatan pengkajian ini adalah sebanyak 36 orang yang ditentukan dengan Simple Random Sampling Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan teknik observasi dan wawancara dengan menggunakan lembaran kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert serta Regresi Linier Berganda yang diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil yang diperoleh dari pengkajian Tingkat Kemampuan Petani dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya berada pada kategori sangat tinggi sebesar 85,56 %. Sementara hasil dari Regresi Linier Berganda terhadap Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah yaitu Fhitung > Ftabel yaitu 7,800 > 2,90 dengan persamaan Y = 34,650 + 0,003X1 + 0,087X2 + 0,165X3. Uji Lanjut dengan menggunakan Thitung menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel karakteristik individu petani (0.944) dinyatakan tidak berpengaruh nyata, sedangkan variabel peran penyuluh pertanian (0.021) dan variabel partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan (0.001) dinyatakan berpengaruh sangat nyata.

2025-02-07 03:02:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Laporan Tugas Akhir Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Biji Kakao Menjadi Selai Cokelat Di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang
1 month ago
Sihombing, Agustina (Medan, 2022)

AGUSTINA SIHOMBING, Nirm 01.02.18.034. Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Biji Kakao Menjadi Selai Cokelat di Kecamatan Biru-biru Kabupaten deli Serdang. Pengkajian ini betujuan untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan biji kakao menjadi selai cokelat dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan biji kakao menjadi selai cokelat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan biji kakao menjadi selai cokelat tergolong sangat tinggi, yaitu dengan persentase 85% dengan rincian tingkat persepsi petani yang meliputi persepsi ekonomis sebesar 89%, persepsi teknis 85%, dan persepsi sosial 82%. Selanjutnya, hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan biji kakao menjadi selai cokelat diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 17.288 + 0.035X1 – 0.057X2 – 0.256X3 – 0.043X4 – 0.043X5 + 1.478X6 + 0.805X7 – 0.465X8 + e. Secara simultan variabel umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, luas lahan, pengalaman bertani, peran penyuluh, peran kelompok tani, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan biji kakao menjadi selai cokelat dengan nilai Fhitung (35.758) > FTabel (2,13).

2025-02-07 03:02:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Waktu Dan Frekuensi Penyadapan Karet Di Kecamatan Portibi Kabupatenpadang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Tarmizi, Ahmad (Medan, 2022)

Ahmad Tarmizi, Nirm 01.02.18.036. Persepsi Petani Terhadap Waktu dan Frekuensi Penyadapan Karet di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dilaksanakannya pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif dan data yang diolah didapatkan dengan menyebarkan kuesioner yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya kepada responden untuk diisi sebanyak 70 orang. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet adalah skala Likert. Sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet di Kecamatan Portibi adalah 67,14% dan termasuk kedalam kategori tinggi. Secara simultan pengalaman petani, luas lahan, lingkungan masyarakat, iklim, jarak, peran penyuluh, umur, pendidikan formal dan hasil produksi berpengaruh nyata terhadap persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet. Selanjutnya secara parsial pengalaman petani, luas lahan, iklim jarak, umur dan pendidikan formal berpengaruh nyata terhadap persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet. Sedangkan lingkungan masyarakat, peran penyuluh dan hasil produksi tidak berpengaruh nyata terhadap persepsi petani terhadap waktu dan frekuensi penyadapan karet.

2025-02-07 03:02:31 admin@polbangtanmedan.ac.id