POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Persepsi Wanita Tani Terhadap Pemanfaatan Pekarangan Guna Mendukung Diversifikasi Pangan Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Limapuluh Kota
1 year ago
Triningsih, Neti (Medan, 2024)

Neti Triningsih, NIRM RPL.01.01.21.249, Persepsi Wanita Tani Terhadap Pemanfaatan Pekarangan Guna Mendukung Diversifikasi Pangan di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi perempuan petani mengenai pemanfaatan pekarangan rumah untuk diversifikasi pangan di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain itu, ia berupaya mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi perempuan petani dalam memanfaatkan pekarangan mereka untuk mendukung diversifikasi pangan di kabupaten yang sama. Ujian berlangsung di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, selama Juni dan Juli 2024. Pendekatan pengumpulan data melibatkan pemberian kuesioner kepada pewawancara, melakukan tes instrumen untuk menilai validitas dan reliabilitas, dan menganalisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda. Hasill pengkajian ini menunjukkan Tingkat persepsi wanita tani terhadap pemanfaatan pekarangan guna mendukung diversifikasi pangan di Kecamatan Kapur IX sebesar 84,36% yang termasuk kedalam kategori Sangat tinggi, sementara regresi linear faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wanita tani adalah Y = 22.892 + 0.073X1 + 0.216X2 - 0.044X3 + 0.147X4 + 0.17X5 + e. Uji lanjutan menggunakan uji t menunjukan faktor pendidikan, pengalaman dan kegiatan penyuluh berpengaruh nyata dengan nilai t hiitung lebih besar dari t Tabel. 

2025-05-06 04:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Jagung Di Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat
1 year ago
Zahidawati (Medan, 2024)

Zahidawati, NIRM 01.01.21.468. Rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman jagung di Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Di Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengetahuan petani tentang pemupukan berimbang pada tanaman jagung; dan (2) mengetahui rancangan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pemupukan berimbang pada tanaman jagung. Prosedur penelitian ini merupakan teknik pengumpulan informasi dan penggambaran kuantitatif, metodologi pengumpulan informasi menggunakan survei, sedangkan sistem pengumpulan informasi menggunakan skala likert. Hasil kajian menunjukkan bahwa rencana penyuluhan, tujuan penyuluhan bahan ajar, strategi penyuluhan dan media penyuluhan tergolong cukup dan sangat layak untuk diterapkan. Perubahan tingkat pengetahuan petani meningkat hingga 50,34% untuk pelatihan yang disesuaikan di lokasi Akabiluru. Perubahan pada disposisi petani dari orang orang yang tidak peduli menyesuaikan persiapan untuk perlu menerapkan peningkatan perawatan yang disesuaikan hingga 40,46% dari jumlah petani. Perubahan pada kemampuan petani dalam perawatan yang disesuaikan pada tanaman jagung di daerah Akabiluru meningkat sebesar 38,4% dari mereka yang kurang mampu menjadi terampil dalam mencampur kompos dan pemanfaatan pupuk pada tanaman jagung.  

2025-05-06 07:05:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Sapi Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Sembiring, Susianti (Medan, 2024)

Susianti Sembiring, Nirm RPL. 01.01.21.312, Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Sapi pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) Untuk mendesain rancangan penyuluhan tentang penggunaan pupuk organik kotoran ternak sapi pada tanaman jagung (Zea Mays L) di Kecamatan Lau Baleng. (2) Untuk menganalisis tingkat efektivitas rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik kotoran ternak sapi pada tanaman jagung (Zea Mays L) di Kecamatan Lau Baleng. Metode pengkajian yg digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian menunjukkan (1 Ttingkat kesesuaian tujuan yaitu tujuan yang ditetapkan sesuai dengan unsur-unsur SMART. (2) Tingkat kesesuaian sasaran yaitu sasaran yang ditentukan sesuai kriteria yang telah ditentukan. (3) Tingkat kesesuaian materi yaitu penggunaan pupuk organik kotoran ternak sapi. (4) Tingkat Kesesuaian media yaitu leaflet. (5) Tingkat kesesuaian metode yaitu menggunakan metode ceramah,diskusi dan demonstrasi cara.

2025-05-06 08:05:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Pertanian Di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Simanjuntak, Bima Mangatas (Medan, 2023)

Bima Mangatas Simanjuntak, Nirm. 01.02.19.070. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dan mengkaji hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan persepsi petani terhadap pemanfaatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengamatan (wawancara dan kuesioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dengan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 81,5 persen, selanjutnya hasil uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara faktor-faktor internal yaitu luas lahan, pendapatan. Selain itu, faktor-faktor eksternal yang berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu lingkungan sosial dan peran penyuluh. Sedangkan faktor internal yang tidak berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah umur dan pendidikan formal di lokasi pengkajian

2025-05-08 04:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
1 year ago
Gayo,rahmaddi Iwan (Medan, 2025)

Rahmaddi iwan Gayo, Nirm 01.02.19.087. Perilaku Petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui perilaku Perilaku Petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade dan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Pengkajian ini dilakukan di Desa Selamat Rejo, Desa Petukel dan Desa Tanjung Sari Pada April S.d Juni 2023. teknik Pengumpulan data yaitu Wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reibilitasnya, sementara teknik analisis data menggunkan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani terhadap sertifikasi organik Fairtrade tinggi 74,7 persen. Secara parsial variabel bebas antara lain umur, luas lahan, pendidikan, pendapatan petani dan dukungan kelembagaan berpengaruh nyata terhadap perilaku petani terhadap sertifikasi organik Fairtrade sedangkan lama berusahatani, kegiatan penyuluhan dan lama bergabung dengan koperasi tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtra

2025-05-08 07:05:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Oleh Kementerian Pertanian Di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
1 year ago
Fikriansah, Wahyu (Medan, 2023)

Wahyu Fikriansyah, Nirm. 01.02.19.096. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi dan hubungan antara faktor-faktor pembentuk persepsi petani dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan bulan Juli 2023. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Adapun jumlah sampel pada pengkajian ini sebanyak 63 sampel yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebesar 82,1% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pendapatan, dukungan layanan penyuluh, dan dukungan lingkungan sosial memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan untuk variabel umur, pendidikan formal, dan pengalaman bertani tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian.

2025-05-08 07:05:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros L.) Dengan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
1 year ago
Nurtia, Wanda (Medan, 2023)

Wanda Nurtia, Nirm 01.02.19.097, Persepsi Pekebun dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan Perangkap Feromon pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi yaitu 73,46%. Faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) di Kecamatan Secanggang adalah pengalaman, interaksi sosial, peran penyuluh, dan karakteristik inovasi. Sedangkan pendapatan dan akses informasi tidak memberikan pengaruh terhadap persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang.

2025-05-08 07:05:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Rauli, Anggi Sukma (Medan, 2023)

Anggi Sukma Rauli, Nirm 01.02.19.102. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Teknik penentuan sampel dalam pengkajian ini adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani terhadap program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada kategori sedang yaitu 67,3%. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 14,855 – 0,217 X1 – 0,345 X2 – 1,290 X3 + 0,534 X4 + 0,0000023 X5 + 0,879 X6 + 0,559 X7. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa faktor umur, pengalaman, bantuan modal, dan peran penyuluh memiliki pengaruh signifikan terhadap respon petani.

2025-05-08 08:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Dalam Mendukung Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (Pwmp)
1 year ago
Setiawan, Doni (Medan, 2023)

Doni Setiawan, Nirm. 01.02.19.106. Peran Politeknik Pembangunan Medan dalam Mendukung Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Program PWMP, peran Polbangtan Medan dalam mendukung Program PWMP, dan mengetahui permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program PWMP yang dikelola oleh Polbangtan Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan pada bulan Desember sampai dengan Mei 2023. Metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program PWMP oleh Polbangtan Medan meliputi tahapan sosialisasi, seleksi, penetapan peserta, penetapan pembimbing, bimbingan teknis serta monitoring evaluasi dan pelaporan sudah dilaksanakan dengan efektif. Peran Polbangtan Medan sebagai mediator menjadi peran yang sangat dibutuhkan kelompok PWMP karena membutuhkan jaringan usaha untuk pemasaran. Permasalahan yang dihadapi kelompok Program PWMP adalah manajemen produksi yang tidak konsisten, manajemen keuangan yang tidak sesuai dengan rencana usaha, dan jaringan usaha yang terbatas.

2025-05-08 08:05:02 admin@polbangtanmedan.ac.id