POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Sabun Dari Ekstrak Daun Kunyit Di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai
11 months ago
Dasopang, Leo Raja (Medan, 2023)

Leo Raja Dasopang, Nirm 01.01.19.085. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Sabun dari Ekstrak Daun Kunyit di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Tujuan pengkajian ini adalah (1) Untuk mengkaji persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit (2) Untuk mengkaji apakah sifat inovasi teknologi mempengaruhi persepsi petani terhadap pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit (3) Untuk mengkaji teknologi pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit dan untuk mendesain rancangan penyuluhan yang tepat tentang pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kunyit terhadap mutu sabun yang terdiri dari 4 perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juni 2023. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan sofware SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Hasil terbaik pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit ada pada perlakuan F2 dengan konsentrasi ekstrak daun kunyit 2%. (2) Persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan sabun dari ekstrak daun kunyit tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,11%. Secara simultan variabel inovasi teknologi berpengaruh sangat nyata terhadap variabel persepsi petani. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai sebesar 88,9% dan tergolong sangat efektif. 

2025-07-03 02:07:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Menggunakan Fungisida Nabati Sebagai Pencegah Penyakit Antraknosa Pada Tanaman Cabai Merah Keriting Di Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah
11 months ago
Mude, Miranda Ari (Medan, 2023)

Miranda Ari Mude, Nirm. 01.01.19.089. Minat Petani Dalam Menggunakan Fungisida Nabati Sebagai Pencegah Penyakit Antraknosa Pada Tanaman Cabai Merah Keriting di Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk melihat tingkat minat dan faktor faktor yang mempengaruhinya terhadap penggunaan fungisida nabati sebagai pencegah penyakit antraknosa pada tanaman cabai merah keriting. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023 sampai dengan bulan Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya dan wawancara. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat minat petani terhadap penggunaan fungisida nabati sebagai pencegah penyakit antraknosa pada tanaman cabai merah keriting tergolong sangat tinggi dengan minat sebesar 84,71%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 3,739 - 0,212X1 + 0,057X2 - 0,164X3 + 0,311X4 + 0,235X5 + 0,381X6. Secara simultan variabel usia, pengalaman berusahatani, luas lahan, peran penyuluh, lingkungan masyarakat, serta sarana dan prasarana berpengaruh secara bersama sama terhadap minat petani. Secara parsial variabel usia, luas lahan, peran penyuluh, lingkungan masyarakat, serta sarana dan prasarana berpengaruh nyata terhadap minat petani, sedangkan variabel pengalaman berusahatani tidak berpengaruh nyata terhadap minat petani. 

2025-07-03 02:07:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
11 months ago
Noga, Rafita (Medan, 2023)

Rafita Noga, Nirm 01.01.19.095. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usahatni Kentang (Solanum tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) menganalisis tingkat keberhasilan usahatani kentang di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usahatani kentang di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh yang tervaliditas. Pengkajian ini menggunakan metode Porfotional Random Sampling yang di lakukan secara acak tanpa memperhatikan kesetaraan lainya sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juni 2023. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan metode regresi linear dengan menggunakan software SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Terciptanya tingkat keberhasilan usahatani kentang di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh tergolong sangat tinggi dengan persentase 84,5 %. (2) Secara simultan variabel Faktro- Faktor yang memepengaruhi keberhasilan usahtani kentang meliputi Karkateristik Petani (X1) Ketersediaan Modal (X2), Penggunaan Benih Bersertifikat (X3) dan Pemasaran (X4) berpengaruh sangat nyata terhadap variabel Keberhasilan usahatani (Y). (3) Secara parsial variabel faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usahatani meliputi Karkateristik Petani (X1) Ketersediaan Modal (X2), dan Pemasaran (X4) berpengaruh terhadap keberhasilan usahatani kentang di Kecamatan Permata sedangkan variabel Penggunaan Benih Bersertifikat tidak berpengaruh terhadap keberhasilan usahatani di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh.

2025-07-03 06:07:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Agrowisata Untuk Meningkatkan Minat Wisatawan Di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai
11 months ago
Siregar, Sakinah (Medan, 2023)

Sakinah Siregar, Nirm. 01.01.19.133. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Agrowisata Untuk Meningkatkan Minat Wisatawan Di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat kunjungan wisatawan yang berkunjung ke lokasi agrowisata tersebut. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai di berbagai 3 lokasi agrowisata yaitu Padi Bollank, Sawah Lukis, dan Kakuta yang dilaksanakan pada 17 April 2023 sampai 31 Mei 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara dengan responden. Sampel pengkajian sebanyak 88 wisatawan yang merupakan pengunjung dari berbagai 3 lokasi agrowisata, dengan penarikan sampel pengkajian yaitu menggunakan accidental sampling. Analisis tingkat respon wisatawan terhadap pengembangan agrowisata diukur dengan teknik penentuan skor model likert. Analisis faktor–faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pengembangan agrowisata yaitu digunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis persentase tingkat minat kunjungan wisatawan yaitu sebesar 83% pada kategori tinggi (menerima). Faktor-faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap minat wisatawan adalah sarana dan prasarana dan atraksi wisata. Sedangkan faktor faktor yang berpengaruh nyata adalah aksesibilitas dan lingkungan sosial. 

2025-07-07 02:07:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menjadi Pakan Ternak Di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang
11 months ago
Sitorus, Zailani Ahmad (Medan, 2023)

Ahmad Zailani Sitorus, Nirm 01.02.19.101. Minat Petani Dalam Melakukan Pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit dan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel menggunakan proprotional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan sebesar 81,55% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan yaitu luas lahan, pendapatan, pengalaman dan peran penyuluh.

2025-07-08 07:07:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Sebagai Penangkar Bawang Merah Di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
11 months ago
Batubara Yansen (Medan, 2023)

Yansen Batubara, Nirm RPL 01.01.21.417. faktor- faktor yang mempengaruhi minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persentase tingkat minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan, (2) untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi minat (luas lahan, pengalaman, pendapatan, dan peran pemerintah) sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan januari 2023 sampai dengan selesai metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas reabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunkana skala liker dan regresi linear berganda. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan (1) tingkat minat petani sebagai penangkar bawang merah di Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar 86,46% yang termasuk kedalam kategori penerapan, (2) Kabupaten Tapanuli Selatan secara parsial dipengaruhi oleh Intensitas Dukungan Pemerintah (X4) Sedangkan Luaslahan (X1), Pengalaman (X2), Pendapatan (X3) tidak berpengaruh signifikan minat petani sebagai penangkar bawang merah. Persamaan regresi linear berganda yang menunjukkan pengaruh faktor Luas Lahan (X1), Pengalaman (X2), Pendapatan (X3) Dan Dukungan Pemerintah (X4) yaitu Y-3 927+ 0,284-0,60-0,199-0,307-e.

2025-07-10 01:07:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Strategi Pengamanan Kebun Terhadap Pencurian Tandan Buah Segar Dan Brondolan Kelapa Sawit Di Pt. Perkebunan Nusantara Vii Unit Betung
11 months ago
Setiawan, Aji (Medan, 2023)

Aji Setiawan, Nirm. 01.04.19.071 Kajian Strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya pencurian dan untuk mengkaji strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan mulai dari Oktober 2022 sampai dengan April 2023 di Afdeling I PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Data yang digunakan dalam pengkajian ini adalah data kualitatif. Berdasarkan sumbernya data yang digunakan adalah : Data Sekunder. Penelitian ini menggunakan Desriptif Kualitatif. Untuk mendapatkan tujuan penelitian tugas akhir pengkaji menggunakan teori miles and huberman untuk mengolah data sekunder yang pengkaji telah dapatkan. Data hasil penelitian akan direduksi, dirangkum dan disajikan berdasarkan teori miles and huberman. Berdasarkan data hasil wawancara Faktor – faktor terjadinya pencurian di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung adalah Faktor ekonomi dan masyarakat yang belum bekerja, akses jalan masuk kebun yang banyak, penjagaan yang belum maksimal, kurangnya kordinasi dengan tokoh masyarakat. Berdasarkan data hasil wawancara dapat disimpulkan strategi pengamanan kebun yang dilakukan PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung untuk mencegah kasus pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit adalah membuka lapangan pekerjaan tenaga panen dan tenaga kerja kutip brondolan, memperbaiki parit border dan memberikan portal jalan di akses jalan keluar masuk kebun, memberikan pos jaga di titik – titik rawan terjadinya pencurian untuk memaksimalkan penjagaan kebun, dan berkordinsi dengan tokoh – tokoh masyarakat dan dinas terkait. 

2025-07-10 02:07:41 admin@polbangtanmedan.ac.id