POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
6 months ago
Tiarmaida Saragi (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
6 months ago
Elizabeth Gabriella Taraja (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5

2026-01-22 07:01:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina Pada Lahan Topografi Berbeda Di PT. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan
6 months ago
M. Iqbal Azizul Hakim Siregar (Medan, 2024)

M. Iqbal Azizul Hakim Siregar, Nirm 01.04.20.151. Efektivitas Pengendalian Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina pada Lahan Topografi Berbeda di PT. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis gulma anak kayu yang tumbuh di PT. Socfindo Kebun Aek Loba, menghitung nilai kerapatan gulma (SDR), serta bagaimana tingkat efektivitas penggunaan bahan akti 2,4 D dimetil amina pada topografi yang berbeda. Pengkajian ini dilakukan di PT. Socfindo Kebun Aek Loba Divisi VI. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data primer dilakukan secara langsung dilapangan dengan menghitung setiap jenis gulma yang tumbuh dilapangan yaitu di pasar pikul, dan gawangan mati, data sekunder pengambilan data secara langsung dari perusahaan. Metode analisis yaitu analisis vegetasi untuk mengetahui jumlah kerapatan gulma, frekuensi gulma dan Summed Domminance Ratio (SDR). Hasil analisis menunjukkan gulma dominan di topografi datar adalah gulma Melastoma malabathricum dengan nilai SDR 23,93%. Sedangkan pada topografi miring adalah gulma Clidemia hirta dengan nilai SDR 27,25%. Gulma pada topografi datar lebih cepat kematian dibandingkan dengan gulma pada topografi miring.

2026-01-22 07:01:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi Yang Berbeda Di Divisi 6 PT Smart Tbk, Padang Halaban Estate
6 months ago
Raisa Rahmi (Medan, 2024)

Raisa Rahmi, Nirm 01.04.20.164. Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi yang Berbeda di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Tujuan dari pengkajian ini adalah membandingkan evaluasi panen dari dua supervisi yang berbeda ditinjau dari karakteristik pemanen serta mengetahui perbedaan kualitas dan kuantitas hasil pemanen, mengetahui kendala penyebab terjadinya perbedaan kualitas dan kuantitas produksi panen di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024 dengan metode kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan deskriptif dan komparatif (uji two independent sample t-test). Metode pengumpulan data, yaitu pengambilan data sekunder dari perusahaan, observasi dilapangan. Hasil pengkajian ini menunjukan adanya perbedaan antara kuantitas produksi panen supervisi A dan supervisi B dan tidak terdapat perbedaan kualitas panen sesuai standar kriteria yang ditetapkan oleh PT SMART antara supervisi A dan supervisi B, namun jika ditinjau dari karakteristik pemanen berdasarkan pengalaman kerja terdapat perbedaan kuantitas dari kedua supervisi, sedangkan dari aspek kualitas jika ditinjau dari karakteristik pemanen secara umum telah sesuai standar yang ditetapkan oleh perusahaan.

2026-01-22 07:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Ferotrap Dan Insektisida Untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros) Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Di Pt. Pp. Lonsum Rambong Sialang Estate
6 months ago
Harahap Mhd Arsyad (Medan, 2024)

Muhammad Arsyad Harahap, Nirm 01.04.20.153. Penggunaan Ferotrap dan Insektisida untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan penggunaan ferotrap dan insektisida untuk pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate dari sisi teknis, ekonomis dan dampak terhadap lingkungan. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 s.d Juli 2024. Metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji two independent sample t

test. Terdapat perbedaan hasil efektivitas penggunaan metode ferotrap dibandingkan dengan insektisida pada pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Perbedaan hasil efektivitas dari metode insektisida sebesar 26,04% lebih tinggi dibandingkan ferotrap. Terdapat perbedaan selisih biaya penggunaan kedua metode sebesar Rp 1.328.329,16 dengan selisih persentase 36,36%. Berdasarkan selisih biaya, dapat disimpulkan bahwa biaya pengendalian menggunakan metode ferotrap lebih murah dibandingkan menggunakan metode insektisida. Serta terdapat perbedaan dampak terhadap lingkungan sebesar 18% yang dimana metode ferotrap lebih rendah dibandingkan dengan insektisida. Berdasarkan metode bayes untuk analisis pemilihan alternatif dalam pengambilan keputusan, dapat disimpulkan dari 3 kajian bahwasanya metode ferotrap lebih baik digunakan dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)

2026-01-22 08:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
6 months ago
Albert Juniar Manalu (Medan, 2024)

Albert Juniar Manalu, NIRM. 01.02.20.166 Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 82,2%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 40,052 - 0,003X1 + 0,073X2 + 0,085X3 + 0,0000002637X4 + 0,482X5 + 0,108X6 + 0,031X7 + 0,071X8 + 0,090X9 + 0,084X10 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X3), (X4), (X5), (X7), (X8), (X9) dan (X10) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel (X1), (X2) dan (X6) tidak berpengaruh terhadap (Y).

2026-01-23 09:01:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
6 months ago
Zuhra Mahara (Medan, 2024)

Zuhra Mahara, NIRM 01.02.20.196. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat motivasi dan faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pekebun dalam menerapkan Good Agriculture Practice pada tanaman kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya metode analisis data menggunakan analisis skala likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan Good Agriculture Practices pada tanaman kopi Arabika tergolong kategori tinggi dengan persentase 83,48%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y=58,462+0,008X1+3,129X2-2,143X3-0,618X4+ 1,265X5 + 1,406X6 + 1,262X7 + e. Uji F menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas umur (X1), pendapatan usahatani (X2), luas lahan (X3), jumlah tanggungan (X4), pendidikan non formal (X5), kemudahan dalam penerapan (X6) dan peran penyuluh (X7) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t menunjukkan bahwa variabel pendapatan usahatani, pendidikan non formal, kemudahan dalam penerapan dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel umur, luas lahan dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh terhadap (Y).

2026-01-23 09:01:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Diversifikasi Pangan Untuk Mengatasi Krisis Pangan Beras Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
6 months ago
Padang Santiasa (Medan, 2023)

Santiasa Padang, Nirm RPL 01.01.21.308. Faktor-faktor yang mempengaruhi

persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di

Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera

Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani dan

faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk

mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat pada

bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengkajian ini yaitu

deskripsi kuantitatif dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara

menggunakan kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert

dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat

persentase persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis

pangan beras tergolong sangat tinggi yaitu 86,26%. Secara simultan, variabel

karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh

mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan. Secara parsial variabel

yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam diversifikasi pangan

untuk mengatasi krisis pangan beras yaitu karakteristik petani, aksesibilitas

informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh.

2026-01-30 04:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
6 months ago
AL Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-01-30 04:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) Dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Dodi Sukandi (Medan, 2025)

Dodi Sukandi. NIRM. RPL. 01.01.22.546. Kajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian yang spesifik lokasi serta mengetahui tingkat penerimaan Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto pada 15 November 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Penentuan sampel responden menggunakan Purpusive Sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan desain penyuluhan dari aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan media penyuluhan dapat diterima dan termasuk dalam kategori setuju. Berdasarkan hasil kajian didapatkan kesimpulan bahwa Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan tujuan meningkatkan pengetahuan petani dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru dapat dilakukan secara spesifik dengan materi Penggunaan Varietas Unggul Baru pada Perguliran Tanaman Padi Sawah menggunakan media poster, dan media sesungguhnya secara ceramah, diskusi, dan demonstrasi Plot dapat diterima oleh sasaran serta tingkat penerimaan sasaran penyuluhan terhadap Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai capaian sebesar 26.240 setara 77,79% berada pada kategori Efektif (E).

2026-01-30 08:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Elfi Afriani (Medan, 2025)

Elfi Afriani, Nirm 010122597. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif tentang penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kajian dilakukan karena tingkat penggunaan benih unggul bersertifikat masih rendah, yaitu 37%, padahal benih unggul dapat meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap penyakit, dan hasil panen yang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penyuluhan dirancang berdasarkan prinsip SMART dan ABCD, dengan komponen yang meliputi: tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil rancangan penyuluhan diuji dengan menggunakan skala Likert dan dikaji berdasarkan tingkat penerimaan petani. Hasil menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap seluruh aspek rancangan tergolong sangat efektif. Persentase penerimaan masing-masing aspek adalah: sasaran (93,66%), materi (91,30%), metode (90,85%), media (90,12%), volume (90,16%), lokasi (91,57%), waktu (90,65%), dan biaya (90,85%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 91,15%. Rancangan penyuluhan ini berhasil meningkatkan penggunaan benih unggul bersertifikat dari 37% menjadi 63% dalam satu musim tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan petani dan mampu meningkatkan kesadaran serta penerapan teknologi budidaya padi secara signifikan.

2026-01-30 08:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id