POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 months ago
Paisal Tamrin (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
6 months ago
Rahmad Firdaus (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Menggunakan Pupuk Organik Pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo
6 months ago
Suyono (Medan, 2025)

Suyono. NIRM. RPL. 01.22.584. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi tersebut dalam konteks budidaya padi sawah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, selama bulan April hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Variabel independen (X) yang digunakan untuk mengukur pengaruh terhadap motivasi petani (Y) meliputi: karakteristik petani (X1), ketersediaan sarana dan prasarana (X2), pendapatan (X3), peran penyuluh pertanian (X4), serta peran kelompok tani (X5). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan pupuk organik tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 89,7%. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi petani. Selanjutnya, hasil uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan bahwa secara bersama-sama kelima variabel tersebut memberikan pengaruh yang nyata terhadap motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik untuk budidaya padi sawah di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

2026-02-05 08:02:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian Di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil
6 months ago
Yudi Siswandar (Medan, 2025)

Yudi Siswandar, NIRM.RPL.01.01.22.634. Minat Petani dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 83,22%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanain diperoleh persamaan Y = 15,621 + 0,154X1 + 0,253X2 -0,243X3 + 0,642X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa usia, ketersediaan informasi, ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lahan berpengaruh nyata terhadap minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

2026-02-05 09:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
5 months ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Damanik , Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

Kata

2026-02-09 02:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Hubungan Dinamika Kelompok Dengan Efektivitas Kelompok Tani Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara
5 months ago
Nurfatonah, Ahmalia (Medan, 2022)

Ahmalia Nurfatonah, NIRM. 01.02.18.004. Hubungan Dinamika Kelompok dengan Efektivitas Kelompok Tani di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dinamika kelompok tani, tingkat efektivitas kelompok tani, dan hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam kelompok tani berada pada kategori tinggi yaitu 79,15%, tingkat efektivitas kelompok tani juga berada pada kategori tinggi yaitu 81,74%, sementara hasil korelasi Rank Spearman antara hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tujuan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,766 (kategori hubungan kuat), struktur kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,242 (kategori hubungan sangat lemah/dianggap tidak berkorelasi), fungsi tugas dengan nilai correlation coefficient 0,331 (kategori hubungan cukup), pengembangan dan pembinaan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,381 (kategori hubungan cukup), kekompakan kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,328 (kategori hubungan cukup), dan suasana kelompok dengan nilai correlation coefficient 0,319 (kategori hubungan cukup) dengan efektivitas kelompok tani.

2026-02-12 03:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Alansyah, Aldy (Medan, 2022)

Aldi Alansyah, Nirm 01.02.18.005. Efektivitas Kinerja kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan (1) mengkaji tingkat efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. (2) mengkaji faktor-faktor yang saling berhubungan dengan efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini di laksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian penyuluhan yang di gunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Untuk menganalisis tingkat efektivitas kinerja kelompok tani di gunakan teknik penentuan skor model likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas kinerja di gunakan model korelasi Pearson Moment. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong sangat tinggi yaitu (84%). Faktor-faktor yang berhubungan pada tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun adalah kohesivitas kelompok, intensitas pertemuan kelompok, dan kepuasan anggota, di nyatakan tingkat hubungan yang sedang. Kemudian faktor kepemimpinan kelompok dan fungsi kinerja di nyatakan tingkat hubungan yang rendah. Dan faktor pertisipasi anggota di nyatakan tidak berhubungan.

2026-02-12 03:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
5 months ago
Irawaty Febby (Medan, 2022)

Febby Irawati, NIRM 01.02.18.016. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai Juni 2022. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling dengan jumlah responden 94 orang. Sampel di peroleh dari 3 desa di Kecamatan Gebang, yaitu Desa Sangga Lima, Air Hitam dan Dogang. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao 70,17 persen jika dimasukkan kedalam garis kontinum berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao diperoleh persamaan sebagai berikut Y= -17,802 + 0,190X1 + 1,638X2 + 0,105X3 – 0,559X4 + 0,724X5 + 0,073X6+e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor Pendidikan Formal, Ketersediaan Modal, Lingkungan Sosial, Pendapatan dan Dukungan Pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. Sedangkan faktor peran penyuluh tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat generasi muda menjadi petani milenial di Kecamatan Gebang dengan nilai thitung lebih kecil dari ttabel.

2026-02-12 08:02:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
5 months ago
Kurniawan Ahmad Syafril (Medan, 2022)

Ahmad Syafril Kurniawan, NIRM 01.02.18.003. Motivasi Pekebun dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal.. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 58 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal (77,9%) tergolong tinggi. Secara simultan luas lahan, hasil prouksi, pendapatan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Secara parsial hasil produksi dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Sedangkan luas lahan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh tidak berpengaruh terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao.

2026-02-12 08:02:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Milenial Dalam Berwirausaha Coffee Shop Di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Laia Fyna Priskila (Medan, 2022)

Fyna Priskila Laia, Nirm 01.02.18.017. Minat Generasi Milenial Ddalam Berwirausaha Coffee Shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menentukan tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 12 April sampai dengan 12 Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 54 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop dengan menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yaitu kategori tinggi dengan persentase sebesar 81,21%. Kemudian hasil regresi linear berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antar variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara simultan variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara parsial pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop.

2026-02-12 08:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Terhadap Kondisi Ekonomi Pekebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
5 months ago
Aji, Ginang Purnama (Medan, 2022)

Ginang Purnama Aji, NIRM 01.02.18.018. Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini ialah Untuk menganalisis tingkat pengaruh program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan faktor-faktor yang mempengaruhi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 desa di Kecamatan Selesai yaitu Desa Selayang, Desa Perhiasan, dan Desa Lau Mulgap pada Tanggal 12 April sampai 10 Juni Tahun 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sedangkan metode analisis datanya menggunakan metode skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menujukkan bahwa tingkat pengaruh program PSR terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit dalam kategori sangat tinggi yaitu 86,4%, sedangkan hasil pengujian variabel secara simultan (Uji F) pada taraf signifikansi 5% yaitu dengan membandingkan prolehan nilai F hitung sebesar 8,713 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilai sig < 0,05 menunjukkan bahwa variabel Pendidikan Nonformal, Luas Lahan, Tabungan, Pengalaman Berkebun dan Kosmopolitan berpengaruh secara signifikan. Sedangkan secara parsial (Uji t) menyatakan bahwa variabel Pendidikan nonformal dan tabungan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi ekonomi pekebun, sedangkan variabel luas lahan, pengalaman berkebun, dan kosmopolitan tidak berpengaruh secara nyata. Hal ini disebabkan karena beberapa pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai mempekerjakan orang lain dan tidak menjalankan kegiatan usahataninya sendiri, mereka juga jarang atau bahkan tidak pernah mencari informasi dan pengetahuan dari luar lingkungannya, baik melalui internet, media massa, atau lainnya.

 

2026-02-12 08:02:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyusunan Rdkk Untuk Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usahatani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
5 months ago
Budiarjo, Ilham (Medan, 2022)

Ilham Budiarjo, Nirm. 01.02.18.019. Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usaha Tani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode dalam pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisisnya data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat berada pada katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 85,74%. Secara simultan variabel kepemimpinan kelompok (X1), kekompakan (X2), tugas dan fungsi (X3), dan unit produksi (X6) berpengaruh secara simultan terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang dan variabel keefektifan kelompok (X4), kelas belajar (X5) dan wahana kerjasama (X7) tidak berpengaruh terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang.

2026-02-12 08:02:15 admin@polbangtanmedan.ac.id