POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Sikap Petani Terhadap Inovasi Pengolahan Lidi Kelapa Sawit Di Kecamatan Rengat Barat
5 months ago
Maulana, Mhd Iqbal (Medan, 2022)

Mhd. Iqbal Maulana, Nirm. 01.02.18.024. Sikap Petani Terhadap Inovasi Lidi Kelapa

Sawit di Kecamatan Rengat Barat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat

sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit dan untuk mengkaji faktorfaktor

yang mempengaruhi sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa sawit.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu pada

bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini

adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode

menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya,

sementara metode analisis data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat sikap petani terhadap inovasi pengolahan

lidi kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu berada pada

katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 86,7%. Secara simultan variabel umur

(X1), Pendidikan (X2), kekosmopolitan (X3), harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5)

berpengaruh secara simultan terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi

kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat. Sedangkan secara partial variabel umur (X1),

harga jual (X4), dan peran penyuluh (X5) berpengaruh terhadap sikap petani terhadap

inovasi pengolahan lidi kelapa sawit. Variabel pendidikan (X2), dan kekosmopolitan

(X3) tidak berpengaruh terhadap sikap petani terhadap inovasi pengolahan lidi kelapa

sawit di Kecamatan Rengat Barat.

2026-02-12 09:02:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Terhadap Pengendalian Hama Kepik Penghisap Buah Kakao (Helopeltis Spp) Menggunakan Insektisida Nabati Pada Tanaman Kakao Di Kecamatan Sibiru-Biru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatra Utara
5 months ago
Prasetyo, Muhammad Bayu (Medan, 2022)

Muhammad Bayu Prasetyo, NIRM 01.02.18.026. Motivasi Petani Terhadap Pengendalian Hama Kepik Penghisap Buah Kakao (Helopeltis sp) Menggunakan Insektisida Nabati Pada Tanaman Kakao. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat motivasi petani dalam pengendalian hama kepik penghisap buah kakao (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati pada tanaman kakao. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan realibilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam pengendalian hama kepik penghisap buah menggunakan insektisida nabati yaitu dengan presentase 82,5%. Sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani terhadap pengendalian hama kepik penghisap buah (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati pada tanaman kakao diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 5.127 + 0.095X1 – 0.235X2 – 0.358X3 + 0.092X4 + 0.465X5 + 0.370X6 + 0.488X7 + e. Secara simultan varabel umur, Pendidikan formal, luas lahan, pengalaman berusahatani, ketersediaan informasi, ketersediaan modal, dan peran penyuluh berpengaruh terhadap motivasi petani terhadap pengendalian hama kapik penghisap buah (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati dengan nilai Fhitung (14.265) > Ftabel (2,18).

2026-02-12 09:02:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit Dalam Bermitra Dengan Tengkulak Di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Wahyudi, Rian (Medan, 2022)

Rian Wahyudi, Nirm. 01.02.18.029. Faktor-faktor yang Mampengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit dalam Bermitra Dengan Tengkulak di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat pekebun kelepa sawit dan faktor- faktor yang mempengaruhi pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara pada bulan April samapai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak tinggi di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yaitu 77,64%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 38.464 + - 0,812X1 + 0,368X2 + 0,253X3 + - 0,007X4 + -1,314X5 + 0,330X6 + - 0,013X7 + e. Uji

lanjut t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan, lingkungan masyarakat, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Sedangkan faktor luas usahatani, pendapatan, komitmen, dan kredit usahatani tidak berpengaruh terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak.

2026-02-13 07:02:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Tani Dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Asfialana, Asfa (Medan, 2022)

Asfa Asfialana, NIRM 01.02.18.009. Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani dan faktor-faktor yang berhubungan dalam pelaksanaan program Corporate Social Resposibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode Pengumpulan data yaitu metode observasi, dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara model analisis data menggunakan skala Likert dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) tinggi yaitu 82,5%, sementara hasil uji korelasi rank spearman untuk variabel umur, luas lahan, pendidikan formal, motivasi, kepemimpinan ketua kelompok dan peran Stakeholder memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani. Sedangkan untuk variabel pendapatan tidak memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

2026-02-13 07:02:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Penerapan Pekebun Dalam Pemanfaatan Penunasan (Pruning) Pelepah Kelapa Sawit Di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai
5 months ago
Siagian, Putri Nandini Alfarisa (Medan, 2022)

Putri Nandini Alfarisa Siagian, Nirm. 01.02.18.059. Tingkat Penerapan Pekebun Dalam Pemanfaatan Penunasan (Pruning) Pelepah Kelapa Sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat penerapan pekebun dalam pemanfaatan penunasan (pruning) pelepah kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan pekebun dalam tingkat pemanfaatan penunasan (pruning) pelepah kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April s/d Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan pencatatan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, instrumen menggunakan skala Likert dan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan pekebun dalam pemanfaatan penunasan (pruning) pelepah kelapa sawit sebesar 61,18% tergolong pada kategori tinggi sementara hasil regresi linear berganda menyimpulkan bahwa secara simultan keseluruhan variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat penerapan pekebun dalam pemanfaatan penunasan (pruning) pelepah kelapa sawit. Sedangkan secara parsial, karakteristik responden (X1), pengalaman bertani (X2) peran penyuluh (X5) dan umur tanaman (X6) berpengaruh signifikan terhadap tingkat penerapan pekebun terhadap penunasan (pruning) pelepah tanaman kelapa sawit.

2026-02-13 07:02:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Dampak Penggunaan Stimulan Cair Terhadap Peningkatan Produktivitas Tanaman Karet di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara.
5 months ago
Harahap, Thamal Cahyadi (Medan, 2022)

Thamal Cahyadi Harahap, NIRM 01.02.18.033. Dampak Penggunaan Stimulan Cair Terhadap Peningkatan Produktivitas Tanaman Karet di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat dampak penggunaan stimulan cair serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dampak penggunaan stimulan cair terhadap peningkatan produktivitas tanaman karet di Kecamatan Portibi. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 67 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat dampak penggunaan stimulan cair menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dampak penggunaan stimulan cair menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat dampak penggunaan stimulan cair terhadap peningkatan produktivitas tanaman karet di Kecamatan Portibi 54% dan dikategorikan sedang. Secara simultan pengalaman petani, luas lahan, harga karet, dan lingkungan masyarakat berpengaruh nyata terhadap dampak penggunaan stimulan cair. Secara parsial lingkungan masyarakat berpengaruh nyata terhadap dampak penggunaan stimulan cair. Sedangkan pengalaman petani, luas lahan dan harga karet tidak berpengaruh terhadap dampak penggunaan stimulan cair.

2026-02-13 08:02:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-02-19 06:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
5 months ago
Marhaya, Lina (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
5 months ago
Sianturi, Mangapianto (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Wanita Tani Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh
5 months ago
Mardalena (Medan, 2024)

Mardalena, NIRM. RPL. 01.01.21.441, Partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok wanita tani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh pada Desember 2022 - Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi kelompok wanita tani yaitu dikategorikan tinggi dengan nilai sebesar 68,1%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y =22,468 + 0,089X1 - 0.152X2+ 0,067X3. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor luas lahan, pendapatan, peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap partisipasi petani dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-Tabel.

2026-02-19 07:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Pertanaman Bawang Merah Varietas Biru Lancor Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Sialagan, Ordolina (Medan, 2024)

Odorlina Siallagan NIRM. RPL.01.01.21.300. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Simanindo pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah di Desa Cinta Dame di Kecamatan Simanindo, yaitu Desa Tuktuk Siadong sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 orang dan Desa Cinta Dame sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah 59 orang yang membudidayakan bawang merah di Kecamatan Simanindo. Persentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan sasaran penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju yang berarti sangat positif, tujuan penyuluhan didominasi dengan 82.4% sangat setuju, media penyuluhan didominasi dengan 72.6% sangat setuju, materi penyuluhan didominasi dengan 58.2% sangat setuju, metode penyuluhan didominasi dengan 67.3% sangat setuju, volume penyuluhan didominasi dengan 76.4% sangat setuju, biaya penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju, lokasi penyuluhan didominasi dengan 65.9% sangat setuju, dan rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo mendapatkan nilai skor rata-rata 92,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-19 07:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2026)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program

Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini

bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade

Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh

mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh

terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu

upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan

agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan

produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten

Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis

pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif.

Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan

pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM)

berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil

pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade

Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS

menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan

petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini

mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi

antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan

petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan

strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat

berkelanjutan

2026-04-20 01:04:09 admin@polbangtanmedan.ac.id