Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
1 week ago
Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian
Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu
Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk
mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada
tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah,
untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan
pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan
Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat
penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan
pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan
Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di
Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November
2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi
dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis
menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun
melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani
yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah
sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan
pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah
ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan
benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan,
materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan
pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing
secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%,
83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh
kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.