POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
4 days ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk

Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten

Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani

rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di

Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini

dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada

bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan

data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang

bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk

organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang

digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode

yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan

media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan

penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya,

dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%,

83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah

84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu)
1 day ago
Santoso (Medan, 2025)

Santoso. NIRM. RPL. 01.01.22.578. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap

Petani dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo

Kabupaten Rokan Hulu). Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis

sikap petani dalam budidaya padi gogo dan untuk menganalisis faktor-faktor yang

dapat mempengaruhi sikap petani dalam budidaya padi gogo. Metode pengkajian

yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu

pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data

yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Variabel

bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis sikap petani (Y) adalah ekonomi

(X1), sosial (X2), lingkungan (X3), kebijakan pemerintah (X4), dan sumber daya

(X5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani dalam budidaya padi

gogo baik yaitu 77,75%. Berdasarkan uji T variabel ekonomi, sosial, lingkungan,

kebijakan pemerintah, dan sumber daya berpengaruh secara signifikan terhadap

sikap petani. Berdasarkan uji F variabel ekonomi, lingkungan, kebijakan

pemerintah, dan sumber daya secara simultan berpengaruh nyata, sementara factor

social tidak berpengaruh nyata terhadap sikap petani dalam budidaya padi gogo

di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.

2026-02-05 06:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
1 day ago
Sitepu Rajoki (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian

Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di

Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan

November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang

diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode

rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan

Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya

tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0%

menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium

pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%,

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
1 day ago
Pasaribu, Eflina (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu

Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk

mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada

tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah,

untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November

2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi

dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis

menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun

melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani

yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan

pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah

sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan

pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah

ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan

benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan,

materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan

pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%,

83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh

kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
1 day ago
Mulyadi,mus (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan

Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama

penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani.

Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk

mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang

penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan

pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode

yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta

analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan

IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip

ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume,

lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat

penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam

kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%),

metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya

(84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa

rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan

petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. Annum) Dikecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
1 day ago
Tamrin Paisal (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
1 day ago
Firdaus Rahmad (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam

Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji

rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem

tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan

sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain

rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays

L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli

2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan

penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode

analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian

ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada

budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten

Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani

dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging

secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo.
1 day ago
Suyono (Medan, 2025)

Suyono. NIRM. RPL. 01.22.584. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi

Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di

Kecamatan Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat

motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik serta mengidentifikasi

faktor-faktor yang memengaruhi motivasi tersebut dalam konteks budidaya padi

sawah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif

kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten

Rokan Hulu, selama bulan April hingga Mei 2024. Data dikumpulkan

menggunakan instrumen kuesioner yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan

reliabilitas. Variabel independen (X) yang digunakan untuk mengukur pengaruh

terhadap motivasi petani (Y) meliputi: karakteristik petani (X1), ketersediaan

sarana dan prasarana (X2), pendapatan (X3), peran penyuluh pertanian (X4), serta

peran kelompok tani (X5). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat

motivasi petani dalam pemanfaatan pupuk organik tergolong sangat tinggi, yakni

mencapai 89,7%. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa seluruh variabel

independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi

petani. Selanjutnya, hasil uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan

bahwa secara bersama-sama kelima variabel tersebut memberikan pengaruh yang

nyata terhadap motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik untuk budidaya

padi sawah di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

2026-02-05 08:02:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian Di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil
1 day ago
Siswandar Yudi (Medan, 2025)

Yudi Siswandar, NIRM.RPL.01.01.22.634. Minat Petani dalam Pemanfaatan Lahan

Tidur Menjadi Lahan Pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh

Singkil. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat petani

dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu

dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan

lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh

Singkil. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai

dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri

dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan

reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif

kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa

tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di

Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil termasuk kategori sangat tinggi

dengan persentase 83,22%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang

mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan

pertanain diperoleh persamaan Y = 15,621 + 0,154X1 + 0,253X2 -0,243X3 +

0,642X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa usia, ketersediaan informasi,

ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lahan berpengaruh nyata terhadap

minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

2026-02-05 09:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
1 day ago
Saragih Tiarmida (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan

Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan

pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten

Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan

berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan

penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari

0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada

tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-02-05 09:02:23 admin@polbangtanmedan.ac.id