POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Dampak Penggunaan Stimulan Cair Terhadap Peningkatan Produktivitas Tanaman Karet di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara.
2 weeks ago
Harahap, Thamal Cahyadi (Medan, 2022)

Thamal Cahyadi Harahap, NIRM 01.02.18.033. Dampak Penggunaan Stimulan Cair Terhadap Peningkatan Produktivitas Tanaman Karet di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat dampak penggunaan stimulan cair serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dampak penggunaan stimulan cair terhadap peningkatan produktivitas tanaman karet di Kecamatan Portibi. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 67 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat dampak penggunaan stimulan cair menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dampak penggunaan stimulan cair menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat dampak penggunaan stimulan cair terhadap peningkatan produktivitas tanaman karet di Kecamatan Portibi 54% dan dikategorikan sedang. Secara simultan pengalaman petani, luas lahan, harga karet, dan lingkungan masyarakat berpengaruh nyata terhadap dampak penggunaan stimulan cair. Secara parsial lingkungan masyarakat berpengaruh nyata terhadap dampak penggunaan stimulan cair. Sedangkan pengalaman petani, luas lahan dan harga karet tidak berpengaruh terhadap dampak penggunaan stimulan cair.

2026-02-13 08:02:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-02-19 06:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok
1 week ago
Ernipon (Medan, 2024)

Ernipon, NIRM. RPL. 01.01.21.431. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan kompos kotoran sapi pada tanaman bawang merah (Allium cepa.L) di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Danau Kembar pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahn dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani peternak sapi dan bawang merah yang tergabung dalam 89 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 48 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan sangat efektif, sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,4 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 79,7 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,5 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Danau Kembar mendapatkan nilai skor rata rata 90,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

Kata Kunci : Rancangan penyuluhan, kompos kotoran sapi, bawang

2026-02-19 06:02:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
1 week ago
Marhaya, Lina (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
1 week ago
Sianturi, Mangapianto (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Wanita Tani Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh
1 week ago
Mardalena (Medan, 2024)

Mardalena, NIRM. RPL. 01.01.21.441, Partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok wanita tani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh pada Desember 2022 - Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi kelompok wanita tani yaitu dikategorikan tinggi dengan nilai sebesar 68,1%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y =22,468 + 0,089X1 - 0.152X2+ 0,067X3. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor luas lahan, pendapatan, peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap partisipasi petani dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-Tabel.

2026-02-19 07:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengelolaan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca Sp) Di Desa Batu Sambung Kecamatan Simpang Jernih
1 week ago
Erus, Nasaruddin Saleh (Medan, 2024)

Nasiruddin Saleh. NIRM. RPL. 01.01.21.396. Rancangan Penyuluhan Pengelolaan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca Sp) di Desa Batu Sambung Kecamatan Simpang Jernih. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, menyusun rancangan penyuluhan tentang pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, dan menganalisis tingkat penerimaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur pada bulan Juni 2023 sampai dengan bulan Juli 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan validasi rancangan penyuluhan yang menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang tergolong sangat tinggi yaitu dengan nilai sebesar 88,9 %. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya pisang yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, materi yang digunakan yaitu pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi cara, dan demonstrasi plot serta penggunaan media berupa leaflet.

2026-02-19 07:02:12 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Pertanaman Bawang Merah Varietas Biru Lancor Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Sialagan, Ordolina (Medan, 2024)

Odorlina Siallagan NIRM. RPL.01.01.21.300. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Simanindo pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah di Desa Cinta Dame di Kecamatan Simanindo, yaitu Desa Tuktuk Siadong sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 orang dan Desa Cinta Dame sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah 59 orang yang membudidayakan bawang merah di Kecamatan Simanindo. Persentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan sasaran penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju yang berarti sangat positif, tujuan penyuluhan didominasi dengan 82.4% sangat setuju, media penyuluhan didominasi dengan 72.6% sangat setuju, materi penyuluhan didominasi dengan 58.2% sangat setuju, metode penyuluhan didominasi dengan 67.3% sangat setuju, volume penyuluhan didominasi dengan 76.4% sangat setuju, biaya penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju, lokasi penyuluhan didominasi dengan 65.9% sangat setuju, dan rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo mendapatkan nilai skor rata-rata 92,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-19 07:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id