POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Partisipasi Pekebun Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Triadi, Affel (Medan, 2024)

Affel Triadi, NIRM. RPL. 01.02.22.382 , Partisipasi Pekebun Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor faktor yang mempengaruhi partisipasi pekebun dalam implementasi Program Peremaj aan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, pada bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang yang ditentukan dengan proportional random sampling . Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara dengan kuesioner dengan pengukuran skor menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi pekebun dalam melakukan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang kabupaten Dharmasraya termasuk pada kategori tinggi, sebesar (74,04%). Partisipasi pekebun dipengaruhi oleh pendapatan, pengalaman, luas lahan, dan peran penyuluh. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan adalah pendidikan dan bantuan modal terhadap partisipasi pekebun dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya.

2026-06-19 02:06:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineessis Jacq) Di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Yasin, Ahmad Nur (Medan, 2024)

Ahmad Nur Yasin, NIRM. RPL. 01.02.22.383, Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi dan factor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya pada bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripstif kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 118 orang dengan sampel sebanyak 54 orang yang ditentukan dengan Purposive Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi sebesar 73,89%. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit antara lain pendidikan nonformal, pengalaman, pendapatan, luas lahan, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal, tingkat hasil produktifitas, dan tingkat kesesuaian dengan budaya setempat

2026-06-19 02:06:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Modal Sosial Pekebun Kelapa Sawit Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Kartono, Alex (Medan, 2024)

Alex Kartono, NIRM. RPL. 01.02.22.384, Modal Sosial Pekebun Kelapa Sawit dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, juga untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, antara Januari hingga Juni 2024. Ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 78 individu, dipilih menggunakan pengambilan sampel acak proporsional. Strategi pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner, memanfaatkan skala likert untuk penilaian, yang telah menjalani pengujian ketat untuk memastikan validitas dan keandalan. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda menggunakan Aplikasi SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pekebun kelapa sawit dalam melakukan Program Retanam Kelapa Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya tergolong tinggi, dengan skor 80,30%. Modal sosial pekebun kelapa sawit dipengaruhi oleh umur, pengalaman, luas lahan, peran kelompok tani dan peran tokoh masyarakat, sedangkan faktor pendidikan dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya

2026-06-19 04:06:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Melakukan Pruning Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Musriwarni (Medan, 2024)

Musriwarni, Nirm. RPL.01.02.22.388, Minat Petani dalam Melakukan Pruning Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit dan faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit berada dalam kategori tinggi (80,48%). Sementara hasil analisis linier berganda terdapat faktor yang berpengaruh signifikan yaitu pendidikan formal, pendapatan, pengalaman, dan peran penyuluh. Sedangkan faktor luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan

2026-06-19 04:06:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Hubungan Peran Penyuluh Swadaya Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Petani Dalam Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo 2:1 Di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur
1 month ago
Badruddin (Medan, 2024)

Badruddin, NIRM. RPL. 01.01.21.276, Hubungan Peran Penyuluh Swadaya Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Petani Dalam PenerapanSistem  Tanam Jajar Legowo 2:1 Di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Perubahan pengetahuan  dan perubahan sikap petani terhadap sistem tanam jajar legowo 2:1 di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur dan Menganalis peran penyuluh swadaya terhadap perubahan pengetahuan dan perubahan sikap petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo 2:1 di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh TimurAceh Timur. Peneltian ini dilaksanakan di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur pada Bulan November sampai dengan juli 2023.  Jumlah sampel dalam peneltian ini adalah 67 orang yang ditentukan dengan Proportional Random Sampling. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi dan wawancara yang menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan korelasi rank spearman yang diolah menggunakan Aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perubahan Pengetahuan Dan Perubahan Sikap Petani Dalam PenerapanSistem Tanam Jajar Legowo 2:1 Di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur berada pada kategori sangat baik yaitu sebesar 94,64%. Uji

lanjut menggunakan korelasi menunjukkan bahwa Peran penyuluh swadaya yang berhubungan dengan perubahan pengetahuan dan sikap petani terhadap penerapan sisitem tanam jajar legowo 2 : 1 yang memiliki hubungan searah yaitu Kompetensi penyuluh swadaya dan Pendekatan komunikasi penyuluh swadaya. 

2026-06-22 02:06:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-06-22 02:06:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun
1 month ago
Endang Pratiwi (Medan, 2024)

Endang Pratiwi, Nirm RPL. 01.01.21.280. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah Simalungun di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Tujuan dari penelitian ini adalah tersusunya suatu rancangan penyuluhan tentang Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah serta untuk mengetahui tingkat keefektifan Rancangan Penyuluhan yang telah disusun dan untuk mengukur kevalidan rancangan penyuluhan dan tingkat keefektifan sasaran, materi, metode, media, waktu, volume, biaya dan pelaksana sebuah rancangan penyuluhan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 Nagori yaitu Purwosari, Purwodadi dan Pardomuan Nauli, Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, sementara metode analisis data evaluasi data menggunakan skala linkert saat setelah dilakukannya penyuluhan kepada petani padi sawah mengenai pemanfaatan jerami padi sebagai pupuk organik padi sawah. Hasil rancangan penyuluhan menunjukan bahwa tingkat keefektifan pada materi (97,2 %), media (96 %), metode (93,5 %), volume (90,8 %), lokasi (93,6 %), waktu (83,2 %), dan biaya (90,2 %). Dari seluruh hasil pengkajian ini rancangan penyuluhan mendapatkan nilai 92 % dengan kriteria “sangat efektif” sehingga rancangan penyuluhan ini dapat diterapkan di tempat lain dengan kondisi dan permasalahan yang sama

2026-06-22 02:06:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Keberlanjutan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis
1 month ago
Erlindos Situmorang (Medan, 2024)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Faktor - Faktor yang memengaruhinya dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis pada bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya.Variabel bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis tingkat minat petani(Y) adalah Karakteristik petani (X1), Peran Penyuluh(X2), Bantuan Pemerintah(X3) dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana(X4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat Kelompok Wanita Tani(KWT) dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari(P2L) cukup tinggi yaitu 76 %. Berdasarkan hasil uji t variabel Peran Penyuluh, Bantuan Pemerintah, Ketersediaan Sarana dan Prasarana secara parsial berpengaruh positif dan signifikan dalam keberlanjutan program pekarangan pangan lestari di Kecamatan Pinggir. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat petani. Berdasarkan hasil uji F variabel karakteristik petani, peran penyuluh, bantuan pemerintah, ketersediaan sarana dan prasarana secara bersama - sama atau simultan berpengaruh terhadap minat KWT dalam keberlanjutan P2L

2026-06-22 02:06:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok
1 month ago
Ernipon (Medan, 2024)

Ernipon, NIRM. RPL. 01.01.21.431. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan kompos kotoran sapi pada tanaman bawang merah (Allium cepa.L) di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Danau Kembar pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahn dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani peternak sapi dan bawang merah yang tergabung dalam 89 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 48 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan sangat efektif, sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,4 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 79,7 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,5 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Danau Kembar mendapatkan nilai skor rata rata 90,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-06-22 03:06:42 admin@polbangtanmedan.ac.id