POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Perilaku Pekebun Kelapa Sawit Dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Aldo Nero Silitonga (Medan, 2025)

Aldo Nero Silitonga, Nirm. 01.02.21.200. Perilaku Pekebun Kelapa Sawit dalam Pelaksanaan Program peremajaan Sawit Rakyat di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku dan faktor-faktor yang memengaruhi pekebun dalam pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan Agustus 2025 di Polbangtan Medan dan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku pekebun dalam pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat dengan tingkat perilaku sebesar 56,67 %. Hasil regresi linear berganda terhadap factor-faktor yang memengaruhi perilaku pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 41,786+0,434 X1+0,169 X2-0,885 X3+0,301 X4+0,460 X5+0,269 X6 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan formal, pengalaman bertani, jumlah tanggungan keluarga, sumber infromasi, dan bantuan modal memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t tabel. Sedangkan faktor intensitas mengikuti kegiatan penyuluhan tidak berpengaruh signifikan dengan t-hitung lebih kecil dari t tabel.

2026-07-15 04:07:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Varietas Adira 1 Pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Sahid Rahardi (Medan, 2024)

Sahid Rahardi, Nirm. 01.01.20.196. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Petanidalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner dan wawancara. Metode pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara adalah sangat tinggi dengan persentase 86,05% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) ialah lingkungan sosial (X2), lingkungan ekonomi (X3), pemasaran (X4) dan intensitas penyuluhan (X5. Sedangkan karakteristik petani (X1) tidak berpengaruh signifikan.

2026-07-16 04:07:53 Injuniar
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
1 week ago
Gabriella Taraja Elizabeth (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5.

2026-07-16 09:07:19 Injuniar
Pengendalian Hayati Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Menggunakan Serangga Predator Sycanus Annulicornis Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elais Guineensis Jacq) Di PT Umada Kabupaten Labuhanbatu Utara
1 week ago
Gia Saputri (Medan, 2024)

Gia Saputri, Nirm 01.04.20.148. Permasalahan yang sering terjadi pada tanaman kelapa sawit hingga dapat menurunkan produksi pada umumnya yaitu organisme pengganggu tanaman organisme pengganggu tanaman salah satunya yaitu hama ulat kantung yang dimana tingkat serangannya pada tanaman belum menghasilkan hingga tanaman menghasilkan mencapai 100%. Kerusakan akibat hama ini dapat menimbulkan penyusutan produksi sampai 40%. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial. Sycanus annulicornis merupakan predator yang aktif dalam menekan populasi hama pemakan daun Metisa plana dengan mortalitas yang paling tinggi jatuh pada P3 yaitu dengan nilai 40,00 dengan pengamatan selama 7 hari dengan ditotalkan jumlah seluruh ulat yang mati dalam 7 hari lalu di uji DMRT dengan taraf 5%. Hal ini sesuai dengan pernyataan Afandi et al., (2019) menjelaskan bahwa pelepasan imago Sycanus annulicornis dilapangan sebanyak 3 - 4 ekor perpohon dalam keadaan pada populasi ulat yang masih sedang (5 – 8 ekor per pelepah) akan dapat menjaga populasi hama berada di bawah ambang ekonomi. Predator Sycanus annulicornis yang paling efektif dalam mengendalikan hama ulat kantung Metisa plana adalah pada perlakuan S. annulicornis dengan interval waktu 5 hari.

2026-07-16 09:07:23 Injuniar
Analisis Komparatif Pemangkasan Pelepah Yang Berbeda Terhadap Losses , Kualitas, Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di Pt Pp Lonsum Indonesia Tbk Kebun Rambong Sialang Kabupaten Serdang Bedagai
1 week ago
Muhammad Zahwa (Medan, 2024)

Muhammad Zahwa, Nirm 01.04.20.157. Melakukan pengkajian tentang Analisis Komparatif Pemangkasan Yang Berbeda Terhadap Losses, Kualitas Dan Morfologi Buah Kelapa Sawit Di PT.PP. Lonsum Indonesia Tbk, Kebun Rambong Sialang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan jumlah losses, Kualitas tandan buah, dan ketebalan daing buah pada tanaman kelapa sawit dengan kondisi pemangkasan yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan uji-t Independent sample test. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata losses brondolan antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning. Selain itu hasil pengkajian juga menunjukan adanya perbedaan pada parameter kualitas tandan buah kelapa sawit antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning berdasarkan hasil uji-t didapat nilai signifikansi ≤ 0,05 dan nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata . Namun pada parameter ketebalan buah hasil pengkajian menunjukan tidak adanya perbedaan ketebalan buah antara blok yang telah dipruning dengan blok yang belum dipruning.

2026-07-16 09:07:44 Injuniar
Analisis Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Pada Topografi Datar Dan Bergelombang Di Kebun Rambong Sialang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai
1 week ago
Robiyatul Armala (Medan, 2024)

Robiyatul Armala, Nirm 01.04.20.167. Analisis Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Topografi Datar Dan Bergelombang Di Kebun Rambong Sialang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian yang dilakukan oleh Robiyatul Armala pada tanggal 1 April 2020 bertujuan untuk membandingkan produktivitas dan karakter agronomi tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) antara lahan dengan topografi datar dan bergelombang di Kebun Rambong Sialang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian meliputi survei pendahuluan dan survei utama dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer mencakup karakter agronomi seperti tinggi tanaman, diameter batang, panjang pelepah, dan berat tandan kelapa sawit. Data sekunder meliputi data produktivitas dari tahun 2020 hingga 2023, data kesesuaian lahan, dan data topografi lahan. Untuk menganalisis perbedaan produktivitas antara topografi datar dan bergelombang serta karakter agronomi pada kedua jenis topografi tersebut, data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji independent sample T-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas kelapa sawit pada lahan datar lebih tinggi dibandingkan dengan lahan bergelombang, dengan selisih mencapai 3,09 ton/ha/tahun. Selain itu, terdapat perbedaan karakter agronomi tanaman kelapa sawit antara topografi datar dan bergelombang.

2026-07-16 09:07:37 Injuniar
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit di Afdeling III dan V Kebun Rambutan PT. Perkebunan Nusantara III.
1 week ago
Mega Kristiani Nainggolan (Medan, 2023)

Mega Kristiani Nainggolan, Nirm. 01.04.19.088. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit di Afdeling III dan V Kebun Rambutan PT. Perkebunan Nusantara III. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit berdasarkan tahun tanam 2016 dan 2018 dan faktor -faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan mulai Oktober 2022 sampai dengan Februari 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara dan kuesioner. Metode penentuan sampel, yaitu metode sensus dengan jumlah sampel 46 orang. Selanjutnya metode analisis data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit lebih tinggi daripada produktivitas basis tugas yang ditetapkan perusahaan. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja panen diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -132263,455- 72,155X1 + 66,861 X2 + 128,021 X3 + 204,402X4 + 50,799X5+e. Uji F (simultan) menunjukkan b ahwa variabel variabel bebas umur (X1), pendidikan formal (X2), pengalaman kerja (X3), jumlah tanggungan (X4) dan pendapatan (X5) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan faktor faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (Y) adalah umur, pengalaman kerja dan pendapatan. Sedangkan variabel pendidikan formal dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen.

2026-07-17 04:07:02 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik Sekam Padi Pada Budidaya Cabai Merah Di Kecamatan Angkola Selatan
5 days ago
Dame Hadomuan Siregar (Medan, 2023)

Dame Hadomuan Siregar. NIRM. RPL.01.01.21.328. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik dari Sekam Padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani dalam penggunaan pupuk organik dari sekam padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam penggunaan pupuk organik dari sekam padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Medote penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan survei, wawancara,dan kuesioner. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di 8 desa Kecamatan Angkola selatan Kabupaten Tapanuli selatan. Pemilihan lokasi pengkajian secara sengaja dengan alasan tertentu. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 72 responden dari perwakilan 10 kelompok tani cabe merah. sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat persepsi petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik dari Sekam Padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan menggunakan skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam budidaya cabe merah menggunakan analisis regresi linier berganda. diketahui hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat persepsi petani dalam penggunaan pupuk dari sekam padi untuk budidaya cabe merah secarav organik sebesar 67,04%, dengan kategori tinggi. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam budidaya cabe organik di kecamatan Angkola selatan adalah Pendapatan petani(X5), Interkasi Sosial Petani(X6) dan Peran Penyuluh(X7).

2026-07-20 07:07:12 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
5 days ago
Lina Marhayah (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-07-20 09:07:51 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera Frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu
4 days ago
Firdaus (Medan, 2025)

Firdaus, NIRM. RPL 01.01.22.551. Faktor- Faktor yang Memengaruhi Perilaku Petani dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 57 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor- faktor Yang Memengaruhi Perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu dalam kategori tinggi dengan persentase 73,87 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y= 5.153 + 0,092X1 - 0,-057X2+ 0,824X3+ e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah peran penyuluh. Sedangkan variabel karakteristik petani dan sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan. 

 

2026-07-21 09:07:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai Di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu
4 days ago
Subandi (Medan, 2025)

Subandi, Nirm RPL 01.01.22.581. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Teknik pengumpulan data yaitu dokuemntasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 55 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor-faktor Yang Mempengaruhi persepsi petani terhadap penggunaan power theresher Dalam pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau dalam kategori tinggi dengan persentase 83,35 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y = 8.510 + 0.161X1- 0.492X2 + e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah peran penyuluh. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan.

2026-07-21 09:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id