POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY
RECENTLY ADDED
Uji Efektivitas Perendaman Air Panas Dan Air Kelapa Serta Skarifikasi Mekanis Terhadap Pemecahan Daya Kecambah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Di Ladang Langit Coffee Farm Kecamatan Siborong-Borong Kabupaten Tapanuli Utara
1 month ago
Rachel Hotma Lestari Siagian (Medan, 2026)

Rachel Hotma Lestari Siagian, Nirm. 01.04.22.250. Uji Efektivitas Perendaman Air Panas Dan Air Kelapa Serta Skarifikasi Mekanis Terhadap Pemecahan Daya Kecambah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Di Ladang Langit Coffee Farm Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara. Tujuan pengkajian yaitu Untuk menganalisis efektivitas berbagai perlakuan pemecahan daya kecambah kopi arabika melalui perendaman air panas, air kelapa dan skarifikasi mekanis (pengupasan kulit tanduk) di Ladang Langit Coffee farm. Pengkajian ini dilaksanakan mulai dari Desember 2025 s.d Februari 2026. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode kuantitatif eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 8 (delapan) perlakuan antara lain K1P0 (Kulit tanduk dikupas tanpa perendaman), K2P0 (Kulit tanduk tidak dikupas tanpa perendaman), K1P1 (Kulit tanduk dikupas dan direndam air kelapa), K2P1 (Kulit tanduk tidak dikupas dan direndam air kelapa), K1P2 (Kulit tanduk dikupas dan direndam air panas), K2P2 (Kulit tanduk tidak dikupas dan direndam air panas), K1P3 (Kulit tanduk dikupas dan direndam dengan campuran air panas dan air kelapa), dan K2P3 (Kulit tanduk tidak dikupas dan direndam dengan campuran air panas dan air kelapa). Parameter yang diamati meliputi kecepatan tumbuh kecambah, persentase tumbuh kecambah, panjang hipokotil dan uji kekuatan tumbuh kecambah kopi arabika meliputi kecambah vigor (normal), non-vigor (abnormal) dan kecambah yang mati. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa skarifikasi mekanis merupakan faktor penentu utama keberhasilan perkecambahan kopi arabika, sedangkan perendaman air kelapa memberikan nilai tambah pada parameter vigor dan panjang hipokotil.

2026-07-31 04:07:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Pengaruh Mutu Tandan Buah Segar (TBS) Terhadap Oil Extraction Rate (OER) Pada PT Bumihutani Lestari Bersertifikasi RSPO
1 month ago
Rito Suhendi Pujawati Pardosi (Medan, 2026)

Rito Suhendi Pujawati Pardosi, NIRM. 01.04.22.278. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat penerapan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di PT Bumihutani Lestari (BHL), Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, serta menganalisis pengaruhnya terhadap mutu Tandan Buah Segar (TBS) terhadap Oil Extraction Rate (OER). Penelitian menggunakan desain Mixed Methods Sequential Explanatory yang mengintegrasikan analisis kuantitatif melalui regresi linier sederhana dan berganda dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara  mendalam. Penilaian penerapan RSPO dilakukan terhadap tujuh prinsip menggunakan skala ordinal (1–3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan RSPO di PT BHL berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 2,48. Prinsip 6 (penghormatan hak pekerja) merupakan prinsip dengan penerapan tertinggi (2,84), sedangkan Prinsip 1 (perilaku etis dan transparan) memperoleh nilai terendah (2,06). Penerapan RSPO terbukti berpengaruh signifikan terhadap mutu TBS. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa komponen mutu TBS meliputi buah mentah, buah kurang matang, buah matang, buah lewat matang, janjang kosong (jankos), dan tangkai panjang secara simultan berpengaruh signifikan terhadap OER, dengan koefisien determinasi R² = 0,9995 dan koefisien korelasi ganda R = 0,9998. Buah matang merupakan variabel dengan kontribusi terbesar terhadap OER (SE = 60,07%), sedangkan partenokarpi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan penerapan standar RSPO, khususnya pada aspek panen dan pasca panen, berpotensi meningkatkan mutu TBS secara berkelanjutan dan pada akhirnya meningkatkan efisiensi ekstraksi minyak di pabrik kelapa sawit.

2026-07-31 04:07:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Karakteristik Fisik Buah Dan Biji Varietas Kopi Arabika Introduksi Dari Kosta Rika Sebagai Dasar Seleksi Varietas Terbaik Di Ladang Langit Coffee Farm Kabupaten Tapanuli Utara
1 month ago
Sari Tampubolon (Medan, 2026)

Sari Tampubolon, Nirm. 01.04.22.251, Karakteristik fisik buah dan biji varietas kopi Arabika introduksi dari Kosta Rika sebagai dasar seleksi varietas terbaik di Ladang Langit Coffe Farm Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristi fisik buah dan biji varietas kopi arabika introduksi dari Kosta Rika untuk menentukkan varietas terbaik dan berpotensi untuk dibudidayakan di Indonesia. Jenis metode yang dipakai di penelitian ini yakni Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial. Perlakuan terdiri atas 6 varietas yaitu Sarchimor SI 31, Sarchimor SI 32, Sarchimor SI 39, Sarchimor SI 48, Sarchimor Victorial 14 dengan 3 pengulangan. Penelitian menggunakan uji ANOVA. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Varietas Sarchimor Victoria 14 (SV) merupakan varietas terbaik di antara enam varietas kopi arabika introduksi asal Kosta Rika yang diuji di Ladang Langit, dengan jumlah biji normal tertinggi sebesar 163,33 butir per sampel dan mencatat rendemen tertinggi setelah variietas Sarchimor SI 48 (S8) serta turut memenuhi standar produktivitas 1 kg cherry kopi. Frekuensi biji abnormal pada seluruh varietas tergolong rendah dan tidak berbeda nyata secara statistik, yang mengindikasikan bahwa kondisi agroekologi Ladang Langit pada ketinggian 1.100–1.500 mdpl mendukung pembentukan biji yang berkualitas secara fisik.

2026-07-31 07:07:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemanfaatan Ekstrak Bromelin Dari Nanas Sebagai Koagulan Alami Terhadap Waktu Penggumpalan Dan Grade Lump Lateks Tanaman Karet Di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate
1 month ago
Siska (Medan, 2026)

Siska, Nirm. 01.04.22.252. Pemanfaatan Ekstrak Bromelin dari Nanas Sebagai Koagulan Alami Terhadap Waktu Penggumpalan dan Grade Lump Lateks Tanaman Karet di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate Penelitian ini bertujuan untuk ini mengkaji Pengaruh ekstrak bromelin dari nanas sebagai koagulan alami terhadap waktu penggumpalan dan grade lump lateks tanaman karet di lokasi pengkajian. Pengkajian dilaksanakan pada November 2025 hingga April 2026 di Blok U28 Afdeling 10, Desa Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 5 (lima) perlakuan, yaitu P0 (3 ml asam format/kontrol), P1 (1,5 ml), P2 (5 ml), P3 (10 ml), dan P4 (15 ml) ekstrak nanas, masing-masing dengan 5 (lima) ulangan. Parameter yang diamati meliputi waktu penggumpalan dan grade lump lateks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bromelin berpengaruh signifikan terhadap waktu penggumpalan, dengan perlakuan terbaik pada P4 menghasilkan rata-rata waktu penggumpalan 17,56 menit dibandingkan kontrol 44,12 menit. Analisis ANOVA menunjukkan F-hitung (861,32) > F-tabel (3,01) pada taraf nyata 5%. Kualitas grade lump juga meningkat signifikan berdasarkan uji Kruskal-Wallis (H = 12,319; Asymp. Sig. = 0,015). Perlakuan P4 dengan dosis 15 ml/100 ml secara konsisten menghasilkan Grade I.

 

2026-07-31 07:07:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kairomix Dalam Menarik Kumbang Elaiedobius Kamerunicus Mengunjungi Bunga Betina Kelapa Sawit Varietas Socfindo Di PT. ABM Kebun Teluk Panji
1 month ago
Teguh Awirsa Tanjung (Medan, 2026)

Teguh Awirsa Tanjung, Nirm 01.04.22.253. Efektivitas Kairomix Dalam Menarik Kumbang Elaeidobius Kamerunicus Mengunjungi Bunga  Betina Kelapa Sawit Varietas Socfindo  Di PT. ABM Kebun Teluk Panji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas atraktan Kairomix dalam menarik kumbang Elaeidobius kamerunicus mengunjungi bunga betina fase reseptif serta mengidentifikasi jenis serangga lain yang tertarik oleh aroma tersebut. Penelitian dilaksanakan di PT. Abdi Budi Mulia (PT. ABM) Kebun Teluk Panji pada Februari 2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 24 sampel dimana 12 pohon dengan perlakuan kairomix dan 12 pohon sebagai kontrol. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Kairomix secara konsisten meningkatkan jumlah kunjungan elaeidobius kamerunicus secara signifikan berkisar antara 12.907 hingga 13.612 ekor per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan kontrol yang hanya berkisar antara 5.038 hingga 5.135 ekor per hari. Hasil uji Independent Sample t-Test mengonfirmasi perbedaan yang sangat nyata dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain kumbang Elaeidobius kamerunicus, serangga lain yang ditemukan saat pengamatan yaitu Kalisao (Telostylinus lineolatus), lalat kaki panjang (famili Dolichopodidae), lalat tentara hitam (Hermetia illucens), dan kepik pembunuh (famili Reduviidae). Namun hasil penelitian juga menunjukkan bahwa  jenis serangga yang ditemukan pada perlakuan kairomix dan kontrol  sama, yang mengindikasikan bahwa kairomix tidak berdampak pada keragaman jenis serangga, melainkan lebih berfungsi untuk meningkatkan daya tarik terhadap serangga utama yaitu Elaeidobius kamerunicus

2026-07-31 07:07:37 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantong (Metisa plana) Berdasarkan Tingkat Mortalitas Setelah Aplikasi Insektisida Menggunakan Drone Di PT Smart Tbk Padang Halaban Estate
1 month ago
Titania Dwi May Sandra (Medan, 2026)

Titania Dwi May Sandra, NIRM. 01.04.22.281. Melakukan pengkajian tentang “Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantong (Metisa plana) Berdasarkan Tingkat Mortalitas Setelah Aplikasi Insektisida Menggunakan Drone di PT SMART Tbk Padang Halaban Estate”. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan, tingkat mortalitas, dan efektivitas pengendalian hama ulat kantong setelah aplikasi insektisida menggunakan drone. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai Januari 2026 di PT SMART Tbk Padang Halaban Estate, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain onegroup pretest-posttest. Data diperoleh melalui sensus lapangan pada 26 titik sampel dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji Wilcoxon. Hasil pengkajian menunjukkan populasi awal ulat kantong sebanyak 249 ekor dengan tingkat serangan 69,2%. Setelah aplikasi insektisida menggunakan drone, mortalitas hama mencapai 95,98% atau sebanyak 239 ekor mati dan tersisa 10 ekor. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05). Pengendalian hama ulat kantong menggunakan drone terbukti efektif dalam menekan populasi Metisa plana. 

2026-07-31 07:07:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Light Trap Dengan Berbagai Warna Lampu Terhadap Daya Tarik Kumbang Malam (Apogonia sp.) Pada Pembibitan Kelapa Sawit Di PT Sinar Gunung Sawit Raya
1 month ago
Widya Ningtiyas (Medan, 2026)

Widya Ningtiyas, NIRM.01.04.22.254. Kumbang malam (Apogonia sp.) merupakan salah satu hama penting pada pembibitan kelapa sawit yang dapat menyebabkan kerusakan daun dan menghambat pertumbuhan bibit. Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah penggunaan light trap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan light trap dengan berbagai warna cahaya lampu terhadap jumlah tangkapan Apogonia sp., perbedaan daya tarik terhadap jantan dan betina, serta mengidentifikasi serangga non-target yang tertangkap pada pembibitan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di pembibitan utama (main nursery) PT Sinar Gunung Sawit Raya menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial dengan lima perlakuan warna lampu, yaitu kontrol  (P0), kuning (P1), hijau (P2), ungu (P3), dan biru (P4). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna lampu berpengaruh nyata terhadap jumlah tangkapan Apogonia sp. Lampu ungu (P3) menghasilkan tangkapan tertinggi sebanyak 202 ekor, sedangkan lampu biru menghasilkan tangkapan terendah sebanyak 75 ekor. Jumlah kumbang jantan yang tertangkap lebih tinggi dibandingkan betina pada seluruh perlakuan. Serangga non-target yang tertangkap berjumlah 849 individu yang terdiri atas 7 ordo, 15 famili, dan 21 jenis, dengan nilai indeks keanekaragaman tergolong sedang (H' = 1,89–2,23). Berdasarkan hasil penelitian, lampu ungu merupakan warna lampu yang paling efektif untuk pemantauan dan pengendalian Apogonia sp. pada pembibitan kelapa sawit.

 

2026-07-31 08:07:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Sifat Fisika Dan Kimia Tanah Serta Rekomendasi Pemulihan Kesuburan Lahan Pra-Replanting Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di PT Abdi Budi Mulia Kebun Teluk Panji I Divisi III
1 month ago
Yasir Hadi Irfan (Medan, 2026)

Yasir Hadi Irfan, 01.04.22.255. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan prareplanting kelapa sawit untuk mengevaluasi sifat fisik dan kimia tanah sebagai dasar penentuan kesesuaian lahan serta penyusunan rekomendasi pemulihan areal pra-replanting. Budidaya kelapa sawit dalam jangka panjang disertai penggunaan pupuk anorganik secara intensif berpotensi menurunkan kualitas tanah sehingga dapat menjadi faktor pembatas bagi pertanaman berikutnya. Penelitian bertujuan mengevaluasi sifat fisik dan kimia tanah, menentukan kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial, serta merumuskan rekomendasi pemulihan lahan di PT Abdi Budi Mulia Teluk Panji I Estate. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel tanah terganggu dan tidak terganggu diambil pada kedalaman ±20 cm dari lima blok tanam, masing-masing terdiri atas sembilan titik sampel yang ditentukan secara diagonal. Data diperoleh melalui observasi lapangan, analisis laboratorium, dan data sekunder perusahaan. Parameter yang dianalisis meliputi berat isi, tekstur, C-organik, N-total, P-tersedia, K dapat dipertukarkan, pH tanah, dan rasio C/N. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pencocokan terhadap kriteria kesesuaian lahan kelapa sawit berdasarkan faktor pembatas terberat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat isi tanah tergolong sedang dengan tekstur lempung berpasir hingga lempung liat berpasir. Sifat kimia tanah menunjukkan C-organik sedang–sangat tinggi, N-total rendah–sedang, P-tersedia sangat rendah–rendah, K dapat dipertukarkan rendah–sedang, pH asam–agak asam, serta rasio C/N tinggi–sangat tinggi. Seluruh blok termasuk kelas kesesuaian lahan aktual S3 (cukup sesuai) dengan tekstur terutama kelas lempung berpasir dan ketersediaan hara, terutama fosfor, sebagai faktor pembatas utama. Upaya Pemulihan lahan direkomendasikan melalui penggunaan tanaman penutup tanah dan pemupukan berimbang untuk meningkatkan ketersediaan hara dan kesesuaian lahan pada siklus tanam berikutnya. 

2026-07-31 08:07:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Lidi Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menjadi Anyaman Piring Di Kelompok Wanita Tani (Kwt) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatuselatan
1 month ago
Abilla Aulia Nevianda (Medan, 2026)

Abilla Aulia Nevianda, NIRM. 01.02.22.313. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit (Elaeis gueneensis Jacq.) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah bagaimana menyusun rancangan penyuluhan yang terukur dan teruji tingkat penerimaan sesuai indikator Rancangan Penyuluhan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan kuesioner dan jenis penelitian pengkaji ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuatitatif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan skala likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan rancangan penyuluhan yang telah dibuat sudah disiapkan dengan lengkap. Penyampaian materinya dilakukan dengan metode demonstrasi cara, didukung oleh media seperti folder, audio-visual serta benda sesungguhnya. Seluruh aspek dalam penyuluhan, termasuk materi, metode, media, waktu, dan lokasi, mendapatkan penilaian positif dari pekebun dengan tingkat penerimaan mencapai 85,07% dengan kriteria sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dibuat sudah sangat setuju dengan kebutuhan pekebun. Selain itu, kegiatan penyuluhan ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para pekebun secara nyata. Pengetahuan meningkat sebesar 70,17%, sikap yaitu pekebun yang mau memanfaatkan limbah lidi kelapa sawit menjadi anyaman piring yaitu sebanyak 22 orang dan keterampilan memiliki proporsi yang sama. Tampak dari jumlah pekebun yang terampil, yang berawalnya tidak ada sama sekali, sekarang menjadi 22 orang atau naik sekitar 52,38% setelah mengikuti kegiatan penyuluhan.

2026-08-13 01:08:26 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Kastrasi pada tanaman Kelapa Sawit Rakyat sesuai Good Agricultural Practices (GAP) di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat.
1 month ago
Adam Raihan (Medan, 2026)

ADAM RAIHAN Nirm. 01.02.22.314. Rancangan Penyuluhan Kastrasi pada tanaman Kelapa Sawit Rakyat sesuai Good Agricultural Practices (GAP) di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian, menganalisis tujuan dan sasaran penyuluhan, mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, serta mengetahui jumlah petani yang menerapkan kastrasi pada tanaman kelapa sawit rakyat sesuai Good Agricultural Practices (GAP) di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Hasil Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) menunjukkan bahwa penerapan kastrasi pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) masih belum optimal karena sebagian besar petani belum memahami manfaat, waktu pelaksanaan, dan teknik kastrasi yang sesuai anjuran. Selain itu, rendahnya akses informasi dan minimnya kegiatan penyuluhan menjadi salah satu penyebab petani belum menerapkan kastrasi secara tepat. Oleh karena itu, tujuan

penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan dan sikap petani agar mau menerapkan kastrasi sesuai prinsip Good Agricultural Practices (GAP) sehingga pertumbuhan vegetatif tanaman menjadi lebih optimal dan produktivitas kelapa sawit dapat meningkat pada masa produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan tergolong sangat baik dengan total skor sebesar 6.642 atau 71,88% yang termasuk dalam kategori setuju. Sasaran penyuluhan dalam penelitian ini adalah 33 orang petani kelapa sawit rakyat di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa petani memiliki minat dan keterbukaan yang tinggi terhadap materi penyuluhan yang diberikan. Jumlah petani yang telah melaksanakan kastrasi sesuai Good Agricultural Practices (GAP) sebanyak 16 orang dari 33 responden dengan persentase sebesar 66% dan termasuk dalam kategori cukup setuju.

2026-08-13 02:08:54 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Lidi Kelapa Sawit Menjadi Anyaman Piring Di Kecamatan Padang Bolak Tenggara Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Adinda Rispina Simbolon, (Medan, 2026)

Adinda Rispina Simbolon, Nirm 01.02.22.348. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Lidi kelapa sawit Menjadi Anyaman Piring di Kecamatan Padang Bolak Tenggara Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan penyuluhan, menganalisis tingkat keefektifan rancangan penyuluhan, serta mengevaluasi perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan KWT terkait pemanfaatan lidi kelapa sawit menjadi anyaman piring. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2026 di Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode yang digunakan meliputi Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) dengan pendekatan Rapid Rural Appraisal (RRA), pengukuran keefektifan rancangan penyuluhan menggunakan skala Likert, serta evaluasi dampak penyuluhan melalui pengukuran aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang disusun terdiri atas potensi limbah lidi yang dihasilkan, teknik pembuatan anyaman piring, analisis biaya pembuatan anyaman piring, dan pemasaran produk anyaman piring, metode ceramah dan demonstrasi cara, media folder dan benda sesungguhnya, serta dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Tingkat keefektifan rancangan penyuluhan mencapai 83% dengan kategori efektif. Evaluasi dampak menunjukkan tingkat pengetahuan sasaran sebesar 81% (sangat mengetahui), persentase sikap sebesar 82% (setuju), dan persentase tingkat keterampilan sebesar 66% (cukup terampil).

2026-08-13 02:08:27 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Pelepah Sawit Dengan Kotoran Sapi Di Kecamatan Dolok Masihul
1 month ago
Agus Steven Sitinjak (Medan, 2026)

Agus Steven Sitinjak, Nirm 01.02.22.349. Penelitian ini bertujuan menyusun rancangan penyuluhan pertanian, mengevaluasi tingkat penerimaan rancangan, mengevaluasi tingkat pengetahuan dan sikap pekebun kelapa sawit dalam pembuatan pupuk kompos berbahan pelepah kelapa sawit dan kotoran sapi, serta mengetahui jumlah pekebun yang membuat inovasi tersebut di Desa Dolok Sagala, Kecamatan Dolok Masihul. Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) dilaksanakan menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA) melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok. Hasil IPW menunjukkan ketersediaan pelepah kelapa sawit dan kotoran sapi yang melimpah yang belum dimanfaatkan, rendahnya pengetahuan dan sikap, serta masih sedikit pekebun yang melakukan pengomposan. Rancangan penyuluhan disusun berdasarkan Permentan Nomor 52 Tahun 2009 dengan tujuh komponen: materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya. Penelitian dilaksanakan pada April hingga Mei 2026 terhadap sasaran 35 pekebun kelapa sawit yang memiliki ternak sapi dan tergabung dalam kelompok tani aktif. Metode yang digunakan adalah demonstrasi cara dan kunjungan usahatani, didukung media folder dan benda sesungguhnya. Evaluasi rancangan menunjukkan rata-rata penerimaan 86% dengan kriteria sangat sesuai. Evaluasi terhadap pengetahuan dan sikap pekebun menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 79% menjadi 93%, sikap mencapai 88% dengan kriteria sangat setuju, serta sebanyak 17 pekebun (49%) bersedia membuat kompos secara mandiri yang melampaui target 15 pekebun (43%).

2026-08-13 02:08:58 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Aplikasi Mobile Pencatatan Panen Kelapa Sawit Di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara
1 month ago
Alfian Danis Alamsyah (Medan, 2026)

Alfian Danis Alamsyah, NIRM. 01.02.22.351, Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Aplikasi Mobile Pencatatan Panen Kelapa Sawit. Keberlanjutan budidaya kelapa sawit dapat dicapai melaluai pelaksanaan sertifikasi salah satunya melalui sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Salah satu komponen yang wajib dimiliki oleh peserta sertifikasi adalah catatan panen sebagai bentuk transparansi pelaksanaan budidaya. Permasalahan pekebun yang telah melaksanakan sertifikasi RSPO di Kecamatan Laut Tador adalah sistem pencatatan panen yang masih dilakukan secara manual dan sederhana. Metode ini memiliki potensi kehilangan data panen yang akan berpengaruh terhadap transparansi pelaporan kegiatan panen yang dilaksanakan. Tujuan penelitian yang dilaksanakan adalah untu (1) Menyusun rancangan penyuluhan yang efektif dalam pemanfaatan aplikasi mobile pencatatan panen kelapa sawit, (2) Mengukur tingkat penerimaan terhadap rancangan yang disusun, dan (3) Mengevaluasi kegiatan penyuluhan untuk mengukur tingkat perilaku dan penerapan pekebun dalam memanfaatkan aplikasi mobile pencatatan panen. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) rancangan penyuluhan ditetapkan setelah pelaksanaan IPW dengan menetapkan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Tujuan penyuluhan ditetapkan dengan prinsip SMART dan ABCD dengan tingkat yang akan dicapai sebesar 60% (2) Tingkat penerimaan terhadap rancangan penyuluhan yang disusun sebesar 86,1% (3) Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pengetahuan sebesar 80,9%, Sikap 78,86%, Keterampilan 67% dan penerapan 30,4%.

2026-08-13 03:08:05 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (Tbm) Di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara
1 month ago
Ari Rizki Halomoan Siagian, (Medan, 2026)

Ari Rizki Halomoan Siagian, NIRM. 01.02.22.319. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (TBM) di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan pengkajian ini adalah (1) mengkaji rancangan penyuluhan pengendalian hama kumbang tanduk menggunakan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM), (2) mengkaji tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, dan (3) mengkaji dampak penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani. Pengkajian dilakukan bulan April 2026 di Desa Portibi Julu dan Desa Portibi Jae, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang petani kelapa sawit. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, observasi, tes pra dan tes pasca, serta menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa (1) rencana pelatihan dibuat sesuai dengan kebutuhan para petani, mencakup isi materi, cara penyampaian, alat yang digunakan, jumlah peserta, tempat, jadwal, dan biaya pelatihan, (2) tingkat kesenangan para petani terhadap rencana pelatihan mencapai 88,53% dengan kriteria sangat efektif, dan (3) dampak dari pelatihan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 20,43% menjadi 63,30%, sikap para petani mencapai 77,06% dengan kategori setuju, serta keterampilan mencapai 66,66% dengan kategori cukup terampil.

2026-08-13 03:08:10 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (Tbm) Di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara
1 month ago
Ari Rizki Halomoan Siagian, (Medan, 2026)

Ari Rizki Halomoan Siagian, NIRM. 01.02.22.319. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (TBM) di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan pengkajian ini adalah (1) mengkaji rancangan penyuluhan pengendalian hama kumbang tanduk menggunakan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM), (2) mengkaji tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, dan (3) mengkaji dampak penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani. Pengkajian dilakukan bulan April 2026 di Desa Portibi Julu dan Desa Portibi Jae, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang petani kelapa sawit. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, observasi, tes pra dan tes pasca, serta menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa (1) rencana pelatihan dibuat sesuai dengan kebutuhan para petani, mencakup isi materi, cara penyampaian, alat yang digunakan, jumlah peserta, tempat, jadwal, dan biaya pelatihan, (2) tingkat kesenangan para petani terhadap rencana pelatihan mencapai 88,53% dengan kriteria sangat efektif, dan (3) dampak dari pelatihan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 20,43% menjadi 63,30%, sikap para petani mencapai 77,06% dengan kategori setuju, serta keterampilan mencapai 66,66% dengan kategori cukup terampil.

2026-08-13 03:08:53 Injuniar